Home / Nasional / Presiden Jokowi Angkat Bicara Kepala Daerah Jangan Puas Membaca Laporan, Tetapi Harus Cek Lapangan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Presiden Jokowi Angkat Bicara Kepala Daerah Jangan Puas Membaca Laporan, Tetapi Harus Cek Lapangan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210419 220709 WhatsApp - Presiden Jokowi Angkat Bicara Kepala Daerah Jangan Puas Membaca Laporan, Tetapi Harus Cek Lapangan

LENSA HUKUM

JAKARTA

Lensahukum.co.id

Presiden Joko Widodo bertemu secara virtual para kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada Serentak pada Desember 2020, kemarin dari Istana Negara(14/04/2021).

Dalam hal ini, Satu hal yang harus di ingatkan kepada para kepala daerah, bahwa jabatan yang mereka emban adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar.

Pasalnya, Presiden mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para kepala daerah adalah kehormatan sekaligus sebuah tanggung jawab yang besar sehingga para kepala daerah harus bekerja dengan berorientasi pada hasil. “Jabatan yang diberikan kepada Saudara-saudara adalah kehormatan, tetapi sekaligus juga sebuah tanggung jawab yang besar, tanggung jawab yang berat. Oleh sebab itu, jangan sampai saudara-saudara ini hanya mengikuti prosedur yang ada. Harus goal oriented, harus result oriented. Orientasinya adalah hasil. Harus berani berinovasi, bukan sekadar mengikuti rutinitas, ” kata Presiden dari Istana Negara.

Kepala Negara meminta agar para kepala daerah jangan hanya puas membaca laporan saja dalam bekerja, melainkan harus langsung melakukan pengecekan dan kontrol di lapangan. Inovasi, kecepatan, ketepatan kebijakan adalah hal yang sangat diperlukan saat ini sehingga para kepala daerah perlu bekerja dengan menggunakan skala prioritas, ” Bapak, Ibu dan Saudara sekalian harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas sehingga nanti alokasi anggarannya juga lebih fokus dan terkonsentrasi. Saya melihat satu provinsi ada yang mata anggaran kegiatannya sampai 40 ribu.

Menurut saya, semakin sedikit kegiatan secara manajemen akan semakin gampang mengontrol dan mengeceknya dan hasilnya akan kelihatan,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Terkait dengaan anggaran, Presiden pun berpesan agar para kepala daerah cukup membuat beberapa kegiatan besar dengan anggaran yang terkonsentrasi ke kegiatan tersebut dibandingkan dengan dibagi ke banyak kegiatan kecil. Dengan demikian, hasilnya akan bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. “ Sebagai contoh, ada anggaran di sebuah kabupaten Rp2 triliun misalnya.

Hati-hati, saya titip yang namanya belanja aparatur, belanja pembangunan, belanja modal dilihat lebih besar yang mana. Usahakan agar belanja pembangunan, belanja modal itu lebih besar dari belanja aparatur. Kalau sudah ketemu belanja pembangunan belanja modal, jangan sampai yang namanya anggaran itu dibagi rata ke masing-masing unit atau dinas. Hati-hati, ” jelas, Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo berharap seorang kepala daerah bukan hanya menerima laporan akan tetapi harus cek ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Karena itu, mereka bekerja tidak boleh sekadar mengikuti prosedur dan rutinitas belaka, melainkan harus berorientasi pada hasil. Kepala daerah jangan puas dari membaca laporan, tetapi harus memantau langsung di lapangan.

Mereka harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas. Terkait anggaran, para kepala daerah cukup membuat beberapa kegiatan besar dengan anggaran yang terkonsentrasi ke kegiatan tersebut daripada membagi-baginya ke banyak kegiatan kecil. Dengan demikian, hasilnya akan bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat.

” Di masa pandemi ini, saya meminta para kepala daerah untuk memanfaatkan APBD mereka dalam membantu masyarakat di lapisan bawah yang terdampak pandemi. Salah satu caranya ialah dengan memperbanyak program-program padat karya yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan di daerah, ” Tutup, Presiden Joko Widodo.

 

 

 

 

( JARKONI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211006 204818 WhatsApp - Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

  LENSA HUKUM KABUPATEN BENER MERIAH Lensahukum.co.id Wakapolres Bener Meriah Kompol Risnan Aldino, S.I.K beserta …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.