Home / Nasional / Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di Reshuffle

Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di Reshuffle

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200629 010208 Instagram - Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di Reshuffle

LENSA HUKUM

JAKARTA

Presiden Jokowidodo didalam Pidatonya,rapat kabinetnya dengan para Menterinya,Mengatakan :

” Susana dalam 3 bulan belakangan ini Kebelakang ini dan Kedepan,kita juga semestinya yang ada adalah Suasana Krisis.

Pasalnya,Kita juga semestinya juga semuanya yang hadir disini,sebagai penanggung jawab,kita yang berada di sini bertanggung jawab kepada 260 Juta penduduk indonesia.

Tolong di garis bawahi dan Perasaan itu sama tolong kita sama,tolong kita sama. Ada ” Sence Of crisis yang sama “,hati -hati. (Organisation For Economic Co – Operation and Development / Organissi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi).

Terakhir sehari,dua hari yang lalu,menyampaikan bahwa growth Pertumbuhan Ekonomi dunia terkontraksi 6 % bisa sampai 7,6 % Minus.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200629 033203 Gallery - Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di ReshuffleBank Dunia menyampaikan bisa minus 5 %. Perasaan ini harus sama kita harus ngerti ini,jangan biasa – biasa saja,jangan Linier,jangan menganggap ini normal,bahaya sekali kita. Saya melihat masih banyak kita yang menganggap ini semua normal.Kalau saya lihat bapak,ibu dan Saudara – saudara masih melihat ini normal bahaya sekali, ” Ucap,Jokowi.

Lanjutan,Kerja masih biasa – biasa saja,kerjanya masih harus Ekstra luar biasa, ” Ekstraordinary “. Perasaan ini,tolong sama,kita harus sama perasaannya,kalau saja ada satu saja sudah berbahaya, ” Pungkasnya.

Jadi tindakan – tindakan kita,keputusan – keputusan kita,kebijakan – kebijakan kita,suasana harus suasana Krisis,jangan kebijakan – kebijakan biasa saja,menganggap ini sebuah kenormalan,apa – apan ini…???,mestinya suasana itu ada semuanya,jangan memakai hal – hal standar dalam suasana krisis, ” Ujar,Jokowidodo.

Management krisis sudah berbeda semuanya,kalau perlu,kebijakan Perpu (Peraturan Perundang – undangan) bila perlu,ya Perlu saya keluarkan,kalau perlu Pepres (Peraturan Presiden) saya keluarkan. Saudara punya peraturan Menteri keluarkan,untuk menangani negara,tanggung jawab kita kepada 267 juta rakyat kita, ” Tegas,Jokowie.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200629 015820 Instagram - Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di ReshuffleSaya lihat masih banyak kita ini seperti biasa – biasa saja,saya jengkelnya di situ. ini apa Enggak Punya perasaan,suasana krisis.

Yang Kedua saya perlu ingatkan belanja – belanja di kementrian,saya lihat laporan masih biasa – biasa saja,segera keluarkan belanja itu secepat – cepatnya karena uang beredar semakin akan banyak,konsumsi masyarakat akan naik,jadi belanja – belanja di kementrian tolong di percepat sekalu lagi jangan menganggap ini biasa – biasa saja percepat,kalau ada hambatan keluarkan peraturan menteri agar cepat,kalau perlu Pepres (Peraturan Presiden) saya keluarkan Pepresnya,untuk pemulihan ekonimi nasional,misalnya,saya berikan contoh : Bidang Kesehatan dianggarkan 75 Triliun,baru keluar 1,53 Persen coba, ” Cetusnya.

Uang beredar dimasyarakat ke – Rem Kesitu semua,segera itu dikeluarkan dengan penggunaan – penggunaan yang tepat sasaran,sehingga men – tringger Ekonomi pembayaran tunjangan untuk dokter,untuk Specialis,untuk tenaga medis segera keluarkan belanja – belanja untuk peralatan segera keluarkan. Hal ini sudah disediakan Rp.70 -an Triliun seperti ini, ” Cetus,Jokowie.

Bantuan Sosial (Bansos) yang ditunggu masyarakat,segera keluarkan kalau ada masalah lakukan tindakan – tindakan lapangan meskipun sudah lumayan,tapi baru lumayan ini, Ekstraordinary harusnya 100 Persen.

Di bidang Ekonomi juga sama,segera Stimulus Ekonomi bisa masuk ke usaha kecil,usaha mikro,mereka nunggu semuanya,jangan biarkan mereka mati dulu baru kita bantu,ngak ada artinya, Berbahaya sekali kalau tidak ada apa – apa berbahaya sekali,hanya gara – gara peraturan urusan peraturan ini Ekstraordinary.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200629 011038 Instagram - Jokowie Ancam Para Menteri Akan Di ReshuffleSaya harus ngomong apa adanya gak ada Progres,yang Signifikan ngak ada,kalau mau minta saya buatin Perpu (Peraturan Perundang – undangan),kalau sudah ada belum cukup,asal rakyat,asal untuk negara,saya pertaruhkan reputasi Politik saya akan lakukan yang Ekstraordinary ini akan saya lakukan,untuk 267 juta rakyat kita,untuk negara.

Bisa saja membubarkan Lembaga,bisa aja Resuffle,sudah kepikiran kemana – mana saya. Entah buat Perpu (Peraturan perundang -undangan) yang lebih penting lagi yang diperlukan,karena memang suasana itu harus ada,kalau suasana ini tidak Bapak atau ibu tidak merasakan itu,sudah artinya tindakan – tindakan yang ekstraordinary keras akan saya lakukan. Saya rasa itu saja yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini,saya betul – betul minta pada bapak -bapak,ibu dan saudara – saudara sekalian mau mengerti,memahami apa yang tadi saya sampaikan kerja keras dalam suasana seperti ini,sangat diperlukan,kecepatan dalam suasana seperti ini sangat diperlukan. Tindakan – tindakan diluar standar saat ini sangat diperlukan dalam management krisis. Sekali lagi,kalau payung hukum masih diperlukan saya akan siapkan,saya rasa itu yang bisa saya sampaikan,terima kasih, ” Wassalammualaikum,Warahmatullahi Wabarakatuh “, Ungkap, Presiden Joko Widodo.

 

 

 

 

( SAM LUBIS )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200703 WA0009 - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pemanfaatan Kembali Masjid Amir Hamzah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pemanfaatan Kembali Masjid Amir Hamzah

  LENSA HUKUM JAKARTA  Gubernur DKI Jakarta memulai pemanfaatan Masjid Amir Hamzah yang sudah selesai …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi

%d blogger menyukai ini: