Home / Nasional / Diduga Sekdes Tajur Halang Akui Tidak Ada Meteran Desa, Kasi Pemerintahan Akui Ada Meteran Listrik
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Diduga Sekdes Tajur Halang Akui Tidak Ada Meteran Desa, Kasi Pemerintahan Akui Ada Meteran Listrik

 

LensaHukum.co.id - 20210408 090029 scaled - Diduga Sekdes Tajur Halang Akui Tidak Ada Meteran Desa, Kasi Pemerintahan Akui Ada Meteran Listrik

LENSA HUKUM

TAJUR HALANG – KABUPATEN BOGOR

Lensahukum.co.id

PLN menetapkan tarib dan golongan bahkan abudement daya 450 VA, biaya bebannya Rp.11.000 dan biaya listriknya (pra bayar) Rp. 415/kWh. daya 900 VA, biaya bebannya Rp.20.000 dan biaya listriknya (pra bayar) Rp. 605/ kWh daya 1.300 VA, biaya listriknya Rp. 790/kWh.

Saat media Lensa hukum mendatangi desa Tajur Halang kabupaten bogor, terlihat dugaan tidak ada meteran di ruangan kantor desa sekdes menjawab ia memang tidak ada di lantain dua juga tidak ada meteran ucapnya media akhirnya menitip koran dengan no telpon kepada sekdes bahwasanya kita mau konfirmasi agar di sampaikan kepada kepaladesa, akhirnya selama dua hari tidak ada media dihubungi kepala desa.

LensaHukum.co.id - 20210408 090037 scaled - Diduga Sekdes Tajur Halang Akui Tidak Ada Meteran Desa, Kasi Pemerintahan Akui Ada Meteran ListrikTim media lensa hukum akhirnya mendatangi kantor Desa Tajur Halang kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Saat di kantor desa Media menanyakan kepada pegawai desa ada kepala desa ” jawabnya tidak ada lagi keluar, akhir nya salah satu pegawai menegur media yang ternyata Iwan selaku Kepala Seksi Desa Tajur halang,menegur media ada apa…??  ” jawab media mau ketemu pak Sekdes, jawabnya tidak ada dan jika ada yang di bantu biar saya bantu,Kamis (08/04/2021).

Sambung, Jawab Kami Media lensa Hukum, Senin (6/04/2021), Saat Media Lensa Hukum Menanyakan Keberadaan Kepala desa, ” Jawab, Sekdes Pak Kades tidak di Tempat nanti saya sampaikan kedatangan Tim Media Lensa Hukum Berkunjung ke Desa Tajur Halang sekaligus menanyakan Dugaan Pencurian Listrik kepada kepala desa, dan kami juga menanyakan dimana Meteran Listrik Desa berada dan jawab, Sekdes Arip, Tidak ada Meteran Listrik Desa, ” Ucapnya.

Lanjut, Hal ini agar tolong diberitahukan kepada kepala Desa kedatangan Tim Lensa hukum, Baik nanti saya sampaikan ke kepala desa, ” Ujarnya.

Saat Tim mendatangi kembali ke Desa Tajur Halang Untuk Bertemu Kepala Desa dan Sekdes Pun tidak berada di Kantor Desa Tajur Halang, akan tetapi Tim Lensa Hukum di sambut kepala Seksi, ” Ada apa ya ingin bertemu biar saya bisa bantu, ” Kata, iwan Selaku Kasi Pemerintahan.

Saat kami bertanya ke Sekdes tidak ada meteran dan kami konfirmasi waktu itu. Menurut Kasi iwan mengatakan, Untuk Meteran Listrik ada di samping ibu agar saya tunjukan di mana litrik itu ada di Pojok biar saya buktikan, jawabnya. Tolong agar Listrik di matikan meterannya, silahkan saja ibu dalam hal ini biar tidak ada kerugiaan Dugaan Curi Arus Listrik, ” Cetus, Tim redaksi. Mungkin dalam hal ini Sekdes tidak mengetahui keberadaan Meteran Listri Desa, ” Kata, Iwan Selaku kasi.

Pasalnya, Tim Lensa Hukum Mempertanyakan lagi agar pihak desa Tajur halang, Untuk Memperlihatkan Pembayaran Listrik desa kepada seksi pemerintahn desa dan akhirnya di berikanlah bukti Struk Pembayaran Melalui Whatsapp dan Setelah Melihat Tarif Struk Pembayaran Listrik Desa Tajur Halang Kabupaten Bogor. Adapun Pembayaran Tarif Listrik Senilai Rp. 53.235,00,- dengan daya R1 450 Watt atas Nama Didin Jaenudin.

Menurut, Kepala Seksi Pemerintahan iwan, Masalah kantor desa memakai listrik R1 subsidi silahkan tanya PLN dan saya juga di rumah daya listrik 450 watt pakai mesin cuci dan dispenser bayar kurang lebih Rp 50 rb an, ” Cetus, Iwan Selaku Kasi Pemerintahan desa.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210419 203816 WhatsApp - Diduga Sekdes Tajur Halang Akui Tidak Ada Meteran Desa, Kasi Pemerintahan Akui Ada Meteran Listrik

Dari pantauan Tim Media Lensa Hukum, ada hal aneh sekdes bicara tidak ada meteran pas dua hari kasie iwan menunjukan meteran dan pembayaran sangat kecil ukuran kantor dua lantai dengan dispenser hidup dan aquarium, bahkan komputer bahkan laptop belum lagi lampu listrik nyala bahkan di depan kantor ada TV, dalam hal ini.apakah kemungkinan pembayaran listrik hanya 50 ribu dan apakah boleh istansi memakai tarip golongan subsidi R1,450 Watt dan Tim Media Lensa Hukum, Meminta LKPJ desa kepada kasie jawabnya melalui komunikasi Melalui Whatsapp tanggal [9/4 10:58], Baje selaku Kordinator Liputan Media Lensa Hukum kabupaten Bogor : Aduh maaf pak, spjmah setau saya rahasia negara gak bisa sembarangan pihak akses, apalagi itu sudah lulus verifikasi dari kecamatan dan kabupaten Kalaupun boleh, itu spj pemerintahan sebelumnya, berkasnya pun enggak tau saya dimana, kalo pemerintahan sekarang mungkin kami bisa fasilitasi, ” Pungkas, Kasi Iwan Saat di konfirmasi.

 

 

 

 

( TIM REDAKSI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20210724 WA0048 - LSM Penjara Desak Polres Bogor Segera Tangkap Oknum Preman Pemukul Wartawan Saat Aksi Damai

LSM Penjara Desak Polres Bogor Segera Tangkap Oknum Preman Pemukul Wartawan Saat Aksi Damai

    LENSA HUKUM KABUPATEN BOGOR Lensahukum.co.id Ketua DPC Bogor LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.