Home / Nasional / Presiden Joko widodo Membuka Rakornas Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Presiden Joko widodo Membuka Rakornas Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210128 WA0173 - Presiden Joko widodo Membuka Rakornas Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021

LENSA HUKUM

JAKARTA

Lensahuku..co.id

Kemajuan sumberdaya manusia merupakan tanggung jawab semua elemen. Dalam hal ini generasi emas harus di persiapkan sedemikian, sehingga nantinya akan menjadi SDM yang unggul.

Pasalnya,penduduk Indonesia mulai didominasi oleh generasi muda. Hal itu akan mencapai puncaknya dalam kurun 2025 hingga 2035 mendatang lewat bonus demografi di mana jumlah penduduk usia produktif akan jauh lebih besar dibandingkan dengan kategori usia lainnya. Oleh karena itu, Indonesia harus mempersiapkan generasi muda tersebut menjadi generasi unggul yang akan memimpin dan membawa kemajuan bagi Indonesia di masa emas mendatang.

“ Kita harus tahu dan menyiapkan betul sehingga saat Indonesia Emas, yang muncul adalah keluarga sehat, produktif, dan berkualitas. Di tangan mereka lah nasib bayi yang baru lahir maupun yang akan lahir ke depannya,” ujar Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 28 Januari 2021.

Presiden Joko Widodo berharap sasaran utama program yang dijalankan BKKBN adalah generasi atau keluarga-keluarga muda yang memiliki karakter digital yang memerlukan metode komunikasi yang berbeda sehingga program-program BKKBN dapat mencapai mereka.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan ujung tombak bagi pembentukan keluarga berkualitas sejak dini.

Melalui program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga,Kependudukan dan Keluarga Berencana), BKKBN berupaya keras untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk Indonesia yang seimbang agar tercapai Indonesia Maju.

Presiden Joko Widodo sendiri melihat bahwa peranan BKKBN dalam hal ini sangatlah strategis bagi masa depan bangsa dan negara. Menurutnya kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas keluarga di dalamnya yang merupakan tiang negara.

“ Metode komunikasi BKKBN juga harus berubah. Harus berkarakter kekinian. Gunakan media-media yang kekinian dalam penyampaian informasi sehingga sampai pesan itu ke sasaran yang kita inginkan, ” Kata, Presiden Joko Widodo.

Selain itu,materi binaan BKKBN juga tidak hanya berkutat pada jumlah anak dan jarak antarkelahiran, tapi juga bagaimana membangun ketahanan keluarga secara utuh dalam berbagai bidang seperti kesehatan, ekonomi, pendidikan anak, hingga kebahagiaan keluarga.

“ Penanganan gizi,kualitas sanitasi, lingkungan, akses pendidikan,kesehatan,juga terjaganya sumber-sumber pendapatan adalah pilar kesejahteraan dan ketahanan keluarga setiap keluarga Indonesia, ” Tutup, Presiden Joko Widodo.

 

 

 

 

( JARKONI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210722 211403 WhatsApp - Pemerintah Luncurkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Pekerja Untuk Cegah PHK

Pemerintah Luncurkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Pekerja Untuk Cegah PHK

LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Pemerintah memastikan akan mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.