Home / Nasional / Presiden Joko Widodo Tinjau Panen Padi di Indramayu
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Presiden Joko Widodo Tinjau Panen Padi di Indramayu

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210421 WA0045 - Presiden Joko Widodo Tinjau Panen Padi di Indramayu

 

LENSA HUKUM 

KABUPATEN INDRAMAYU 

Lensahukum.co.id

Presiden Joko Widodo meninjau aktivitas panen padi di kawasan pertanian yang berada di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu, (21 April 2021).

Pasalnya, Dari hamparan lahan pertanian di lokasi seluas 200 hektare tersebut dapat diperoleh 7 hingga 8 ton panen padi per hektarenya dengan varietas Cilamaya Muncul.

Presiden bersama Bersama para petani Indramayu, Jawa Barat, di tengah hamparan lahan pertanian pada saat panen di Desa Wanasari, hari ini. Indramayu merupakan kabupaten penghasil beras tertinggi secara nasional berdasarkan data produksi sepanjang tahun 2020.

“ Pagi hari ini saya berada di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, untuk melihat secara langsung panen yang dilakukan di sini, ” Ujar, Presiden saat menyampaikan keterangan pers di lokasi panen.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala Negara mendapati bahwa selain hasil panen yang baik dari segi kualitas dan kuantitas, harga gabah di pasaran juga beranjak naik hingga sekitar Rp4.200 per kilogram.

Presiden menegaskan, pemerintah ingin terus berupaya membangun pertanian nasional yang semakin baik sehingga mampu meningkatkan produksinya. Dengan produksi yang semakin meningkat tersebut, diharapkan ketahanan pangan nasional dan swasembada dapat terwujud.

“ Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras. Tetapi karena hitung-hitungan seperti banyak yang kena banjir, pandemi, kadang-kadang memang butuh kalkulasi itu sehingga perlu tambahan untuk cadangan,” kata Presiden Joko Widodo.

Pemerintah terus berupaya membangun pertanian nasional yang semakin baik sehingga mampu meningkatkan produksinya. Dengan begitu, ketahanan pangan nasional dan swasembada dapat terwujud. Pemerintah sudah memutuskan bahwa sampai bulan Juni ini, tidak ada impor beras. Apabila sampai akhir tahun produksi pertanian kita bagus, maka tidak akan ada impor.

 

 

 

( JARKONI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210902 131456 WhatsApp - FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

  LENSA HUKUM KABUPATEN BOGOR  Lensahukum.co.id Beberapa Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.