Home / Nasional / Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Rusak Fasilitas Negara
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Rusak Fasilitas Negara

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200907 220630 Gallery - Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Rusak Fasilitas Negara

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA

Lensahukum.co.id

Pelaksana dan pengawas selalu ngelakkan Wartawan Lensa hukum dan LSM Patroli Hukum Sahala Saragi soroti proyek pembangunan jaringan perpipaan transmisi air baku Siborongborong TA 2020 yang lagi tahap pengerjaan dan ditemukan di papan informasi yang janggal kegiatan ini dari Balai Wilayah Sungai Sumatera II,Senin (07/09/2020).

” Dari Pantauan LensaHukum bersama LSM dilokasi pemasangan jaringan pipa air bersih yang diperkirakan pelaksanaan pekerjaan pembangunanya diawali tepat dari Kecamatan Sipahutar mengikuti jalur bahu jalan Nasional sampai Kecamatan Siborongborong kota. Pengamatan Lensa Hukum bersama LSM tentang proyek pembangunan jaringan perpipaan sedang berlangsung dengan tahap penggalian tanah dan pemasangan pipa, hasil pengamatan di lapangan oleh team diduga proyek perpipaan air bersih yang sedang berjalan sarat kejanggalan alami permasalahan dari awal.

Melihat progres pekerjaan di beberapa titik galian dan penempatan pasangan pipa yang diduga tidak sesuai yang dipersyaratkan dalam perjanjian kontrak kerja tegas LSM setelah melihat pekerjaan asal jadi saja.

Seperti pekerjaan galian kedalamannya ukuran bervariasi dan pemasangan pipa langsung dipasang ditanam dijalur bahu jalan nasional tersebut dengan cara merusak fasilitas Negara yang baru dibangun.

LensaHukum.co.id - IMG 20200907 WA0154 - Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Rusak Fasilitas Negara” Yang paling mengecewakan ada beberapa hal yang seharusnya tidak terjadi,seperti yang kita pantau langsung di lokasi bahwa adanya ditemukan di papan informasi sumber dana dari surat berharga syariah Negara sebagai kontraktotr pelaksana ialah PT Rah Rah Red Wana Bhakti juga intansi terkait baik PPK dan PPTK selalu ngelak.

” Team investigasi LSM melakukan pemantauan lebih jauh diketahui penanggung jawab proyek adalah PPK air tanah dan air baku dan dipertanyakan berapa nilai anggaran,team juga menyambangi barak pekerja bertemu dengan para tukang pasang pipa mereka semua tertutup bagi Wartawan dan LSM. Salah seorang pekerja asal Medan yang dipercaya bosnya untuk pemasangan pipa mengatakan ” Kami tidak tahu jelas keberadaan proyek ini hanya belum seluruhnya pipa terpasang karena kendala jalur galian ” Terangnya,kepada wartawan.

Diduga pemasangan pipa diperkirakan sepanjang 2400 M dengan panjang pipa perbatang 6 M,tebal 8 MM terang LSM,di lokasi proyek terjadi kekecewaan protes keberatan masyarakat sekitar proyek terkait proyek yang masih sedang berjalan merusak teras rumah warga.

Pemasangan perpipaan seharusnya dilaksanakan tepat waktu yang ditentukan,kenapa proyek tak kunjung selesai sampai saat ini…? Padahal kebutuhan air sudah sangat mendesak untuk digunakan,kesal warga lalu Sabtu (05/09/2020),Wartawan bersama LSM kembali kunjungi proyek yang terlihat asal jadi kurang berkualitas A.

 

 

 

 

( LAINALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200924 WA0011 - Dana Anggaran Pilkada 16 Milyar Saat Di Tanyakan Berapa Persen Ketua KPU Bangka Barat Pardi,SE " Belum Tahu "

Dana Anggaran Pilkada 16 Milyar Saat Di Tanyakan Berapa Persen Ketua KPU Bangka Barat Pardi,SE ” Belum Tahu “

  LENSA HUKUM MUNTOK – KABUPATEN BANGKA BARAT Lensahukum.co.id Pemerintahan Daerah Kabupaten Bangka Barat telah …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi