Home / Peristiwa / Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar

LensaHukum.co.id - Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar - Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar

LensaHukum.co.id, Bekasi – Minggu (15/04) Di usianya yang masih balita Raisah umur 4 tahun terbaring lemas ditempat tidur. Penderita penyakit Hidrosefalus yang terletak di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan. Penyakit hidrosefalus secara medis dikarenakan kelebihan cairan diotaknya.

Penyebab hidrosefalus pada kasus congenital banyak belum diketahui, beberapa kasus <2% berhubungan dengan kromosom X. Penyebab paling sering pada kasus acquired yaitu obstruksi akibat tumor, adanya trauma, perdarahan intrakranial, dan infeksi

Disaat kebanyakan anak sedang asik-asiknya belajar berjalan dan mulai berbicara kepada orangtuanya disekitarnya, tentu saja Raisah tidak banyak beraktifitas, hanya dapat menangis dan tertawa saja.

LensaHukum.co.id - Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar1 169x300 - Kades Setia Mekar Tutup Mata Hidrosefalus Makin Membesar

Ukuran kepalanya tidak seperti anak pada umumnya. Buah hati dari Supriyatin yang sudah menjanda dan bekerja sebagai buruh katering. Setiap harinya Raisah diasuh oleh Yayah dan Ihwan Ikhsan Nenek dan Kakek dari Raisah. Dia orangtua ini sudah tidak dapat bekerja untuk membiayainya hanya mengasuh cucu kesayangannya yang terbaring dikasur.

Pasalnya “penyakit yang dialami sama cucu saya sejak usia 8 bulan. Awalnya sih ngga terlalu besar, akan tetapi setelah 2 tahun mulai membesar, ” Ujar Yayah.

Raisah terkena penyakit hidrosefalus sejak usia 8 bulan. Menurut ibu Yayah nenek dari Raisah mengatakan belum pernah, Kepala Desa, Dewan PPP, Camat, Dinas Kesehatan serta Bupati yang memberikan bantuan terhadap Raisah, padahal Bupati Neneng Hasanah Yasin sekampung dengan kakek Raisah” Ungkap Ihwan Ikhsan.

Hidrosefalus (kepala-air, istilah yang berasal dari bahasa Yunani: “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala; sehingga kondisi ini sering dikenal dengan “kepala air”) adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.  sumber Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Hidrosefalus

(Sam Lubis)

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201229 084901 WhatsApp - Kades Pakamban Laok Dipolisikan Oleh Korban Dugaan Penganiayaan

Kades Pakamban Laok Dipolisikan Oleh Korban Dugaan Penganiayaan

  LENSA HUKUM SUMENEP – MADURA Lensahukum.co.id Salah satu warga Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi