Home / Peristiwa / Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan

LensaHukum.co.id - Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan 1 - Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan

Lensa Hukum, (Tambun Utara) Kab.Bekasi – Mentimun Suri (nama lain adalah Timun suri, timun betik atau barteh), adalah tumbuhan semusim penghasil buah, buah tersebut merupakan anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae).

Buahnya yang setengah masak biasa dijual secara musiman pada bulan puasa ramadhan karena daging buahnya menjadi komponen minuman penyegar untuk berbuka puasa.

Kampung Gabus Sepak, Desa Srijaya Kecamatan Tambun Utara merupakan tempat dimana timun suri ini berasal dan sepanjang jalan kita melihat banyak para pedagang timun suri yang setiap bulan ramadhan sangat ramai para pembelinya baik dari gabus sendiri, maupun dari jakarta, banyak para pengendara roda dua (motor), maupun roda empat (mobil) ikut mampir untuk membeli buah yang digandrungi pada bulan ramadhan untuk berbukan puasa.

Saat diwawancarai oleh salah satu wartawan Lensa Hukum, mengatakan ” Saya sering mampir beli timun suri disini dan ini buah ini sudah menjadi tradisi untuk berbuka puasa bersama anak-anak dan istri saya dan biasanya saya tidak lupa membeli sirup untuk pemanisnya dan dicampur es batu deh, pasti lebih nikmat, ” Ujar, Mawi salah satu warga Pejuang Kota Bekasi,sambil tersenyum.

LensaHukum.co.id - Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan 2z - Timun Suri Pilihan Berbuka Puasa Dibulan Ramadhan

Pasalnya Timun Suri bukan hanya didagangkan oleh orang asli gabus saja, melainkan banyak para pedagang Jakarta pun ikut menjualkan dagangannya selain di Gabus, Kabupaten Bekasi mereka ada juga yang berdagang diwilayah Jakarta.

Para pedagang biasanya langsung membeli kepada para petani sebelum puasa tiba, mereka sudah memborong langsung kepada para petani dan hal itu termasuk saya-pun ikut membelinya langsung dari para petani timun suri.

Setiap harinya dagangan saya bisa menghasilkan keuntungan hingga 200 ribu rupiah. Buah ini walaupun ramai dibulan puasa akan tetapi mereka tetap berjualan, akan tetapi tidak seramai seperti halnya bulan puasa  ramadhan. Berkahnya ramadhan ini kami ikut merasakan keuntungan hingga datangnya lebaran nanti. ” Ungkap, Wiwid, salah satu pedagang. (Sam Lubis)

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201107 082600 Point Blur - Telah Di Temukan Mayat Tak di Kenal diArea Persawahan Warureja Kabupate Tegal 

Telah Di Temukan Mayat Tak di Kenal diArea Persawahan Warureja Kabupate Tegal 

  LENSA HUKUM KABUPATEN TEGAL Lensahukum.co.id Telah ditemukan sosok mayat seorang laki – laki sekitar …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi