Home / Nasional / Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi Ijin
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi Ijin

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 081706 Gallery - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi Ijin

LENSA HUKUM

CIMANDE – KABUPATEN BOGOR

Lensahukum.co.id

Obyek Wisata yang berada di Wilayah Desa Cimande, Kecamatam caringin Kabupaten Bogor Diduga Belum Lengkapi Perijinan dan IMB, Pariwisata Ligkung Gunung yang di wilayah Desa Cimande, Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Diduga Belum lengkapi perizinan dan IMB, Rabu (21/04/2021).LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 081619 Gallery - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi IjinPasalnya, Saat Kades Cimande Opik Syahrudin di Konfirmasi oleh Tim Media Lensa Hukum, Terkait Mengenai Obyek Wisata Lingkung Gunung, ” Mengatakan Kades ” Lingkung Gunung itu sebetulnya adalah warisan lah ( tanah kas desa yang di lingkung gunung ) dan terkait masalah perijinan dan sebagainya adalah pemeritahan yang lama ( kades lama).

Sambung, Pada Waktu itu Pihak Lingkung Gunung adalan Louncing, saya diberikan Undangan oleh Pihak Lingkung Gunung, akan tetapi saat Pelaksaannya Saya tidak hadir beserta Pak.Camat dan Acara Louncingnya pun dadakan. Saya Juga ingin mengetahui terkait adanya Lingkung Gunung terkait apa siih dan Tujuan Lingkung Gunung itu dalam artian kalau tidak salah Perijinannya untuk Pertanian dan Camping Ground, Sementara Menjadi Resto dan Cafe. Dan Kedua ada hal kerancuan terkait masalah parkiran yang kemarin kami sebetulnya sudah Mediasikan dengan pihak Lingkung Gunung dengan arti, saya pihak desa membawahi Masyarakat di situ, dalam hal ini ada kesepakatan 70 /30, yang artinya 70 di berikan desa Pancawati  30 desa cimande.LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 081645 Gallery - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi IjinLanjutan, Setelah Sebulan berjalan di dalam kesepakatan itu  MOU nya memang belum di tuangkan sampai sekarang ” dan kami sudah sampaikan ke pak irfan selaku Pemilik Lingkung gunung. Padahal saya memudahkan masyarakat dan pihak Lingkung gunung, Akan tetapi saya melihat merasa lambat dan dari perjanjian itu hampir dua bulan belum ada Kesepakatan MOU secara tertulis. Padahal ini sudah Sepakat, apa lagi yang di tunggu sementara masyarakat mempertanyakan hal ini dan menyerang saya. Masyarakat Desa Menanyakan bagaimana parkiran dan pemerdayaan dan kami tentunya mengajukan CSR nya dan sampai saat ini, Pihak Ouner atau Pemilik dari Obyek Wisata Lingkung Gunung tidak ada sama sekali.

Mengenai masalah Tanah HGU, otomatis siapa saja yang menggarap dan mengelola dan hanya saja ada tanah Pasum desa dalam artian tanah desa  yang artinya untuk kepentingan masyarakat yang di pakai lahan parkiran tanah desa Cimande akan tetapi bloknya ada di pancawati.  Nah artinya gini saya rasa, saya bilang tanah ini adalah warisan secara otomatis dari pemerintah yang lama mengesahkan.LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 082747 WhatsApp - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi IjinTarget Masalah ini dan perencanaan dari pada istilahnya adanya lingkung gunung berarti adanya permerintahan yang lama, sementara kami cuma Melanjutkan saja. Artinya itu tadi kebelakang ada perjanjian apasih,  terkait masalah Perijinannya  untuk apa peruntukanya..???  Kami cuman ngikut sajalah  dan saya merasa tersampingkan karena kami ketika ada wisata di atas meminta pemberdayaan setempat waktu itu sudah ada kesepakatan namun itu tadi, sampai detik ini  kesepakatan itu di langgar oleh Pak irpan sendiri selaku Pemilik obyek Wisata teraebut, ” Ujar, Kades Opik Syahrudin.LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 082747 WhatsApp - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi IjinLanjutan, Sebetulnya konteknya apakah langsung sama beliau atau istilahnya individu kah. Maka dari itu kami mencoba meminta kepada pak irfan selaku Pemilik Tempat Wisata Lingkung Gunung, untuk istilahnya masukan ke pemdes dalan artian untuk  pemasukan dari parkiran karena memakai tanah desa, saya sudah lelah dan capek di pertanyakan warga Cimande terkait masalah ini, taunya warga sayalah yang mengijinkan dan sebetulnya kami sudah bukan bersurat lagi tapi sudah mediasi  tetapi dari pihak Lingkung Gunung, mengatakan ia dan mengatakan ia saja, sampai detik ini tidak ada realisasinya. Sejauh ini saya mencoba telusuri terkait perijinan ke kecamatan dan ternyata, Buat Camping Ground dan pertanian dan untuk Villa Resot cafe sendiri tidak ada, ” Ucapnya.

Saat di konfirmasi pihak Lingkung gunung sebanyak dua kali oleh media menyarankan ada  pak irfan  untuk konfirmasi  ” jawab Staff lagi Keluar ” besoknya pun sama, juga tidak ada di tempat Ouner Pak. irpan dan di arahkan Ke Reza sebagai Manager, ” Tandasnya.LensaHukum.co.id - Screenshot 20210426 082900 WhatsApp - Kades Cimande Angkat Bicara, Obyek Wisata Lingkung Gunung Diduga Belum Mengantongi IjinBerelang 2 hari setelah Media Ke Kantor Lingkung Gunung, Pihak Tim Media Lensa hukum, Mencoba Melakukan Pertemuan dengan Pihak salah satu Manager Lingkung Gunung yang bernama Reza, Setelah di Bertemu di Lokasi Obyek Wisata Lingkung Gunung, Reza Mengatakan Saya bukan Manager Operasioanl dan Juga Bukan Humas dari Lingkung Gunung Melainkan Hanya selaku Senior Supervisor serta Merangkap atau mengisi kekosongan Manager saja, yang sebelumnya si Jabat oleh Pak.Sukem selaku Manager Operasioanal.

Saat Tim Media Lensa Hukum Mempertanyakan Terkait Mengenai Perijinan Obyek Wisata Lingkung Gunung, Reza tidak dapat Menjawab dan memberikan secara detil karena bukan kapasitas saya karena Manager Operasional saat ini masih kosong setelah Pak.Sukem sudah mengundurkan diri dan Humas pun juga tidak ada, dan Mengenai Karyawan di Wisata lingkung gunung total berjumlah 30 orang saat ini dan Lingkung Gunung, ” Pungkas, Reza.

 

 

 

( TIM / REDAKSI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210902 131456 WhatsApp - FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

  LENSA HUKUM KABUPATEN BOGOR  Lensahukum.co.id Beberapa Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.