Home / Sosial & Budaya / PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk Kakinya

PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk Kakinya

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200627 103329 WhatsApp - PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk Kakinya

LENSA HUKUM

TAMBUN – KABUPATEN BEKASI

Encep selaku pejabat sementara’ (PJ) meluruskan postigan di medsos Fecbook milik @Jawitri di group warga tambun yang menerangkan pemberitahuannya terkait satu kelurga janda mempunyai 4 anak yang keadaan ya sakit,Sabtu (27/06/2020).

Pasalnya,Beginilah cuitan terkait postingan dari akun yang bernama @jawitri yang berisi ” Assallamualaikum bang,Mpok anggota wartam bekasi,saya mo tanya apa ada yg tau yayasan atau Ormas atau Lembaga yang bisa menolong orang duafa…ada seorang ibu janda usia 52 th. Suaminya udah lama meninggal anaknya 4 dan anak kedua laki laki dan yg lain cewek,saya kenal ibu ini karena anaknya no 3 dan 4 temen sekolah anak saya,pas suami meninggal terlllll mlmus Alhamdulillah anak yg cowok kerja jd tulang punggung keluarga,tapi suatu saat kecelakaan kakinya jadi tumbuh tumor sakit sampe sekarang udah 6 th blm sembuh.

Lanjut,sekarang kondisinya luka di kaki keluar darah dan nanah sangat bau sudah tidak diobati karena tidak ada biaya lagi dan anak lakinya ini sekarang juga depresi,kalo kondisi ibu ini juga kesehatannya buruk badan kurus,batuk batukdan napas pendek,sedang anak bontot yg pantaran anak saya seharusnya klas XII udah putus sekolah dan kerja juga serabutan sudah tidak kerja lagi kondisi juga sakit kurus jg lemah kemaren udah saya bawa ke klinik pak Rudy di villa2 digratisin,sekarang ini terancam terusir dari kontrakannya karena belum bayar juga tetangga kontrakanya terganggu degan bau luka anak lelakinya saya seorang penjual Yakult keliling,suami ngojek tidak bisa bantu banyak saya juga pas Pasan,jiwa kemanusiaan saya berteriak ingin menolong tapi apa daya,makanya saya tulis postingan ini karena emergency sangat menyedihkan ibu ini jg tidur diteras kontrakan dengan anak gadisnya yg usia 16 th,karena juga tidak tahan panas dan mungkin juga bau dari luka anak lakinya mohon bang Mpok semua bantuannya,ibu ini juga tidak ada kompor kalo pengin minum air hangat,padahal pas saya bawa ke klinik kemaren dokter Rudi bilang ibu ini darahnya 190 ,jd harus istirahat,tapi tadi pas saya main anterin makanan dia tdk ada ternyata dia pergi cari+ cari kontrakan jalan kaki kemana mana padahal lagi sakit dia tidak pegang uang sama sekali mau pinjem sama saya,saya juga tidak ada,sebelumnya terimakasih.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200627 103357 WhatsApp - PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk KakinyaAlamat : Kampung siluman RT 05 RW 05 desa Mangunjaya. Kecamatan tambun selatan Masuk dari gerbang Mangunjaya lestari 2 -> lurus sedikit ada lapangan -> disamping lapangan ada gang -> gang samping lapangan masuk -> lurus sedikit ada kontrakan disebelah kanan -> kontrakan petak warna hijau dan krem,(KONTRAKAN BAPAK ALIP)” Cuitan akun jawitri.

Penjabat sementara (PJ) encep meluruskan adanya cuitan akun jawitribahwasanya ibu yang di maksud dalam postingan facebook jawitri memang benar warga desa mangun jaya akan tetapi baru 2 bulan tinggal di wilayah desa mangun jaya tepatnya di kontrakan bapak Alip, ” Kami pun baru mengetahui bahwa ada warga yang sakit dari dewan partai PKS yang menghubungi pihak desa untuk bersama-sama membawanya ke RSUD,karena sebelumnya tidak ada laporan warga pindahan dari pemilik kontrakan mau pun dari RT atau RW setempat, makanya kami baru mengetahui dari pak dewan PKS, ” Ucap,PJ Encep mangun jaya.

kami pun langsung,membawa warga tersebut ke RSUD Cibitung untuk di lakukan perawatan/pengobatan terhadap anak si ibu itu bersama dengan dewan dari PKS dan tanpa menunggu lama pak dewan PKS menyiapkan ambulan dan kami pun bergegas meluncur ke RSUD, ” Ujar,Pj encep.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200627 103439 WhatsApp - PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk Kakinyakami pun dari beberapa media online dan tv mencoba mendatangi RSUD cibitung guna mengkonfirmasi terkait ramainya pemberitaan di medsos facebook kepada pj encep mangun jaya,bahwasanya memang benar pj encep sigap dalam menanggapi laporan terkait warganya yang butuh bantuan pengobatan dan langsung membawa nya ke RSUD cibitung,jumat (26/06/2020).

ketika awak media sedang konfirmasi PJ Encep mangun jaya si pasien dan ibunya kabur dari ruang penanganan pasien dan pergi keluar jalan raya untuk bergegas pulang namun pj encep dengan sabarnya mencoba mengejar warganya untuk kembali ke ruang perawatan namun pasien tidak mau di obati dan menolak untuk di rawat.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200627 103416 WhatsApp - PJ Encep Meluruskan Akun Jawitri Terkait Postingan Warganya Yang Busuk Kakinyaawak media pun menyambangi pasien dan ibunya untuk menanyakan kenapa kabur dan tidak mau di rawat,maaf pak anak saya memang begitu jiwa nya agak terganggu jadi agak ngawur bicaranya,jadi semau dia kepengennya kaya gimana, ” Ucap,ibu pasien.

Saya minta maaf lanjut ibu pasien,sudah menyusahkan pak pj dan saya juga berterima kasih kepada bapak yang sudah mau menolong dan merawat anak saya, ” Ungkap,ibu pasien.

 

 

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200521 031633 WhatsApp - Paguyuban Scooter Balapulang Kabupaten Tegal Bagikan Tajil Dan Masker Pada Masyarakat

Paguyuban Scooter Balapulang Kabupaten Tegal Bagikan Tajil Dan Masker Pada Masyarakat

  LENSA HUKUM BALAPULANG – KABUPATEN TEGAL  Para Komunitas Penggemar Sepeda Motor Vespa yang menamakan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi

%d blogger menyukai ini: