Home / Politik & Hukum / M.Bahari Terduga Pelaku Kekerasan Fisik Terhadap Muridnya Terancam 15 Tahun Penjara
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

M.Bahari Terduga Pelaku Kekerasan Fisik Terhadap Muridnya Terancam 15 Tahun Penjara

 

 

LensaHukum.co.id - IMG 20190923 WA0066 - M.Bahari Terduga Pelaku Kekerasan Fisik Terhadap Muridnya Terancam 15 Tahun Penjara

LENSA HUKUM

JAKARTA

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait meminta Kapolres Kabupaten Lingga,Kepulauan Riau segera menahan dan memintai pertanggungjawaban hukum M.Bahari Kepala Sekolah SMP Negeri 007 Kecamatan Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga Provinsi Kepri terduga pelaku kekerasan fisik terhadap siswa RI,Senin (23/09/2019).

Mengingat perbuatan dan tindakan M.Bahari yang telah diakuinya melakukan tindak kekerasan fisik terhadap RI didepan murid-murid lainnya berupa pemukulan dan menendang,korban adalah tindak pidana kekerasan yang dapat diancam minimal 5 tahun, maka dengan demikian tidak ada alasan bagi Polres Kabupaten Lingga untuk tidak meminta pertanggungjawaban hukum M.Bahari Dan jika ditemukan dua alat bukti minimal,dengan sendirinys M. Bahari dapat ditahan.

Lebih jauh Arist Merdeka memberi penjelasan, terhadap kekerasan fisik yang dilakukan M.Bahari kepada siswanya itu,tidak ada toleransi dan kata perdamaian.

LensaHukum.co.id - IMG 20190923 WA0067 - M.Bahari Terduga Pelaku Kekerasan Fisik Terhadap Muridnya Terancam 15 Tahun PenjaraOleh sebab itu,demi keadilan bagi korban dan menciptakan Sekolah Ramah Anak dimasa depan di Kepri,tiada alasan bagi orangtua korban sekalipun termasuk masyarakat untuk tidak meneruskan perkara ini untuk mendapatkan penegakkan keadilan hukum.

Lebih jauh arist Merdeka Sirait menjelaskan, mengingat kasus kekerasan terhadap anak merupakan kasus : ” lex specialis ” dan merupakan tindak pidana yang dapat diancam minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dengan demikian Komnas Perlindungan Anak meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga untuk segera menonaktifkan M. Bahari dari jabatannya sebagai guru dan mendorong agar M.Bahari dapat mempertanggungjawabkan perbuatan tindak pidananya.

Dari peristiwa ini,Komnas Perlindungan Anak berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Lingau untuk menjadikan refleksi dan evaluasi tethadap lemahnya management pengelolaan satuan pendidikan dan kinerja Dinas Pendidikan Linggau serta buruknya penahaman guru terhadap gerakan perlindungan anak.

Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Linggau dan penyelenggara Pendidikan untuk segera mencanang komitmet menumbuhkan sekolah ramah anak,demikian penegasan Arist.

 

 

( REDAKSI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210217 005754 WhatsApp 310x165 - Begal Motor Kembali Beraksi Di Jalan Bugelsalam Rancamalaka

Begal Motor Kembali Beraksi Di Jalan Bugelsalam Rancamalaka

  LENSA HUKUM  CIKARANG TIMUR – KABUPATEN BEKASI  Lensahukum.co.id Seorang Lelaki pengemudi Sepeda Motor.Oca,(49 tahun) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.