Home / Nasional / Sangat Miris Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Mengunakan Material Bekas Di Desa Sukawijaya Oleh Cv Tio  
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Sangat Miris Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Mengunakan Material Bekas Di Desa Sukawijaya Oleh Cv Tio  

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210104 032026 WhatsApp - Sangat Miris Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Mengunakan Material Bekas Di Desa Sukawijaya Oleh Cv Tio   

LENSA HUKUM

SUKAWIJAYA – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Pekerjaan Proyek Pembangunan Jembatan Kali Doser Kampung Pulodamar Desa Sukawijaya,Diduga menggunakan besi HA BIM bekas, pada saat memasang pun diduga tidak menggunakan baud padahal baud itu tuk menguat agar tidak bergeser dan agar tidak bergerak apabila hal dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,Minggu (24/12/2020).

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210104 032044 WhatsApp - Sangat Miris Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Mengunakan Material Bekas Di Desa Sukawijaya Oleh Cv Tio   Diduga konsultan dan pengawas tutup mata walaupun jembatan tersebut menggunakan besi HABIM bekas diduga tutup mata dan membisu Dengan pekerjaan jembatan kali Doser,, Dimana pungsi pengawas konsultan apakah tutup mata dengan pekerjaan seperti ini yang sangat miris dan tidak mementingkan keselamtan pengguna jalan.

‘Sangat disanyangkan pekerjaan jembatan yang dikerjakan oleh, CV TIO.

Angaran Dana dari Dinas Sumber Dana Air Bina Marga dana, Bina Kontruksi , Kabupeten Bekasi, Nomor SPP :602/100 PL/SPP-APBDV/PJT – DSDABMBK/2020 /Nama kegiatan pembangunan Jembatan Kali Doser Kampung Pulodamar Kidul RT 002/003 Desa Suka Wijaya Kecamatan Tambelang, kabupaten Bekasi, Sumber Dana PAD, Kabupaten Bekasi Tahun 2020, diduga kuat dalam Proses pelaksanaan pengerjaran pembangunan Jembatan kurangi Volume Material ” serta mengunakan material besi HABIM bekas sebagian, sisi sepatu pun menggunakan Batu kapur cuma disusun ajah, tidak seusai dengan RAB dan besteknya, mengunakan besi behel pun adajuga yang mengunakan besi biasa bukan ulir, keterangan warga masyarakat kabupaten Bekasi, Andri,, memberikan keterangan kepada awak media Lensa hukum melalui via telepon.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210104 032058 WhatsApp - Sangat Miris Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Mengunakan Material Bekas Di Desa Sukawijaya Oleh Cv Tio   Masih kata Andri menjelaskan, itu pembagunan Jembatan memakai besi HABIM Bekas dan ukuran , 200 dan 400, Beli nya ajah di Tegal Danas, Bekas semua, perkilo sama motong Rp 12,000, ( Duabelas ribu), sampai lokasi kalo ga salah Rp 17,500 ( tuh belas ribu lima ratus) Itu bang butik semua yang beli. ucap Andri,

“Pada saat dikonfirmasi via telpon seluler ia menjelaskan bahwa keterangan Supardi yang dipanggil nama akrab nya Butik , sayamah cuma disuruh belanja doang, sama mandor nya kalau nga salah 3 jembatan, Pulodamar pamahan kalau nga salah sama Taruma jaya, saya nga tau yang mana – mana lagi kan saya nga ikut kelokasi ujar supardi yang dipanggil akrabnya Butik,”

Proyek jembatan dikerjakan oleh Cv. TIO diduga melakukan tindakkan Perbuatan Melawan Hukum dengan adanya keterangan dari warga masyarakat kabupaten Bekasi, Andri

Cv. Tio diduga sudah mepanggara undang – undang Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 sebagai telah di ubah dengan nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Atas pelaksanaan pembangunan jembatan di kali Doser Kampung Pulodamar Kidul,
Wangkal RT 002/003 Kecamatan Tambelang Menyampaikan hal adanya kecurangan pada pelaksanaan kegiatan pembangunan proyek Jembatan, Kabupaten Bekasi ” yang dikerjakan oleh Pihak rekanan pemborong, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam RAB.

“ Menyampaikan,” Andri hal ini Saya katakan pembangunan tersebut sangat tidak sesuai dengan Spek,Faktanya material yang digunakan HABIM bekas lalu dicat,diperkirakan di bawah tidak standar yang telah ditentukan dalam RAB dan dengadugaan kuat Pelaksanaan Pembangunan jembatan Kali Doser kampung Pulodamar Kidul,di Desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang, dengan bentangan besi yang disinyalir tidak sesuai standar, HABIMnya pun tidak dibaud langsung di pasang dugaan kuat jelas tidak dibaud.

Sebagian juga sangat minim sekali kembali terkesan tidak sesuai RAB,adapun dibawah menggunakan jembatan tersebut menggunakan batu kapur, limstun tampak terlihat jelas cuma disusun, yang dihawatirkan longsor, ” Ujar, Andri.

” Ungkapnya disaat menyampaikan kepada tim awak media lensa hukum,kami menilai proyek pembangunan jembatan itu sepertinya di kerjakan penuh dengan kecurangan dalam penggunaan uang
negara, ” Tutupnya,Andri.

 

 

 

( RUDI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210116 171804 WhatsApp - Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

LENSA HUKUM TAPANULI UTARA Lensahukum.co.id Pembangunan hotmix jalan bondar sibabiat Ke Desa Sosunggulon Kecamatan Siatas …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi