Home / Sosial & Budaya / Gara gara Tanah Bang ANDRI Tokoh Pemuda Babar, Pemdes Ranggi dan BPN Bangka Barat di Panggil Polsek Jebus
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Gara gara Tanah Bang ANDRI Tokoh Pemuda Babar, Pemdes Ranggi dan BPN Bangka Barat di Panggil Polsek Jebus

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210205 WA0060 - Gara gara Tanah Bang ANDRI Tokoh Pemuda Babar, Pemdes Ranggi dan BPN Bangka Barat di Panggil Polsek Jebus

LENSA HUKUM

JEBUS – BANGKA BARAT

Lensahukum.co.id

Tanah yang kosong atau biasa disebut lahan tidur kadang dianggap tidak ada pemiliknya sehingga dengan mudah ditertibkan surat tanah,parahnya lagi ada surat tanah yang ditertibkan double atau tumpang tindih seperti yang terjadi di Desa Ranggi Asam Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat,Rabu (04/02/2021).

Pasalnya,Dimana aparat pemerintah baik dari Desa Ranggi Asam maupun Badan Pertanahan Nasional dipanggil oleh Polsek Jebus Polres Bangka Barat, terkait adanya laporan sengketa lahan diDusun Ranggi,Desa Ranggi Asam, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

LensaHukum.co.id - IMG 20210205 WA0059 - Gara gara Tanah Bang ANDRI Tokoh Pemuda Babar, Pemdes Ranggi dan BPN Bangka Barat di Panggil Polsek JebusKorban yang juga pelapor M Yasin dan Bang ANDRI merasa lahan miliknya diserobot orang yang tidak dikenal maka langsung melaporkan ke Pihak Polsek Jebus Polres Babar.

Adapun kronologi nya awal mula Sengketa ini bermula lahan kebun milik pelapor sudah rata dengan tanah. Kebun yang berada di Desa Ranggi Asam Kecamatan Jebus Bangka Barat sudah pindah pemiliknya tanpa dia ketahui.

Mengetahui hal itu pelapor mencari bagaimana bisa terjadi dan ternyata sudah dijual ke orang lain. Padahal menurutnya kebun seluas 2 hektar itu ada surat dari Kades tahun 1986 dan selama ini sudah diketahui masyarakat setempat kalau kebun itu miliknya.

Dikatakannya Kebun yang ditanami kelapa memang hanya sesekali dia melihatnya. Pada November 2020 dia tekejut pohon kelapa sudah roboh dan banyak pembibitan.” Saya tanya ke yang merobohkan katanya dia beli dari warga Ranggi, saya cari informasi kalau lahan itu juga sudah ada suratnya, ” Ungkap, pelapor.

Merasa dirugikan pelapor terus mengusut jual beli lahan ini. Dirinya menduga ada oknum baik di Desa maupun instansi lain yang bermain karena tidak mungkin timbul tumpang tindih surat. ” Saya sudah buat pengaduan ke Polsek,saya minta diusut tuntas oknum yang jual beli lahan, jangan sampai ada korban lagi,”ungkapnya.

Kapolsek Jebus Kompol M Saleh SIK melalui Panit Reskrim Ipda Diki Z membenarkan laporan itu dan saat ini dalam proses penyelidikan. Pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dan prosesnya terus berjalan. Pihak yang dipanggil Pemdes, pelapor M Yasin,warga serta terlapor. ” Kami sudah memanggil kedua belah serta pihak terkait, ” Ujar,Diki Kamis (4/2/2021).

Dilanjutkan Diki,dalam pertemuan itu dihadirkan pihak BPN guna melihat surat menyurat dan status lahan. BPN sendiri belum ada mengeluarkan sertifikat untuk lahan itu. Melihat surat Camat yang dipegang kedua belah pihak maka keduanya sama-sama memiliki surat yang sah.

Dengan demikian lanjut Diki, pihak yang dirugikan dianjurkan menempuh jalur hukum dengan gugatan perdata ke pengadilan.”Karena belum ada unsur pidana, jadi yang merasa dirugikan silakan gugat perdata ke pengadilan, nanti kalau sudah ada keputusan pengadilan.

LensaHukum.co.id - IMG 20210205 WA0059 - Gara gara Tanah Bang ANDRI Tokoh Pemuda Babar, Pemdes Ranggi dan BPN Bangka Barat di Panggil Polsek JebusPihak pihak yang terpanggil diantaranya, Kades Ranggi Nur’in, Sekdes Ranggi Asnan, warga setempat Agusman, Ucok (Pengukur lahan), M Yasin (Pelapor), Andri, Sui Ngo alias SIM, dan Suifat serta Edi selaku ahli dari BPN Kabupaten Bangka barat.

“Intinya kami memanggil kedua belah pihak yang bersengketa saja, kalau kedua belah pihak siapa siapakan kami tidak tahu,” Pungkasnya

“ Setelah dipanggil diperdengarkan saksi ahli, intinya mereka tahu kedudukan masing masing pihak itu seperti apa. Nanti selanjutnya akan kami buatkan hasil dari pada pertemuan itu untuk dikasihkan ke dua belah pihak,” Tutur, Diki.

Sementara itu Bang ANDRI yang juga ada andil dalam kepemilikan lahan yang diserobot ketika dihubungi mengatakan kepada Media Lensa Hukum, jika dirinya tidak mau berkomentar banyak karena perkara ini sudah dilaporkan oleh M.Yasin Kepada pihak berwajib jadi kita tunggu aja proses nya. ” Pungkas, Tokoh Pemuda Babar.

 

 

 

 

( SUPARDIANSAH )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20210223 WA0034 - Puskesmas Kedung Waringin Peduli Banjir Datangi Warga Karang Mekar

Puskesmas Kedung Waringin Peduli Banjir Datangi Warga Karang Mekar

  LENSA HUKUM KARANG MEKAR – KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Kepedulian kepada warga masyarakat,dampak dari  Banjir …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.