Home / Nasional / Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu Mulut
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu Mulut

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200725 154600 WhatsApp 1 - Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu Mulut

LENSA HUKUM

BEKASI KOTA

Lensahukum.co.id

Gara – gara kebisingan dan terganggu keluar masuk mobil di lingkungan perumahan Titian indah kelurahan mengundang warga dan RT,RW bahkan pemilik PT. Dimar abadi Prima (DAP) untuk mencari solusi terkait Pengaduan masyarakat,Jumat (24/07/2020).

Sinta salah satu warga perumahan Titian Indah kerap sering kali mengadu kepada camat Medan satria dan pihak perusahaan terkait keluar masuk kendaran dan suara bising pabrik yang kadang sampai malam hari akan tetapi Pengaduan hanya tinggal Pengaduan bahkan seolah tidak ada pemerintah yang mau bertindak terkait adanya perusahaan di Pemukiman.

Kelurahan kali baru kecamatan Medan satria pada hari jumat 24/07/2020 mengundag warga dan RT,RW bahkan pilik perushaan agar duduk bareng mencari solusi antar perusahaan dan warga yakni sinta. Dalam rapat tersebut shinta meninggalkan rapat tersebut di karnakan Rt sekaligus pemilik PT.DAP membuka masalah sinta yang tidak membayar iuran,media menyakan kepada sinta kenapa meniggal kan rapat..! Jawab sinta persoalan perusahaan kenapa pribadi.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200725 154546 WhatsApp - Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu MulutSaya tinggalkan rapat adalah karena tidak sesuai dengan hasil rapat pada waktu tgl 18 februari 2020 tentang mediasi di kantor DPMPTSP Bekasi dan rapat undangan sudah menuju bukan mencari solusi bahkan yang di utarakan RT sebagai pemilik PT.DAP adalah tatang rapat RT dan siskamling jadi sudah menyimpang sehingga saya memutuskan lebih baik meninggalkan rapat dari pada timbul keributan karena yg di undang tidak sesuai dengan nama – nama dalam undangan, ” Ucapnya.

Itu pak sigiono,Selalu Rukun Tetangga dan perushaan Kita menanyakan sinta sebagai warga bahwa RT sudiono orangnya arogan terbukti dia pernah nembak anjing tetanga saya dan saya lihat sendiei dan di polres di buat Lp nya saya saksi disitu dan jimmy namun perkaranya hilang begitu saja ada foto anjingnya sudah Viral .

Dan dari tahun 15 itulah pabrik semakin besar dan pad thn 2017 pemilik lama pindah ke setu dan di beli oleh pak sutaji sampai tahun 2018 pabrik tidak aktif dan thn 2019 pabrik aktif lagi sampai sekarang Kalau pak sutaji pemilik lahan adalah mantan Rw 10.dan bukan tidak mau bayar iuran tetapi petugas RT tidak datang kerumah saya karena takut saya tanyakan masalah pabrik baja dan lampu jalan depan rumah saya diambil untuk kontrakan iya jadi bukan kami tidak mau bayar karena di kartu iuran ada tulisan saya mengatakan agar lampu jalan depan rumah saya di hidupkan dari situlah petugas iuran tidak pernah datang dan sampah saya tdk diambil lalu saya laporkan pada bu camat dan sampah diambil tapi petugas iuran tidak pernah datang.dan jika tidak bayar sampah apa saya bukan warga sini sedang rumah KTP saya alamat di Titiyan pembahasan perushaan kenapa pribadi, ” Ucapnya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200725 154617 WhatsApp - Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu MulutRapat tanpa ada nya businta tetap berjalan lurah pun menerangkan setiap Pengaduan Bu Shinta kita tanggapi dan bu camat bahkan sudah kedinas,kita tidak bisa berhentikan PT. tersebut,Hal itu tugas Satpol PP dan masalah letak perusahaan tersebut ada di kelurahan kali baru kecaman medan satria ada di kita Letter C,PersiL ya dan masalah zonasi saya tidak tau dan masalah keluar masuk mobil tonase itu saya tidak tau dan dan perusahaan tidak pasang papan nama perusahaan saya kurang tau, ” Ucap,Lurah kepada Media.

” Dari berbagai keteragan warga yang hadir mereka tidak keberatan adanya PT. DAP masalah bising ia wajar namanya perushaan dan ada juga warga memberikan keteragan dengan adanya PT saya tidak keberatan jadi aman tidak lagi ada maling.

Bu sinta saat di konfirmasi di rumah usai meninggalkan rapat jelas saya terganggu saya percis di depan rumah PT.DAP parkir mobil di depan suaranya jelas terdengar.

Dari keterangan pemilik PT. Sugiono sekaligus Rukun Tetangga memaparkan kepada media Saya tidak bisa memperlihatkan izin dan legalitas kepada media karna tidak ada bu sinta jadi dan Amdal kita tidak perlu itu,karena izin lingkungan kita ada dan perusahaan kita golongan K1,” Ucapnya.

LensaHukum.co.id - IMG 20200725 WA0090 - Kelurahan Kali Baru Undang Warga Dan Perusahaan Akhirnya Adu MulutMedia menandakan dalam.perizinan tertulis Begkel dan begel apa ucap media kepada Sugiarto ” jawab,Sugiarto kita tidak menerangakan ibu jagan mancing dech..!! Dan kita bergerak servis,Genset,mesin dan label itu di sebut begkel, ” Ungkapnya.

” Masih keteragan sugiono pemilik perushaan DAP masalah mobil tonase tidak ada melebihi tonase,mobil kita paling egkel dan paling angkut triplek,begisting,itu pun kalau ada apekerkaan dan zona perushaan di akui sugiono di zonasi merah padat Pemukiman tapi sebelum bada perumahan tytyan indah begkel sudah ada dan proses sewa dan saya nerusin itu baggunan itu bukan kita yang banggun, ” Ucapnya.

 

 

 

 

 

( MARIAM / TIM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200810 WA0001 - Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi Tangkap 2 Pengedar Sabu Jaringan Lapas Salemba

Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi Tangkap 2 Pengedar Sabu Jaringan Lapas Salemba

  LENSA HUKUM TAMBUN – KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi,berhasi mengungkap …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi