Home / Nasional / Rumah Sakit Swasta Keluhkan APD Kemenkes Sudah Beberapa Kali Berikan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Rumah Sakit Swasta Keluhkan APD Kemenkes Sudah Beberapa Kali Berikan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200428 142922 Gallery - Rumah Sakit Swasta Keluhkan APD Kemenkes Sudah Beberapa Kali Berikan

LENSA HUKUM

KABUPATEN BEKASI

Alat pelindung diri (APD),merupakan kebutuhan utama bagi dokter dan tenaga medis dalam menangani pasien infeksi virus corona (Covid-19). Penggunaan APD dilakukan sesuai petunjuk dan standar kesehatan dunia dari WHO,Selasa (28/04/2020).

Umumnya,APD digunakan sekali pakai,Pemerintah DKI Jakarta mengatakan membutuhkan 1.000 unit APD setiap hari dan di sini media lensa hukum melihat alat pelindung diri (ADP) oleh Rumah sakit terlihat di jemur seolah seperti habis di cuci yang menjadi pertanyaan kami selaku awak media.

Pasalnya,Saat dimintai keterangan Humas Rumah sakit Swasta Karya Medika Cibitung,ini sial IN menerangan terkait konfirmasi media lensa hukum,terkait baju APD di jemur di depan UGD bahwasanya kebutuhan kita banyak dan sampai kita akalin sampai kita minta donasi kemana-mana akhirnya kita pakai baju yang bisa melindungi diri kita sendiri dan itu pun kita cuci kita disinfektan dulu kita bersihkan tidak sembarangan juga.

Kemaren ada pasyen yang tidak jujur kepada kita dengan keadaanya,ternyata sampai ada yang kita rujuk,akhirnya susah juga rujuk akhirnya dapat juga ke Rsud dan ke wisma Atlet ada juga yang Alhmdulilah odp pdp nya sembuh dan yang meniggal nah ini kita sampai minta batuan sekarang ke Polres metro kabupaten bekasi saking bayak yag terpapar di UGD dan perawat UGD dan belum lagi di perawatan lainya ketiga pasyen di rawat harus memaka baju APD. Tau-tau di rawat ada hasil Rapid tes nya dari awal kita curiga ke arah sana tau tau benar ini yang kita harus antisipasi seperti itu jadi kita melindungi diri dengan apapun itu dokter kita tim medias kita jagan di rumahkan di isolasi diri magkanya kita menjaga jaga soalnya bayak yang kecolongan saat ini.

Karana keterbatasan APD. Alhamdulillah kita pernah dikasih baju APD oleh dinas kesehatan baju Apd lengkap segala macam. Dan pasyen kita gejalanya hampir sama walapun kita bukan 10 Rujukan RS corvid 19 tetapi yang datang gejalanya hampir sama.

Dan yang di dapatkan oleh kita dari dinas kesehatan sudah beberapa kaii tetapi itu continew dan baju APD ada yang berbentuk sekali pakai ada berbentuk APD lainya kalau masih kita bisa gunakan dan kita gunakan karna sulit mendapatkan APD ini. Kalau sekali pakai dan awal Awal Kita beli baju jas hujan walau pun kita dikata kaya orang gila karena kita untuk melindungi diri kita di sini kalau kita ikuti kebutuhan Apd bayak sekali contoh berapa tenaga medis kita belum dokter belum lagi OB dan scurity.

Harapan kita semoga ada batuan lagi kepada RS swasta dan donasi. Agar tim medis bisa bekerja melindungi diri untuk membantu masyarakat yang datang berobat.

Dari keterangan Dinas kesehatan Dokter Alamsyah bahwas nya APD banyak macam Ada yg single use Ada juga yg bisa disterilkan dan dipakai ulang dan Jenis APD apa itu yang bisa di pakai di cuci saya belum tahu dan sudah berapa kali Droping dari kemenkes ke kita untuk Rumah Sakit di kabupaten bekasi dan jumlahnya saya tidak hafal, ” Ucapnya.

 

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200928 174016 KineMaster - Presiden Joko Widodo Pimpin Rapat Penanganan Covid 19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Presiden Joko Widodo Pimpin Rapat Penanganan Covid 19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

  LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri melalukan rapat secara Virtual …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi