Home / Nasional / Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara ” Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro Rakyat
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara ” Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro Rakyat

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201123 224659 KineMaster - Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara "  Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro Rakyat

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA 

Lensahukum.co.id

Pengalokasian dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2020 saat ini sedang digandrungi para penikmat orang dekat penguasa,populer nya PEN di gunakan untuk fisik bangunan rabat beton,lapen,rehab gedung kantor,gedung sekolah TPT dan lainnya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201123 224748 KineMaster - Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara "  Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro RakyatKenyataannya yang dirasakan Dana Pemulihan Ekonomi Rakyat (PEN) membuat hati rakyat teluka,PEN dituding tidak pro rakyat sebab Pembangunan 1300 paket dikerjakan tidak terakomodir disinyalir sarat praktek jual beli dengan patokan fee proyek dari pemborong ironisnya lagi kontraktor juga pekerja diimpor dari luar Taput, ” Ujar,masyarakat Taput.

Dalam hal ini masyarakat kota Tarutung setelah melihat cara kerja pemborong mengerjakan proyeknya asal jadi akibat waktu yang mendesak katanya hanya sebulan sehingga si rekanan kejar waktu memakai material seadanya, didesak agar Aparat Penegak Hukum mengauditnya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201123 224638 KineMaster - Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara "  Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro RakyatLanjutan,Masyarakat beranggapan dana PEN hanya memulihkan ekonomi kelompoknya terbukti para pemborongnya adalah orang – orang dekat penguasa saja,Kepala Desa dan anggota DPRD semuanya kebagian jatah padahal dana ini adalah pinjaman dari pusat wajib dilunasi.

Lembaga Pemantauan Dan Pengawasan Pembangunan Sumatera Utara (Lembaga Pemantauan DPPSU),Sahala Saragi Angkat Bicara, ” Menegaskan hasil monitoring dilapangan semuanya dikerjakan asal jadi saja ” rabat beton gak pakai besi, batunya juga tidak sesuai menggunakan galian C illegall ” seminggu baru siap sudah retak panjang dan pecah pada bibir pasangan, Tegasnya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201123 224720 KineMaster - Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara "  Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro RakyatSambung,Begitu juga lapen aspalnya tipis kurang melekat karena batu nya gak dicuci, panjang dan lebar dimaninkan anehnya lagi aspal disiram pada musim hujan dan gitu juga proyek rehab puskesmas pembantu maupun gedung sekolah dan lainnya,semuanya ditemukan asal jadi,percuma saja dibangun, ” Cetusnya.

Lebih baik ditiadakan sebab kegiatan tersebut dinilai pemborosan dan menghamburkan uang rakyat, sebesar Rp 326 Miliar utang PEN dialokasikan untuk pembangunan fisik diharapkan tepat guna agar ekonomi kerakyatan pulih dimasa Vandemi Covid 19, ” Katanya.

Sahala mengkritik program PEN terkesan tergesa-gesa dipaksakan sebab idealnya harus diparipurnakan dulu dengan DPRD selanjutnya melakukan kunjungan kelapangan memintai apa saja yang dibutuhkan masyarakat sehingga pengalokasian anggaran tepat sasaran.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20201123 224952 KineMaster - Lembaga Pemantauan (DPPSU) Angkat Bicara "  Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tapanuli Utara Tidak Pro RakyatMasyarakat mengemukakan saat ini terjadi bencana Corona mengakibatkan hilangnya mata pencaharian penduduk maka pemulihan Ekonomi sangat mendesak dibenahi ” tenunan kami tidak lagi jalan akibat pesta adat dihentikan karena Corona ” Ungkap,ibu Sorta Nababan.

Pengusaha salon kecantikan terdampak ekonomi akibat C19 pelaku usaha sembako juga yang lainnya,melalui pemberitaan ini diharapkan dana PEN dapat membantu pemulihan ekonomi Menjelang akhir tahun,seluruhnya proyek PEN yang dilaksanakan pemborong supaya dikawal ketat juga Pengawas dan pimpronya harus diperiksa apabila proyek itu bermasalah.

 

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20210118 WA0184 - Potongan Kaki Di Duga Korban Pesawat Sriwijaya Di Temukan Nelayan Muara Gembong

Potongan Kaki Di Duga Korban Pesawat Sriwijaya Di Temukan Nelayan Muara Gembong

  LENSA HUKUM MUARA GEMBONG – KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Seorang nelayan pantai muara Gembong Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi