Home / Nasional / Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201017 140747 KineMaster - Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa

LENSA HUKUM

SUKARAYA – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Kegiatan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja (APBN),tahun anggaran 2020 yang di peruntukan kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) yang berlokasi di Kp.Pendayakan,Rt 002/002,Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukakarya,Kabupaten Bekai Jawa Barat,Sabtu (17/10/2020).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201017 204737 KineMaster - Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa SukakarsaPasalnya,Proyek pertanian P3A,BBWS yang berlokasi di Kampung Pendayakan diduga kuat dikerjakan asal jadi dan tidak adanya para dinas terkait dilokasi sehingga para oknum pemborong bebas melakukan kecurangan dengan memakai barang matrial bekas yang dikerjakan tumpang tindih dengan batu lama ditimpah batu baru.

Dari pantauan kelokasi,Awak Media Lensa Hukum kelokasi proyek P3A,irigasi dilaksanakan tanpa adanya papan proyek informasi. Pemsangan batunya juga terlihat dibariskan satu batu dengan cara berjejer tanpa ada pondasi bawahnya dan pekerjaan tumpang tindih dengan pemasangan pondasi batu lama yang sudah pernah di kerjakan warga.

Di sela-sela kegiatan awak media menemui salah seorang warga berinisial ” NS (60 tahun),pembangunan irigasi tersebut tidak sesuai dan terkesan asal-asalan,karena tidak ada galian pondasi bawah,karena batu lama yang bekas kerjaan proyek dulu tidak dibongkar langsung ditimpah dan dipasang batu yang baru.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201017 204843 KineMaster - Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa” Seharusnya sebelum pemasangan batu,tanahnya digalih dulu untuk bikin pondasi,batu lama harusnya dibongkar Ini mah engga batu lama langsung ditimpah batu baru, ” Ucap,warga.

Menyikapi kegiatan dalam proyek irigasi ini,utamanya dugaan para pengawas dilapangan matanya kelilipan sehingga tidak bisa melihat mana barang baru dan yang bekas,dari pantauan tim awak media dan Lsm Kampak-RI,terlihat jelas pemasangan batunya tumpang tindih dengan batu bekas sehingga pekerjaan tidak sesuaian spesifikasinya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201017 205232 KineMaster - Pengawas dan Konsultan Diduga Main Mata Dengan Pemborong Proyek P3A-BBWS Desa SukakarsaMelihat pekerjaan yang amburadul ini Yusup Supriatna sebagai ketua Divisi invetigasi dpn LSM Kampak RI angkat bicara ” Saya menduga para dinas terkait matanya kelilipan sehingga tidak bisa melihat,yang tinggi nya aja hanya 1 meter,tidak ada cerucuk bambu,lokasinya banjir,bangunan irigasi tersebut tumpang tindih,seharusnya dibangun dari awal bukan memperbaiki bangunan yang lama. Untuk itu saya berharap kepada,pengawas konsultan atau Dinas terkait jangan tutup mata,harus segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek irigasi tersebut,bilamana terdapat dugan pelanggaransaya berharap segera dilakukan bongkar ulang,agar diberi tindakan yang tegas data-data pelaporanpun sudah saya siapkan foto kegiatan dan rekaman Vidieo sudah ada saya akan lanjutkan ke pihak dinas terkait,Jelasnya, ” Yusup,Supriatna.

 

 

 

 

 

( ARI / TIM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201028 135556 KineMaster - Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin  Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin Momentun Indonesia Bersatu dan Bangkit

  LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa Indonesia saat ini …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi