Home / Nasional / Gubernur DKI Anies Baswedan Berlakukan Kembali PSBB 14 September 2020
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Gubernur DKI Anies Baswedan Berlakukan Kembali PSBB 14 September 2020

 

LensaHukum.co.id - IMG 20200911 WA0011 - Gubernur DKI Anies Baswedan Berlakukan Kembali PSBB 14 September 2020

LENSA HUKUM

JAKARTA

Lensahukum.co.id

Pandemi Virus Covid-19 saat ini terus bertambah. Segala upaya pemerintah sudah di lakukan dengan berbagai macam agar Terbebas dari Wabah Covid 19. Akan tetapi penambahan positif terus meningkat dan bahkan timbul klaster- klaster baru. Walaupun saat ini pemerintah baik pusat dan daerah telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat,penambahan positif semakin hari semakin banyak,Minggu (13/09/2020).

Pasalnya,seperti yang di alami di DKI Jakarta ,penambahan terus menerus sehingga mengakibatkan terjadinya over load di sejumlah rumah sakit. Saat ini banyak rumah sakit yang kapasitasnya sudah hampir 70% terpakai. Hal ini jika di biarkan akan menjadi kendala,sehingga Gubernur DKI Jakarta mengambil sikap untuk memberlakukan PSBB kembali.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil keputusan rem darurat. Hal tersebut ia sampaikan dalam tayangan langsung di akun YouTube resmi Pemerintah Provinsi Jakarta pada,Rabu malam (09 September 2020).

LensaHukum.co.id - IMG 20200911 WA0010 - Gubernur DKI Anies Baswedan Berlakukan Kembali PSBB 14 September 2020Pemberlakuaan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),mulai hari senin,14 September 2020. Seluruh jajaran Pemprov DKI berkomitmen untuk bekerja keras dan bersiaga penuh selama masa pembatasan ini untuk meringankan beban masyarakat.Kita akan kalahkan wabah ini bersama-sama. Cobaan wabah ini memang besar. Namun,cobaan besar ini bisa berkurang rasa beratnya bila kita saling mendukung.

Kami juga berkomunikasi dengan pemerintah tetangga di Bodetabek dan berkoodinasi bersama,karena wabah ini kita alami sebagai satu daerah megapolitan bersama dan harus kita selesaikan bersama-sama juga.

Ini saatnya kita bersatu,bergotong-royong melawan virus ini. Kita berdoa pada Allah SWT agar segera mengangkat wabah ini secepatnya. Semoga Allah merahmati kota Jakarta,merahmati Nusantara dan melindungi kita semua.

” Kami sepakat tarik rem darurat dan kita akan menerapkan PSBB seperti di awal lagi, ” Kata Anies. Ia menyatakan keputusan ini berarti menerapkan bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan usahakan beribadah juga dari rumah.
Ia mengatakan mulai Senin,14 September kegiatan perkantoran yang non esensial diharuskan untuk melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah. ” Bukan kegiatan usahanya yang berhenti tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan.

Perkantoran di gedungnya yang tidak dibolehkan beroperasi “, kata Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedan. ” Khusus tempat ibadah di zona merah / wilayah dengan kasus tinggi tidak diperbolehkan buka. Saat ini ambang batas kapasitas rumah sakit untuk ruang isolasi dan icu sudah melampaui angka batas aman dan diperkirakan akan mencapai kapasitas maksimal di 17 September 2020 dan setelah itu akan fasilitas kesehatan DKI Jakarta akan kolaps.

Selama 6 bulan terakhir kasus COVID-19 di Jakarta didominasi 50% kasus OTG dan 35% adalah kasus gejala ringan-sedang “, tutup Anies Baswedan.

 

 

 

( JARKONI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200928 174016 KineMaster - Presiden Joko Widodo Pimpin Rapat Penanganan Covid 19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Presiden Joko Widodo Pimpin Rapat Penanganan Covid 19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

  LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri melalukan rapat secara Virtual …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi