Home / Nasional / Aksi Damai Tolak UU Omnibus Law Oleh PMII Berjalan Tertib Puluhan Polisi Bagikan Air Minum,Permen Dan Bunga Kepada Pendemo
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Aksi Damai Tolak UU Omnibus Law Oleh PMII Berjalan Tertib Puluhan Polisi Bagikan Air Minum,Permen Dan Bunga Kepada Pendemo

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201014 203532 KineMaster - Aksi Damai Tolak UU Omnibus Law Oleh PMII Berjalan Tertib Puluhan Polisi Bagikan Air Minum,Permen Dan Bunga Kepada Pendemo

LENSA HUKUM

PEKALONGAN

Lensahukum.co.id

Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) di gedung DPRD Kabupaten Pekalongan,Jalan Alun-alun Utara Nomor 2 Kajen-Pekalongan oleh PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) siang tadi berjalan aman dan kondusif,Rabu (14/10/2020).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201014 203740 KineMaster - Aksi Damai Tolak UU Omnibus Law Oleh PMII Berjalan Tertib Puluhan Polisi Bagikan Air Minum,Permen Dan Bunga Kepada PendemoDalam orasinya mahasiswa yang tergabung dalam PMII menyampaikan sejumlah tuntutan antara lain meminta DPRD Kabupaten Pekalongan menjadi perpanjangan tangan masyarakat kepada DPR RI untuk membatalkan UU Ciptaker karena dianggap tidak Pro rakyat.

Terpisah Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko,S.I.K,M.Si berterimakasih kepada massa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan menjaga sikap serta tidak berlaku anarkis saat berunjuk rasa.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para mahasiswa yang tengah berunjuk rasa dengan tertib,puluhan anggota Kepolisian yang tengah melaksanakan pengamanan membagikan air minum,permen dan bunga kepada para pendemo.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201014 203923 KineMaster - Aksi Damai Tolak UU Omnibus Law Oleh PMII Berjalan Tertib Puluhan Polisi Bagikan Air Minum,Permen Dan Bunga Kepada PendemoUnjuk rasa yang dikawal aparat kepolisian tersebut berlangsung tertib dan damai. Setelah menyampaikan orasi dan mendengarkan pernyataan para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib

Lebih lanjut kapolres Pekalongan meminta kepada para Mahasiswa atau kelompok masyarakat lain yang akan menyampaikan aspirasinya,bisa menggunakan sarana lain tanpa harus turun ke jalan dalam jumlah besar. Sebab,kerumunan dengan jumlah orang (massa) banyak dikhawatirkan bisa menjadi klaster penularan COVID-19, ” Ujar,AKBP Aris.

 

 

 

 

( SUMITRO )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201028 135556 KineMaster - Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin  Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

  LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa Indonesia saat ini …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi