Home / Nasional / Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes Desa
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes Desa

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200516 142725 Gallery - Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes Desa

LENSA HUKUM

SETIADARMA – KABUPATEN BEKASI

Di tengah wabah corvid 19 ini bayak bantuan dari pemerintah dan donasi kepada masyarakat agar dapat menyambung hidup saat pandemik ini. Presiden Jokowie Telah mengintruksikan kepada Kementrian Sosial agar Pendistribusian dilakukan berjenjang hingga ke Dinas Sosial baik Kota dan Kabupaten masing -masing Wilayahnya. Akan tetapi sangat Ironis Sekali kalau Ada Wilayah Desa yang tidak mendapatkan atau tidak tepat Sasaran dan tidak merata kepada para Warga yang membutuhkannya,Sabtu (16/05/2020).

Instruksi dari Presiden,melalui Kemensos dan turun ke Dinas Sosial saja,banyak juga para Pengusaha baik Perusahaan (PT),di Wilayah Khususnya Kabupaten Bekasi yang turut Serta memberikan bantuannya untuk warga yang terkena Dampak Wabah Pandemik Virus Corona Covid -19 ini. Warga Setiadarma Tambun Kabupaten Bekasi,saat ini warganya bayak bercuit atau mengeluh masih banyak yang tidak mendapatkan bantuan sembako.

Pasalnya,dari keterangan warga Setiadarma ini sial MR dan MM dan masih bayak lagi yang memberikan stermen cuitan terkait tidak meratanya pembagian sembako kepada warga setiadarma ada yang satu rumah anak dengan ibu dapat seperti ibu UUN. Kita mah tidak dapat padahal saya janda. Upah Kerja hanya gaji harian 50 rb anak dua. Rumah ngontrak.selama ini belum ada dapat bantuan apapun mau sembako maupun uang, ” Ucap,MR dan masih bayak keluhan dari narasumber pada saat orasi di PT logistic.

Beberapa tim Media menyambangi kantor desa Setiadarma tambun untuk konfirmasi,akan tetapi tidak ada kades dan kantor tutup jam 12:00 siang mulai bekerja 9 ;00 pagi. Media melihat di gedung polindes dengan ruangan tertutup banyak sekali sembako yang sudah di kemas dan yang masih kardusan. Sedangkan bayak masyarakat yang masih belum bayak dapat bantuan bahkan tidak merata sedang bantuan bayak didapat didesa buat masyarakatnya bahkan Angaran dana desa saat ini pemerintah mengintruksikan untuk bantuan Wabah Pandemik Covid -19.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200516 142751 Gallery - Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes DesaDari keterangan kades,Nunung Herawati,saat di konfirmasi oleh media lensa hukum lewat Chating Whatsaap, ” Mengatakan,Memang sembako di desa kami siaapkan untuk warga yang belum pernah dapet/terjamah sama sekali sengaja kami siapkan,karena sudah menyiapkan sebanyak 500 masih kurang,jadi kami sedang pesen lagi untuk tambahan sembakonya maka dari itu kenapa belum dibagikan kepada warga ..?
Karna masih belum cukup agar supaya warga kami yang belum mendapatkan apapun dari manapun kami pemerintah desa yang menyiapkan, ” ucap,kades Nunung.

PROGRAM BANTUAN UNTUK MASYARAKAT BERDAMPAK COVID 19 

Agar masyarakat mengetahui dan memahami antara lain ;
1. PKH
2. BPNT
3. BLT Dana Desa
4. BLT Kementerian/kemensos
5. BLT APBD
6. Sembako APBN
7. Sembako APBD

PKH adalah program keluarga harapan,bentuknya uang tunai langsung masuk rekening masing-masing.

BPNT (dulu namanya Raskin) adalah Bantuan Pangan Non Tunai, bentuknya berupa Bahan Makanan yang disalurkan melalui Kios Desa yang ditentukan oleh bank Mandiri kerjasama TKSK kecamatan.

BLT Dana Desa adalah Bantuan Tunai dari Desa Masing-masing, Besarannya 600 ribu per bulan direncanakan selama 3 bulan. Nah BLT dari Dana desa perlakuannya ada 3.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200516 142807 Gallery - Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes DesaI. Bagi Desa yg belum Cair Dana Desa Tahap I, maka diprioritaskan untuk BLT Covid 19.
II. Bagi desa yg telah cair Dana Desa Tahap I, namun belum habis dibelanjakan, maka diprioritaskan untuk BLT Covid 19
III. Bagi desa yg telah cair Dana Desa Tahap I dan teah habis dibelanjakan, maka segera bermohon Tahap II diprioritaskan untuk BLT Covid 19.

Pertanyaan, siapa yg dibantu BLT Dana Desa? Jawab: adalah warga desa yg penghasilannya terdampak Covid 19 dan bagi warga desa rentan sakit, atau sakit menahun. Dengan demikian ada Desa lebih duluan beri bantuan ada juga terlambat beri bantun karena prosesnya tadi diatas itu Tahap I, Tahap II. dan regulasinya sdh diatur oleh permendes

BLT kementerian Sosial adalah bantuan bentuk Tunai Berdasarkan DTKS Dinsos diperuntukkan bagi rata-rata perkotaan atau kelurahan dan juga Desa.

BLT APBD adalah juga bantuan Tunai Dari Dinas Sosial juga diperuntukkan bagi masyarakat yg belum Dapat BLT Dana Desa atau lainnya.

Sembako APBN adalah bantuan berupa bahan makanan yang bersumber dari pemerintah pusat langsung

Sembako APBD adalah juga bantuan berupa bahan makanan yg bersumber dari APBD provinsi dan Kabupaten.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200516 145250 WhatsApp - Warga Setiadarma Tambun Menjerit Ratusan Paket Sembako Numpuk Di Ruangan Polindes DesaIntinya :

Sebenernya bantuan itu sudah cukup banyak dan yang bertanggungg jawab itu juga sendiri sendiri …

1. PKH itu penanggung jawabnya kementerian sosial pusat data dari mereka desa memang tidak dilibatkan mudan ada Pendampingnya Loo …

2. BPNT itu penanggung jawabnya Dinas Sosial Kabupaten dan pembagiannya oleh Dinas langsung 

3. BLT DANA DESA ini baru jadi tanggumg jawabnya pemerintah desa 

4. BLT PUSAT ini tanggung jawabnya Kementrian Sosial pusat juga

Semoga Semua Bantuan tidak tumpang tindih atau ganda.

 

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200924 WA0011 - Dana Anggaran Pilkada 16 Milyar Saat Di Tanyakan Berapa Persen Ketua KPU Bangka Barat Pardi,SE " Belum Tahu "

Dana Anggaran Pilkada 16 Milyar Saat Di Tanyakan Berapa Persen Ketua KPU Bangka Barat Pardi,SE ” Belum Tahu “

  LENSA HUKUM MUNTOK – KABUPATEN BANGKA BARAT Lensahukum.co.id Pemerintahan Daerah Kabupaten Bangka Barat telah …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi