Home / Nasional / Pasien Akhirnya Pasang Oksigen Sendiri Di Rumah Karena Sesak Berat Pihak Penanganan Gugus Tugas Covid Dan RSUD Belum Berikan Pertolongan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pasien Akhirnya Pasang Oksigen Sendiri Di Rumah Karena Sesak Berat Pihak Penanganan Gugus Tugas Covid Dan RSUD Belum Berikan Pertolongan

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210108 WA0080 - Pasien Akhirnya Pasang Oksigen Sendiri Di Rumah Karena Sesak Berat Pihak Penanganan Gugus Tugas Covid Dan RSUD Belum Berikan Pertolongan

LENSA HUKUM 

KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Ibu iNeneng 52 tahun warga Desa Sukarapih, kec.tambelang Kab Bekasi adalah pasien rawat jalan di RSBH jum’at 1 januari 2021 pukul 8:30 wib..

Pasalnya,Dari keterangan anak Pasyen saat memberikan keterangan berawal ibu Neneng Hendak HD namun pihak RSBH menyatakan ada gejala covid 19,sa’at itu RSBH melakukan SWAB pihak RSBH merujuk pasien tersebut ke pihak RSUD CIBITUNG.setiba di RSUD CIBITUNG ibu neneng di tangani pihak rsud masukan ke ruang isolasi namun ketika di mintai penjelasan tentang HD pihak RSUD menyampaikan kepada keluarga pasien belum bisa karna kondisi lemah, ” Ucapnya.

Selang dua hari kemudian keluarga pasien di minta harus transfusi darah kepada anak Pasyen yang bernama .Rahmawati Kumala Dewi dan anak dr pasien tersebut langsung ke PMI untuk transfusi darah di PMI Dewi di sarankan untuk mendonor pada hari itu jg Dewi yang seharusnya bekerja mengurungkan kerja nya dan absen demi ibunya rela mendonorkan darahnya untuk ibu nya. tapi karna memang masih lemah Ibu Neneng masih belum bisa di HD.bliau masih di ruang isolasi, ” Ucapnya.

LensaHukum.co.id - IMG 20210108 WA0079 - Pasien Akhirnya Pasang Oksigen Sendiri Di Rumah Karena Sesak Berat Pihak Penanganan Gugus Tugas Covid Dan RSUD Belum Berikan PertolonganDi ruang isolasipun pasien tersebut merasa terlantar,Pasien mengalami mual,muntah hingga BAB sampai oksigen lepas dan gak berfungsi pihak rumah sakit tidak mengetahui kondisi pasien dan Pasyen lain yang satu ruangan menginformasikan kepada keluarga ibu neneng lewat wahsap tentang kondisi ibu Neneng. Alhamdulilah keluarga cepat tanggap dan langsung menginformasikan tentang kejadian yang menimpa ibu neneg.

Keluarga pasien ibu Neneng mereka berharap pelayanan di RSUD harus lebih di tingkatkan dan meminta ada bel darurat ketika pasien sdang butuh pertolongan karna di isolasi pasien tersebut tidak bisa berbuat apa, ” setelah di lakukan HD pasien tersebut sudah agak membaik demikian penjelasan RSUD pasien tersebut di pulangkan tanpa penjelasan kepada keluarga pasien untuk isolasi mandiri sedang hasil SWAB pun belum ada kejelasan.ketika isolasi mandiri tanpa prokes karna keluarga pasien beranggapan ibu Neneng Virus corona.

Pada kamis 7 januari ibu Neneng merasa sesak napas dan mual kembali dan keluarga Bu Neneng mendatangi puskesmas. Untuk minta rujuk tetapi pihak puskesmas tidak bisa memberikan rujukan hanya menyarankan Pasyen ke RSUD. Apakah di benarkan Pasyen corvid jalan sendiri degan keluarga. Kita kontak degan pasyen apakah tidak perlu di swab oleh pihak kesehatan. Ia berarti virus ini makin menyebar karna saya juga kontak langsung degan orang orang, ” Pungkas.

Pihak kelurga akhirmya mengambil tindakan beli oksigen sendiri dan kelurga memasang sendiri oksigen karna tidak tega lihat ibu Neneng sesak berat dan kondisinya makin lemah, ” Ucapnya.

Media meminta keterangan pada dr Ida bagian pelayanan lewat Whatsapp terkait bel di ruang isolasi tidak ada bel Jawanya singkat tidak benar, ” Ucapnya.

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210116 171804 WhatsApp - Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

LENSA HUKUM TAPANULI UTARA Lensahukum.co.id Pembangunan hotmix jalan bondar sibabiat Ke Desa Sosunggulon Kecamatan Siatas …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi