Home / Nasional / Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda – Tanda Kiamat Sudah Dekat

Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda – Tanda Kiamat Sudah Dekat

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200405 215433 YouTube 1 - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

LENSA HUKUM 

JAKARTA 

Coronavirus adalah sekelompok Virus terkait yang menyebabkan penyakit pada mamalia dan burung. Pada manusia,Virus Corona menyebabkan infeksi Saluran Pernapasan yang bisa ringan,seperti beberapa kasus Flu biasa diantara penyebab lainnya,terutama Rhinovitus dan lainnya yang dapat mematikan,seperti SARS,MERS dan Covid -19.Gejala pada spesies lain bervariasi: pada ayam, mereka menyebabkan Penyakit pernapasan atas sedangkan pada sapi dan babi mereka menyebabkan diare. Belum ada Vaksin atau Obat anti virus untuk mencegah atau mengobati infeksi corona virus manusia tersebut. 

Coronaviruses membentuk Orthocoronavirinae Subfamili,dalam keluarga Coronavirudae memesan Nidovirales dan ranah Ribobiria Mereka adalah Virus yang diselimuti Virus Yang diselimuti dengan Genom RNA Untai Tunggal Rasa Positif dan Nukleokapsid dari simetri heliks. Ukuran Genom dari coronavirus berkisar dari sekitar 27 hingga 34 Kilobase,yang terbesar di antara Virus RNA yang diketahui. Nama coronavirus berasal dari bahasa Latin corona,yang berarti “mahkota” atau “halo”, yang mengacu pada penampilan karakteristik yang mengingatkan pada Corona Surya di sekitar virion (partikel virus) ketika dilihat di bawah Mikroskop Tramikroskop Transmisi Elektron dua dimensi, karena permukaannya ditutupi paku protein berbentuk klub.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 041159 Gallery - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

 

1. China Kasus Sebanyak : 80.976 lebih dari  : 3100 kematian.

2. Italia Kasus Sebanyak : 21.157 Lebih dari : 1.441 kematian.

3. Iran Kasus Sebanyak : 12.729 Lebih dari : 611 kematian.

4. Korea Selatan Kasus Sebanyak : 8.086 Lebih dari : 72 kematian.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 000932 Photo Editor - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

 

5. Spanyol Kasus Sebanyak : 6.391 Lebih dari : 195 kematian.

6. Jerman Kasus Sebanyak : 4.585 Lebih dari : 9 kematian.

7. Perancis Kasus Sebanyak : 4.480 Lebih dari : 91 kematian.

8. Amerika Serikat Kasus Sebanyak : 2.726 Lebih dari : 37 kematian.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200406 232529 Photo Editor 1 - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

9. Swiss Kasus Sebanyak : 1.359 Lebih dari : 13 kematian.

10. Inggris Kasus Sebanyak : 1.143 Lebih dari : 21 kematian.

11. Singapur Kasus Sebanyak : 5.995 di karantina  Pasien Virus Corona : 569  Kritis : 25 orang  Kematian : 6 orang  Selesai Karantina : 11.350 orang Sembuh : 320 orang. 

12. Malaysia Kasus Sebanyak : 102  Lebih dari : 45 Kematian : 45 Orang.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 042320 Photo Editor - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

13. Thailand Kasus Sebanyak : 104  Lebih dari 1.875 Positif Corona  Sembuh : 505.

14. Filipina Kasus Sebanyak : 2.311  Lebih dari : 96 Kematian  Sembuh : 50 orang.

15. India Kasus Sebanyak : 4067  Lebih dari : 3.666 orang di rawat Kematian : 109 Orang.

16. Indonesia  Kasus Sebanyak : 2.491 Lebih dari : 209 Kematian Sembuh : 192 Orang Sumber : BNPB (06/04/2020).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 004118 Photo Editor - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah DekatUlama dari Arab Saudi percaya Wabah Global Virus Corona saat ini,semakin mendekatkan dunia menuju Akhir Zaman, ” Mengatakan itu adalah Tanda-Tanda Hari Kiamat Sudah Dekat.

Syaikh Saleh Al-Maghamsi dalam sebuah wawancara televisi yang membahas pandemi itu, merujuk pada hadits Nabi Muhammad di mana ia berbicara tentang “angin dingin dari Yaman yang mengambil jiwa orang-orang beriman “.

“Sebelumnya kita bertanya bagaimana angin dapat mengambil jiwa orang-orang beriman, tetapi sekarang kita melihat bagaimana virus telah menyebar ke seluruh dunia tanpa hambatan untuk menunjukkan kepada manusia ketidakberdayaan dan kelemahannya,” lanjut al-Maghamsi.

LensaHukum.co.id - 20200406 233231 - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah DekatVirus COVID-19, yang pertama kali terdeteksi di Wuhan Cina pada Desember, telah menewaskan lebih dari 7.471 orang di seluruh dunia, sementara lebih dari 186.689 infeksi telah dikonfirmasi.

Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi Corona hanya mengalami gejala ringan atau sedang, termasuk demam dan batuk kering.

Namun, kekhawatiran telah dikemukakan untuk para lansia dan mereka yang memiliki masalah kesehatan, yang dilaporkan menderita dengan komplikasi yang lebih parah, termasuk pneumonia dan bahkan kematian.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 011132 Photo Editor - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

Menurut Ustat ZULKIFLI M,ALi.LC.MA mengatakan :  Di dalam Hadist Rasullah Shalallahi alaihi wassalam, ” Nanti di Akhir Jaman akan ada Tahun-tahun dimana Umatku akan terhalang melaksanakan ibadah Umroh dan Haji. Hadits banyak terjadi di jaman kita ya..?? Khan itu pertanyaannya…??, ” Ungkap, Ustat Zulkifli.

Semula saya meyakini bahwa kasus terhalangnya kaum muslimin melaksanakan ibadah Haji dan Umroh di akhir jaman itu adalah Ketika kita terjadi peperangan Internal di tubuh kerajaan Arab Saudi Sebagaimana kita tahu,ketiga Pengeran sedang Perang Dingin diantaranya :

1. PANGERAN MUHAMMAD BIN SALMAN yaitu anak Putra Raja Salman Sang Putra Mahkota berambisi Sekali Untuk Menggantikan Ayahnya Yang masih hidup Raja Salman.

2. PANGERAN MUKTIB BIN ABDULLAH  yaitu Anak kandung Raja Abdullah. Raja Abdullah adalah raja sebelum Raja salman Berkuasa. Dia punya Militer dan jaringan dia juga punya kekuatan dan dia juga punya pengaruh di Arab Saudi,ini juga sedang perang dingin dengan Muhammad Bin Salman.

3. PANGERAN THOLID BIN THOLAL Ini juga pemilik kekayaan,ini juga punya kekuatan kepolisian Militer,mereka semua sedang bergaduh. Fikir hati saya ini terjadinya penghalangan untuk melaksanakan ibadah umroh dan Haji. Ketiga Meninggal Raja Salman mereka bertiga berkelahi perebutan kekuasaan akhirnya tentulah negara ini akan menghalangi orang-orang untuk melaksanalan ibadah karena keselamatan tidak terjamin,Betul…?? Sambil bertanya kepada para jamaah di dalam majelis ilmu, ” Tegas,Ustat Zulkifli.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 041611 YouTube - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah DekatNegara-negara luar pun pasti menghalangi rakyatnya untuk berangkat beribadah umroh dan Haji,sebab ada perang di Arab Saudi,Logikanya yang di pahami begitu,ternyata Allah Subhana Wataallah mempercepat ini dengan cara Penyebaran Virus Corona ini. Sekarang saja sudah nampak Miniaturnya. Saya lihat Allah sedang memperlihatkan Kepada Kita miniaturnya, ” Ujar,Ustat Zulkifli.

Saya Ulangi Kembali di dalam Hadist Rasullullah Shallahu alaihi Was’salam,Mengatakan ” Menjelang Tanda – tanda Kiamat Besar nanti akan menyebar penyakit menular yang Mematikan dan hal itu terjadi di jaman kita, ” AL Amradul Ma’diyatul Musta’siyaah “. Penyakit – penyakit menular yang sangat bandel dan Sulit untuk di Jinnakkan,Menurut WHO Covid  -19 ini baru bisa ditemukan Vaksinya 18 Bulan Sejak Covid ini lahir. Ini baru 2 bulan sudah seperti ini,Sekaratnya ekonimi China jumlah yang mati juga tidak tanggung – tanggung dan ini tidak bisa di bendung. ini Susahnya masalahnya Makhluk ini tidak nampak sementara dia nyata, ” Ujar, Ustat Zulkifli,MA.

Menurut Pengamat Ekonomi dunia Mengatakan 2 Minggu saja lgi Virus ini tidak bisa diatasi 53 % perusahaan-perusahaan di China mati dan Tutup.  Dalam dua bulan kedepan ngaak juga ada maka sisa perusahaan yang ada akan mati semuanya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 020349 Gallery - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah DekatBATAM sekarang juga sudah merintih,coba tanya yang punya keluarga di batam di tanyakan. Bagaimana kondisi perusahaan disana …?? Bagaimana Kondisi usaha Raksasa disana,pabrik -pabrik tanyakan pada mereka rata -rata indonesia tergantung pada China. Segala bahan baku dari China,padahal sekarang bahan – bahan itu tidak bisa di Produksi, ” Cetus, Ustat Zulkifli.

Menurut Hadists Nabi Muhammad SAW

Menyarankan umat Islam rajin cuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Ilmu pengetahuan membuktikan, cuci tangan pakai sabun adalah cara efektif mencegah infeksi Virus Corona atau COVID-19.

عَنْ سَلْمَانَ، قَالَ قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ بَرَكَةَ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ بَعْدَهُ فَذَكَرْتُ m لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ بَرَكَةُ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ قَبْلَهُ وَالْوُضُوءُ بَعْدَهُ ‏”

Artinya: Dinarasikan Salman: Saya membaca di Taurat,berkah makanan ada di wudhu setelah menyantapnya. Lalu aku mengatakannya pada Nabi Muhammad SAW yang aku baca di Taurat. Setelah itu Rasulullah SAW mengatakan, “Berkah pada makanan ada di dalam wudhu sebelum dan setelah menyantap hidangan.” (HR.Tirmidzi).

Pasalnya,Wudhu yang bertujuan mensucikan diri sebelum sholat, diawali cuci tangan sebelum membersihkan bagian tubuh yang lain. Hadits ini memang punya peringkat da’if atau darussalam,bukan shahih yang merupakan derajat tertinggi. Namun dengan kondisi saat ini, tak ada salahnya rajin cuci tangan sebelum atau setelah beraktivitas. Apalagi manfaat cuci tangan telah terbukti dalam berbagai riset ilmu pengetahuan.

عَنْ جَابِرٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْرِغْ عَلَى يَدِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَ يَدَهُ فِي إِنَائِهِ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي فِيمَ بَاتَتْ يَدُهُ ‏”‏ ‏.‏

Artinya: Rasulullah SAW mengatakan, “Ketika kamu bangun tidur, dia seharusnya cuci tangan tiga kali sebelum beraktivitas karena dia tidak tahu kondisi tangannya saat malam hari.” (HR Muslim).

Menurut,Hadits berderajat shahih ini kembali mengingatkan pentingnya cuci tangan sebelum melakukan aktivitas. Cuci tangan memastikan tidak ada virus dan bakteri yang berisiko menginfeksi tubuh.

NABI MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wassalam Pernah Melakukan Kebijakan saat muslim mengahadapi serangan wabah / Lockdown

Dilarang Masuk atau Keluar Kota dengan Wabah. Berikut Hadits nya ;

فَإِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَقْدَمُوا عَلَيْهِ، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ، وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا، فِرَارًا مِنْهُ

Artinya: “Jika kalian mendengar tentang thoún di suatu tempat maka janganlah mendatanginya, dan jika mewabah di suatu tempat sementara kalian berada di situ maka janganlah keluar karena lari dari thoún tersebut.” (HR Bukhari).

Hadits ini dinarasikan Usama bin Zaid dengan derajat yang shahih. Thoun adalah wabah yang mengakibatkan penduduk sakit dan berisiko menular.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 042956 Chrome - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah Dekat

Hikmah bagi muslim yang tidak kabur wilayah dengan wabah

قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ ‏”

Artinya: “Rasulullah SAW mengatakan, kematian akibat wabah adalah syahid bagi tiap muslim.” (HR Bukhari).

Para Ulama dan kaum Muslimin pun tidak tinggal diam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan larangan shalat berjamaah bagi umat Islam di tengah pandemi COVID-19.

Adanya,larangan ini termaktub dalam Fatwa Nomor 14 Tahun 2020. Fatwa MUI ini pun selaras dengan pandangan Muhammadiyah,Nahdlatul Ulama dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan demikian, tulisan singkat ini berangkat dari renungan saya sebagai seorang Muslim yang selaras pula dengan jumhur ulama.

Islam memiliki pandangannya tersendiri tentang pandemi,relasi sosial antara sesama manusia, dan penggunaan akal manusia sebagai khalifatullah fil ardhi. Artikel ini akan membahas ketiga isu tersebut secara singkat dan saya harap kita dapat sama-sama bertafakur,bertadabur,dan mengambil hikmah dari pandemi yang sedang kita hadapi.

Pasalnya,Dalam sejarah Islam menunjukkan bahwa kita tak seharusnya menganggap remeh pandemi dan epidemi. Hal ini dicontohkan pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu,khususnya ketika wabah penyakit tha’un sedang terjadi sedang terjadi di Syam.

Sahabat Rosul,Umar bin Khattab melakukan diskusi dengan para sahabat, sehingga akhirnya Amr bin Ash mengeluarkan gagasan mengenai karantina berbasis kota. Dengan seizin Allah SWT, karantina berbasis kota ini ampuh untuk meredam wabah penyakit tha’un.

Dengan Sikap Umar bin Khattab dan Amr bin Ash dalam menanggapi wabah penyakit menunjukkan bahwa umat Islam haruslah strategis dalam mengambil tindakan. Dengan demikian, Islam tidak mengajarkan kita untuk berserah diri pada nasib mengenai sehat dan sakit, namun berikhtiar semampu kita dan berdo’a untuk memohon perlindungan Allah SWT dari pandemi. Hal ini selaras pula dengan sabda Rasulullah ﷺ :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطَّاعُونُ آيَةُ الرِّجْزِ ابْتَلَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ نَاسًا مِنْ عِبَادِهِ فَإِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ فَلَا تَدْخُلُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَفِرُّوا مِنْهُ

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tha’un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya.” (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200407 024445 Google - Virus Corona Menurut Para Ulama Tanda - Tanda Kiamat Sudah DekatMenurut,Syaikh Ali Jum’ah berkata: Penduduk Mesir masa itu dua puluh juta orang. Lalu terjadi peristiwa wabah hitam atau wabah besar tahun 749 Hijrah,” tulis Abdul Somad lewat akun Instagramnya @ustadzabdulsomad_official.

Dengan adanya,Akibat terjangkit wabah thaun,penduduk Mesir bertumbangan bahkan jutaan orang meninggal. “Kemudian penduduk Mesir hanya tinggal dua setengah juta pada masa Muhammad Ali Pasha. Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani bercerita tentang peristiwa itu,” tutur,Abdul Somad.

Adapun, ” Harta warisan berpindah ke sembilan rumah dalam satu hari saking parahnya wabah. Orang-orang berkumpul untuk membaca Shahih al-Bukhari agar wabah diangkat,” sambungnya.

Ustat Abdul Somad, ” Menjelaskan perkumpulan orang banyak justru menjadi pemicu penyebaran wabah, dan perbuatan berkerumum seperti itu bukanlah cara Rasulullah SAW dalam menanggulangi wabah.

Menurut seruan Rasulullah ketika terjadi wabah…? Abdul Somad mengatakan Rasul bersabda, ” Larilah dari orang kena seperti, ” Pungkas, DR.Ustat.Somad,Lc.

 

 

 

 

( SAM LUBIS )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200713 WA0035 - Pererat Silaturahmi Dandim 0106 / Ateng-Bm Dambut Kunjungan Kapolres Aceh Tengah

Pererat Silaturahmi Dandim 0106 / Ateng-Bm Dambut Kunjungan Kapolres Aceh Tengah

    LENSA HUKUM ACEH TENGAH Dandim 0106/Ateng-Bm Letkol.Inf.Valyan Tatyunis,Kasdim Inf Samsirmas beserta Perwira Staf …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi

%d blogger menyukai ini: