Home / Internasional / DR. Moncef Mohamed SLaoui Ilmuan Muslim Di Tunjuk Kepala Program Corona Oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump

DR. Moncef Mohamed SLaoui Ilmuan Muslim Di Tunjuk Kepala Program Corona Oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200519 224940 Chrome - DR. Moncef Mohamed SLaoui Ilmuan Muslim Di Tunjuk Kepala Program Corona Oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump

LENSA HUKUM

DR. Moncef Mohamed Slaoui adalah Peneliti Belgia – Amerika. Lahir di Agadir,Maroko 1959 (Usia 61 Tahun). Kelahiran Maroko dan Mantan Kepala Departement Vaksin Glaxosmith Kline. Dia bekerja diPerusahaan Selama 30 tahun pensiun pada 2017.

Pasalnya,DR. Moncef Mohammed Slaoui,seorang Ilmuan Muslim ahli imunologi yang ditunjuk sebagai Kepala Program Vaksin Corona Oleh Presiden Amerika Serikat (AS),Donald Trump.

Kepala Penelitian Operation Warp Speed adalah DR. Moncef Mohamed Slaoui,seorang ahli imunologi yang diakui dunia dan telah membantu perbuatan 14 vaksin baru. Banyak yang merupakan Vaksin kami selama 10 tahun dia mengabdi disektor swasta, ” Kata,Donald Trump,Seperti dikutip dari DAWN.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200519 220000 Google - DR. Moncef Mohamed SLaoui Ilmuan Muslim Di Tunjuk Kepala Program Corona Oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

Operasi Warp Speed adalah Program yang di gagas Presiden Donald Trump,Untuk Mempercepat penemuan Vaksin Corona dan Penyebaran ke Seluruh Amerika. DR.Moncef Mohamed Slaoui yang nantinya akan dibantu General Gustave F. Perna.

DR.Moncef Mohamed Slaoui yang merupakan Mantan Profesor imunologi di Universitas Mons,Belgia,Meramalkan bahwa Operasi Warp Speed akan menyediakan beberapa ratus juta dosis Vaksin Covid -19 Pada Akhir tahun ini.

Saya Baru melihat data terbaru dari uji coba klinis vaksin virus corona. Data ini membuat saya yakin kita mampu membuat dan mengirim ratusan juta dosis vaksin covid -19 pada akhir tahun ini.

Saya baru melihat data terbaru dari uji coba klinis vaksin virus corona. Data ini membuat saya yakin kita mampu membuat dan mengirim ratusan juta dosis vaksin pada akhir 2020, ” Ungkap,DR.Moncef Mohamed Slaoui.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200519 214147 Chrome - DR. Moncef Mohamed SLaoui Ilmuan Muslim Di Tunjuk Kepala Program Corona Oleh Presiden Amerika Serikat Donald TrumpDR.Moncef Mohamed Slaoui telah menerbitkan lebih dari 100 makalah ilmiah tentang topik ini,ia adalah Anggota Dewan Direksi internasional AIDS Vaccine Initiative yang kini bergabung dengan Donald Trump dalam mengumumkan Operasi Warp Speed.

Donald Trump, ” Mengatakan,DR.Moncef Mohamed Slaoui adalah : Salah Satu Sosok yang dihormati di dunia,terutama dalam bidang Produksi dan Pembuatan atau Formulasi Vaksin Untuk berbagai Penyakit.

Setelah Lulus DR.Moncef Mohamed Slaoui adalah Rotarix,Synflorix dan Cervarix,Rotarix,Synflorix dan Cervarix,Rotarik untuk mencegah gangguan Pencernaan (Gastroentritis),pada bayi,Synflorix untuk penyakit Pneumococcal dan Cervarix untuk mengatasi Kanker Serviks.

Pada tahun 2015,DR.Moncef Mohamed Slaoui, ” Mengatakan,perlu beberaoa tahun hingga penerapan vaksin terbukti berdampak baik pada pencegahan Covid -19. Namun saat vaksin mulai digunakan pada awal 2020 Resiko terinveksi Covid -19,langsung banyak berkurang di yakin Covid -19 bisa tersedia pada akhir 2020 bertentangan dengan pernyataan banyak ahli yang menyatakan vaksin baru tersedia satu hingga tahun mendatang, ” Ucapnya.

(Sumber : Dawnarabnews.com / hespres.com).

 

 

 

 

( SAM LUBIS )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200414 160247 Facebook - DR Charles Lieber ilmuan Amerika Di Duga Menjual Virus Corona Covid 19 di Tangkap

DR Charles Lieber ilmuan Amerika Di Duga Menjual Virus Corona Covid 19 di Tangkap

  LENSA HUKUM Akhirnya Ilmuan yang membuat dan menjual Virus Corona Covid 19 Ke Cina …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi