Home / Nasional / Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan Mahasiswa
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan Mahasiswa

 

LensaHukum.co.id - IMG 20200830 WA0083 - Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan Mahasiswa

LENSA HUKUM

JAKARTA

Lensahukum.co.id

Pandemi Virus Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh penjuru dunia, dimana semua sektor ikut merasakan dampaknya. Lesunya daya beli masyarakat dan pngaruh sektor ekonomi juga kena imbas dari pandemi saat ini. dari dunia pendidikan juga merasakan akibat dari wabah Virus Covid-19. anak skolah serta mahasiswa di tuntut untuk belajar di rumah secara online.

Kita ketahui sampai saat ini Virus Covid-19 belum ada vaksinnya,penambahan positif terus meningkat di sejumlah daerah. Akan tetapi pemerintah terus berupaya sekuat tenaga melindungi rakyat Indonesia. Dalam situasi saat ini semua elemen diharapkan selalu mengikuti anjuran dari pemerintah. New normal dimana kita harus jalani aktivitas sehari -hari untuk terus berkarya dan berusaha.

Dengan adanya belajar daring atau online dari rumah kurang lebih selama 6 bulan ini banyak dari oran tua murid yang merasa keberatan ataupun ada yang tidak mampu beli kuota internet. Keluh kesah dari baik guru,dosen,murid,mahasiswa serta orang tua murid yang tidak mampu beli kuota internet. Ataupun keluh kesah tentang belajar dari rumah atau dikenal dengan blajar daring.
Keluh kesah Orang tua siswa yang berhasil di dokumentasikan seperti di bawah ini,Eva Gando

LensaHukum.co.id - IMG 20200830 WA0081 - Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan Mahasiswa

” Selamat pagi,Hari ini saya merasa gelisah dgn pendidikan anak2 sekarang yg sekolahnya melalai sistem daring,saya prihatin dg pendidikan anak2 indonesia karena akhirnya banyak tugas yang akhirnya orang tua yang sibuk mengerjakan tugas anak bukan anaknya terutama untuk anaknya yang masih dibangku SD dan saya merasa kasian dengan mereka yang menjadi orang tua tunggal harus berjualan u mencari nafkah juga harus menunggu anak mereka yang kecil u sekolah on line,bahkan ada yang tidak mampu untuk membeli hp android dan tidak mampu membeli quota apalagi mereka mempunyai anak yang lebih dari satu.

Adakah juga terpikirkan apa efeknya daring ini apakah akan membuat menjadi pintar atau menjadi bodoh. Maaf ini hanya sedikit kegundahan hati saya. Semoga bisa mendapat tanggapan “.
sedangkan dari pihak guru sebagai berikut:
Elizabeth Jumarti Hikmah untuk guru se Indonesia.

” Selama ini beberapa orang tua murid selalu menyudutkan,menyalahkan,mengintimidasimenyoalkan hal2 didikan guru,sekarang kalian tahu jadi guru tak semudah yang dikira dalam pandangan ortu.seorang guru tidak hy menjejali ilmu tapi jg harus membetuk watak dan karakter anak untuk jadi orang yg terbaik .

Akan tetapi ada juga warga net yang membri komentar,Eric Marvells Heran sama Org tua yg pada gak mau anak nya sehat dan selamat,..sok2an pingin anaknya sekolah tatap muka,Padahal cuma gak mau ribet ngurus anak dirumah,. 🤣🤣🤣😂😂

Sebelum maksa anak suruh masuk sekolah,silahkan cek dlu seragam sama sepatu anak nya , masih pada muat gak??
Klo gak muat siapin duitnya buat beli seragam Ama sepatu baru Trus siapin jajan anak nya disekolah.
Siapin waktu. Buat anteer jemput anak nya,Yg pake motor siapin Bensinnya,Jgn sampe pas sekoolah diadakan kembali,Lo semua ngeluh lagii.

LensaHukum.co.id - IMG 20200830 WA0084 - Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan MahasiswaNtar pas ada yang kena Corona ,.Lo nyinyir lagi deh selebbar kelurahan tuh bibir ,…Hujat lagi. Pemerintahkan emank gtu pola fikir nye
Betapa berat tanggung jawab seorang guru TDK boleh dipandang sebelah mata,mungkin ini cara Tuhan untuk menyadarkan segelintir ortu yg merasa anaknya top markotop shg sampai ada yg memeja hijaukan guru. Ini baru 5 bln belum 5 th mengajar dan mendidik dirumah SDH banyak keluhan dan sambat orang tua tentang anak-anaknya “.

Dari beberapa tanggaapan tersebut smua pasti ada dampak positif dan negatifnya akan tetapi semua harus ada pertimbangan yang matang dan survai yang akurat untuk sebuah kebijakan.

Kabar gembira dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan bantu kuota internet Siswa akan mendapat 35 GB/bulan,guru akan mendapat 42 GB/bulan,mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan.
Melalui Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) Evy Mulyani mengatakan,pemerintah akan memberikan bantuan subsidi kuota kepada siswa hingga dosen selama empat bulan.

LensaHukum.co.id - IMG 20200830 WA0081 1 - Kementrian Pendidikan Kebudayaan Bantu Kuota Internet Bagi Pelajar Dan Mahasiswa
“ Saat ini keberadaan sumber belajar dalam jaringan (daring) sangat di butuhkan oleh masyarakat. Repositori ini juga diharapkan dapat berkontribusi untuk kemajuan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia ke depannya,” kata Evy saat menanggapi keberhasilan Kemendikbud menjadi repositori kementerian terbaik melalui telepon selular,Jumat (28/08/22020).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan,pemerintah memberikan subsidi kuota internet bagi siswa, guru,mahasiswa dan dosen selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebesar Rp 9 triliun.
Hal ini disampaikan Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta,Kamis (27/08/2020).

” Alhamulillah kami dapat dukungan dari menteri-menteri untuk anggaran pulsa untuk peserta didik kita di masa PJJ ini, jadi dengan senang hati saya mengumumkan hari ini. Kami mendapat persetujuan anggaran Rp 9 triliun untuk tahun ini,” kata Nadiem.

Nadiem mengatakan,subsidi kuota internet ini akan dikerahkan selama tiga sampai empat bulan ke depan dan akan segera dicairkan.

” Ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa,guru,mahasiswa,dosen selama tiga empat bulan ke depan. Ini kami akselerasi secepat mungkin biar bisa cair, ” Ungkap,Nadiem.

Kemendikbud juga memberikan tunjangan profesi untuk guru,tenaga kependidikan,dosen dan guru besar sebesar Rp 1,7 triliun.

” Saya tidak akan berhenti di sini. Alhamdulillah janji saya pulsa tercapai. Tim kemendikbud saya apresiasi,terutama Ibu Menkeu. Eselon 1 Kemenkeu yang telah bekerja keras mengamankan anggaran ini dari dana cadangan kita, ”  Tutup,Nadiem Makarim.

 

 

 

 

 

( JARKONI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200930 222412 KineMaster 1 - Laskar Merah Putih Polsek Sukatani Dan TNI Gelar Rajia Masker

Laskar Merah Putih Polsek Sukatani Dan TNI Gelar Rajia Masker

  LENSA HUKUM SUKATANI – KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Sukatani Laskar Merah Putih (LMP),Kapolsek Sukatani beserta …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi