Home / Politik & Hukum / Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang

LensaHukum.co.id - KRIMINAL 4. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang. 1 - Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang

LENSA HUKUM – SUMATERA UTARA.

Satu lagi kasus kriminal yang terpecahkan di bumi Sumatra, kasus ini adalah kasus pembunuhan keluarga yang dilakukan secara sadis.

Pembunuhan keluarga secara sadis dari Deli Serdang

Seperti yang disebutkan sebelumnya beberapa waktu yang lalu muncul sebuah kasus pembunuhan sekeluarga yang sangat sadis. Pembunuhan ini dilakukan pada sebuah keluarga mulai dari suami istri dan juga anak putranya dengan menggunakan senjata tajam dan juga senjata api. Pembunuhan ini terjadi sekitar tanggal 13 Oktober namun baru diketemukan setelah 2 hari menghilang. Bahkan pada saat penemuan mayat suami dan juga anak laki-laki mayat sangat istri belum ditemukan.

Pasangan bernama Miujahir dan juga istrinya Suniati ini dikaruniai 3 orang anak, 2 anak perempuan yang dimilikinya selamat sedangkan anak prianya yang paling kecil juga menjadi korban keganasan dari pelaku pembunuhan. Sejak keluarga ini hilang dan diketemukan memang ada yang janggal karena tidak ada barang yang hilang sehingga sudah jelas motif tersangka bukan merupakan perampokan.

Penangkapan pelaku

LensaHukum.co.id - KRIMINAL 4. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang. 2 - Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis Berencana di Deli Serdang

Pelaku pembunuhan satu keluarga ini pada akhirnya tertangkap pada tanggal 23 Oktober pada hari Selasa yang lalu. Penangkapan pembunuh 1 keluarga di Deli Serdang ini terjadi di rumah dari tersangka berinisial Y. Sebelum penangkapan pelaku berinisial Y ini polisi sudah melakukan peringkusan terhadap 3 tersangka lainnya yang masing-masing memiliki inisial AG, D dan juga R. Dari 2 gelombang penangkapan ini, maka total dari tersangka saat ini adalah 4 orang, dimana 1 orang tewas saat penyergapan karena melawan pihak polisi.

Kasus pembunuhan berencana

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh 4 sekawan ini termasuk dalam sebuah kasus pembunuhan berencana karena diketahui pelaku memiliki tugas sendiri-sendiri dalam aksinya. Tersangka AG dan juga R merupakan tersangka yang merupakan otak pembunuhan sedangkan tersangka Y bertugas untuk menyembunyikan senjata yang digunakan untuk membunuh dan tersangka D merupakan tersangka yang bertugas untuk membuang jenazah korban.

Rencana pembunuhan berencana yang keji ini sesungguhnya dilakukan atas dasar dendam yang dirasakan oleh ke empat pelaku terhadap korban. Dendam yang dirasakan oleh pelaku ini disebabkan karena korban sering keli mengolok-olok para pelaku dengan ejekan pasukan gajah dan juga pasukan tuyul. Karena merasa sakit hati, para pelaku kemudian buta hati dan merencanakan pembunuhan tersebut.

Setelah ditangkap, para pelaku kemudian diperiksa untuk dimintai keterangan. Pada saat jumpa pers mengenai pemecahan kasus ini, salah satu pelaku yang berinisial R menyatakan bahwa dirinya menyesal telah menghabisi keluarga tersebut. Penyesalan tersebut di lontarkan dengan menggunakan mikrofon dan di katakan sambil terisak. Sayangnya banyak orang yang menganggap rasa penyesalan yang di katakan oleh R ini merupakan salah satu bagian dari dramanya. (Red)

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20201129 WA0045 - Oknum Kades Srimahi Bakal Di Laporkan Ke Mabes Polri,Hingga Saat ini Belum Ada Kejelasan Hukum 

Oknum Kades Srimahi Bakal Di Laporkan Ke Mabes Polri,Hingga Saat ini Belum Ada Kejelasan Hukum 

    LENSA HUKUM SRIMAHI – KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Terkait kasus pemukulan yang menimpa Roin …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

open

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi