Home / Nasional / Proyek Saluran Irigasi Pertanian Desa Sukakarsa Diduga Tidak Pasang Papan Proyek Dinas Terkait Tutup Mata
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Proyek Saluran Irigasi Pertanian Desa Sukakarsa Diduga Tidak Pasang Papan Proyek Dinas Terkait Tutup Mata

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201007 220210 KineMaster - Proyek Saluran Irigasi Pertanian Desa Sukakarsa Diduga Tidak Pasang Papan Proyek Dinas Terkait Tutup Mata

LENSA HUKUM

SUKAKARSA – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Kegiatan Pembangunan P3A-BBWS, Pertanian Saluran Air yang dianggarkan Anggaran Pendapatan Belanja (APBN) tahun anggaran 2020 yang berlokasi di Kp.Pendayakan, Rt 002/002, Desa Sukakarsa,Kecamatan Sukakarya,Kabupaten Bekasi yang saat ini sedang proses pengerjaan sangat memprihatinkan dan membuat warga setempat kecewa batu lama tidak dibongkar langsung ditimpah batu baru,Selasa (07/10/2020).

Yusuf Supriatna Selaku Ketua investigasi Divisi DPN LSM Kampak -RI,Angkat Bicara terkait permasalah ini. ” Fakta dilokasi bangunan lama saluran air drainase yang sudah buruk tidak dibongkar,dikerjakan asal jadi dikerjakan tumpang tindih. Pengawas pelaksana dilapangan langsung saja menempel bangunan baru di drainase lama,hal ini Sangat jelas terlihat pengurangan volume dilakukan pengukuran tinggi 1 meter,tidak menggunakan cerucuk bambu,jelas dengan sengaja tanpa peduli memikirkan kualitas dan mutu bangunan,kedepannya apakah bangunan ini bisa bertahan lama atau tidak, ” Tegasnya.

Sambung, ” Proyek tersebut juga tidak Memasang  Papan Proyek anggaran diduga ini ada unsur mengelabuhi masyarakat dan tidak adanya Transfaransi agar tidak dapat mengetahui nama Perusahaan PT/ CV serta angarannya. Di duga untuk menghilangkan pemblacklistsan atau daftar Kuning dari pihak dinas terkait,untuk tahun berikutnya mendapatkan paket proyek atau tender lelang, Tegas, Yusuf Supriatna Selaku Ketua investigasi LSM Kampak -RI, ” Ungkapnya.

Pada saat kegiatan awak media menjumpai salah satu warga yang engan disebutkan namanya,” mengatakan karena tidak adanya galian pondasi bawah, batu lama yang bekas kerjaan proyek dulu tidak dibongkar lagi langsung ditimpah dan dipasang batu yang baru, ” Ucap,warga.

Ketua investigasi divisi DPN LSM KAMPAK-RI (Lembags Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Korupsi Republik Indonesia),Yusuf Supriyatna mengatakan kepada awak media ” Proyek ini diduga sudah melenceng dari spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB),tidak adanya papan informasi saya meminta agar konsultan dan pengawas berperan aktif saat proses kegiatan dan menegur kontraktor pelaksana yang bekerja sesuka hatinya, hanya ingin mempermudah dan mencari keuntungan besar,ini uang negara harus dikerjakan sesuai dengan RAB dan aturan pemerintah, ” Ujar,Yusuf.

 

 

 

 

( RUDI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201022 173402 KineMaster 1 - Sekdin Pariwisata Angkat Bicara Terkait Ijin Pariwisata Sekarang di Keluarkan DPMPTSP   

Sekdin Pariwisata Angkat Bicara Terkait Ijin Pariwisata Sekarang di Keluarkan DPMPTSP  

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Banyaknya Tempat – tempat Wisata di kabupaten Bekasi dan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi