Home / Nasional / Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalan

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201001 212251 KineMaster - Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalan

LENSA HUKUM

KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Kegiatan proyek BBWS P3A- P3TAI, dari anggaran pihak kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),Tahun Anggaran 2020, pembangunan saluran drainase diwilayah Kp. Kendayakan, Rt 001/001 Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan aturan prosedur pembangunan dan menggunakan bahan pasir berkualitas rendah diduga pasir urug,kamis (01/10/2020).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201001 212839 Gallery - Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalanPasalnya,dilokasi kegiatan pada pelaksanaan pekerjaan saluran air drainase di Kp. Pendayakan tidak adanya papan informasi kegiatan, tidak adanya galian pondasi awal, untuk mengurangi volume tinggi bangunan, dan menggunakan pasir yang bukan standar untuk coran.

Di lokasi kegiatan kami pun menemui salah satu tukang,” kata tukang untuk pondasi 30 cm dan ketinggian di atas pondasi 70 cm, ” Kata,tukang.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201001 212522 KineMaster - Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalanKetika Tim awak media dan LSM KAMPAK-RI, mengecek dan mengukur ketinggian semuanya hanya 70 cm berikut pondasi, tidak pake cerucuk bambu dan tidak pake sulingan pasir nya pun seperti pasir urug.

Menanggapi hal itu ketua bidang investigasi divisi Dpn LSM KAMPAK-RI (Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Korupsi Republik Indonesia),Yusup Supriatna mengatakan kepada awak Media Lensa Hukum.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201001 212420 KineMaster - Diduga Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Spek Dan Asal -asalanAtas laporan warga setempat saya sudah croscek ke titik lokasi kegiat ternyata memang benar kegiatan pembangunan drainase menggunakan bahan material, seperi pasir urug yang dibawah standar pasir yang digunakan jauh dari standar proyek dan proses kegiatan juga jauh dari prosedur karena tidak dilakukan galian awal untuk pondasi,dengan begitu volume tinggi bangunan menjadi kurang”

” Saya yakin bangunan drainase tersebut tidak akan kuat lama,karena menggunan pasir yang berkualitas rendah serta proses pengerjaan tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan” tandasnya yusuf.

 

 

 

 

( RUDI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201028 135556 KineMaster - Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin  Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

  LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa Indonesia saat ini …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi