Home / Nasional / Masyarakat Keluhkan Tiang Listrik PLN
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Masyarakat Keluhkan Tiang Listrik PLN

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210423 195712 WhatsApp - Masyarakat Keluhkan Tiang Listrik PLN

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA

Lensahukum.co.id

Masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara khususnya pengguna jalan keluhkan tiang listrik milik Persero PLN yang tidak enak dilihat mengeluhkan kondisi listrik saat ini, keluhan warga masih wajar karena pasokan listrik hal yang paling dibutuhkan.

Pasalnya, Sebagai produsen listrik yang di wilayah Nusantara PLN menunjukkan budaya penataan saat berurusan dengan konsumen yang selalu serius mengurusi tagihan kewajiban konsumen yang diatur dalam undang-undang No. 30 tahun 2009.LensaHukum.co.id - IMG 20210422 WA0099 - Masyarakat Keluhkan Tiang Listrik PLNSebagian dari konsumen merasakan seriusnya PLN jika harus mengurus tagihan dengan sigap mendatangi pelanggan dengan ancaman bahwa listrik akan diputus dari konsumen, apakah sesigap gitu PLN memenuhi hak – hak konsumen…? tanya LSM Aliansi Julian Tambunan.

Seharusnya PLN menurut UUD No 30 pasal 29 berbunyi mendapatkan pelayanan yang baik serta mendapatkan pelayanan untuk perbaikan apabila ada gangguan, kenyataanya berbeda di lapangan para konsumen PLN Kecamatan Adian Koting.

Warga sepanjang jalan lintas Sibolga mengeluhkan kinerja dari PLN Tarutung yang dianggap oleh masyarakat sekitar bahwasanya PLN Tarutung tidak peduli akan keluhan masyarakat tentang tiang listrik yang miring hampir tumbang kabelnya jadi ancaman pengendara.

Saat ini tiang listrik tersebut sudah miring hampir tumbang kabelnya sudah bersandar di ranting pohon juga di Desa Situmeang Hasundutan Kecamatan Sipoholon tiang PLN sudah dua tahunan ini miring mengancam rumah warga yang berada di bawah lintasan jalan umum,Jumat (22/04/2021).

Hal ini dikhwatirkan masyarakat tersengat listrik saat turun hujan, kepala Desa terkesan tidak peduli saat ditemui wartawan, keluhan ini sudah beberapa tahun diadukan oleh masyarakat pada PLN Tarutung namun sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki.

Wartawan bersama LSM konfirmasi ke kantor PLN Tarutung ternyata kinerja pegawai PLN lalai dalam melaksanakan tugasnya dengan baik yang diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang keterbukaan publik karena stafnya menutupi keberadaan Kepala PLN juga laporan dari LSM Aliasi Julian Tambunan, ” Pungkasnya.

 

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210902 131456 WhatsApp - FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

  LENSA HUKUM KABUPATEN BOGOR  Lensahukum.co.id Beberapa Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.