Home / Nasional / Miris Nasib Pasien Covid Usai Keluar Dari RSUD Kambuh Lagi Pihak RSUD Puskesmas Bahkan Dinas Tutup Mata
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Miris Nasib Pasien Covid Usai Keluar Dari RSUD Kambuh Lagi Pihak RSUD Puskesmas Bahkan Dinas Tutup Mata

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210108 WA0079 - Miris Nasib Pasien Covid Usai Keluar Dari RSUD Kambuh Lagi Pihak RSUD Puskesmas Bahkan Dinas Tutup Mata

LENSA HUKUM

KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Ibu Neneng warga kp .pakuning RT 02/01 Desa sukarapi kecamatan Tambelang punya penyakit ginjal dan sudah melakukan HD ( cuci darah ) pada tgl,Ibu neneng melakukan HD di RS Bakti Husada rujuku ke RSUD Cibitung untuk di rujuk.

Pasalnya,Dari keterangan keluarga Bu Neng bahwasanya. Pada tanggal Kita ibu Neneng HD di RS Bakti Husada dan dari Keterangan dokter Bu Neneng paru parunya ada cairan dan kotor dan di nayatakam covid tanpa hasil swab dan kemudian di rujuk di RSUD Cibitung Dan pihak RSUD. Menerima rujukan dari RS bakti Husada, ” Ucapnya.

Ibu neneng di masukan ruang isolasi yang dikatagorikan pemulihan tanpa bisa kelurga. Membesuk dan si isolasi selama dan pada tanggal,Ibu Neneng. Boleh pulang oleh pihak RSUD dan di lampirkan Surat keterangan boleh pulang degan lampiran

setelah dilakukan pemeriksaan terkait covid-19 dengan kriteria sebagai berikut 1 OTG 20 DP3 PDP hasilnya kondisi saat ini kondisi stabil yang dilingkari PDP tindak lanjut isolasi mandiri 14 hari Bekasi 6 Januari 2021 yang menerangkan rumah RSUD kabupaten Bekasi.

Setibanya dia hari di rumah keadaan Pasien sesak dan harus cuci darah.  Kami coba hubungin puskesmas pihak puskesman hanya mengarahkan. Bawa ke RSUD tanpa mau memberikan rujukan atau pengawalan kepada Pasien membawa ambulan dan. Kita kelurga pun tidak ada sama sekali di lakukan rapit dari pihak puskesmas. Kita jelas kontak degan pasien .

” Saat di konfirmasi pihak puskes pihak kepala Puskesmas tidak ada, dokter tidak ada hanya staf yang memberikan penjelasan. Bahwasanya Benar tadi pihak kelurga datang kepuskesmas dan kita sarankan ke RSUD. Kita juga tidak tau kalau ada warga di sini ada Pasyen covid ” pihak Dinkes atau RSUD tidak ada pemberitahuan ke kita.

Pihak RSUD saat di konfirmasi dari dr. Lilah menyarankan untuk rujuk kembali Dan Puskesmas yg memeriksa keadaan pasiennya dan coba komunikasi dengan DINKES saja dan Setiap yang dirawat di RSUD pasen COVID otomatis surveillance RSUD buat laporan secara online ke DINKES Sebagai informasi IGD dn ruang rawat pasen COVID RSUD di Kabupaten Bekasi sedang penuh. Di IGD saja ada stag 8 pasen COVID tp blm bisa naik krn ruang rawat pasen COVID penuh. Agar memudahkan mendapat RS rujukan,bisa hub PSC 119 nanti mereka yang akan mencarikan RS rujukan, sehingga pasen mendapat kepastian tempat rawat dan Coba komunikasi dengan PSC,semoga mendapat kemudahan mba Mariam yang sdg menolong pasen COVID.

Dan media konfirnasi ke pihak Dinkes dr Alamsyah lewat Whatsapp hanya bisa komentar dan tanggapan satu kata ” silakan hubungi RSUD, ” Ucapnya.

Jelas dari pantauan media Lensa hukum pihak terkiat kurangnya dalam melayani Pasyen covid 19 yang keadanya. Sekarang sesak dan harus cuci darah ” apalagi di biarkan kekeluarga Pasien kontak dengan orang lain .

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210116 171804 WhatsApp - Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

Proyek Rekontruksi Peningkatan Jalan Simpang Sosunggulon Di Kerjakan Dengan Bagus

LENSA HUKUM TAPANULI UTARA Lensahukum.co.id Pembangunan hotmix jalan bondar sibabiat Ke Desa Sosunggulon Kecamatan Siatas …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi