Home / Internasional / Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia

LensaHukum.co.id – Depok.

LensaHukum.co.id - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia1 - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia

Media sosial adalah sebuah media online dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, serta forum, sangatlah penting untuk berbagi informasi dan komunikasi. Dengan jaman now atau gen milenial media sosial baik informasi apapun sangat mudah kita akses dan mudah untuk kita pergunakan. Rankingcoach memberikan satu penilaian yg sangat mengejutkan.

Menurut Syafriyadi MML,MM. Selaku Dosen Vokasi Universitas Indonesia sewaktu diwawancarai Wartawan Media Lensa Hukum mengatakan, “Saya sangat terkejut setelah mengetahui analisa rangkingcoach.com

LensaHukum.co.id - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia2 - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia

Adapun 5 Medsos Papan atas Dunia Menurut Analisis RankingCoach.com yaitu :

[PROGRESSBAR_WP id=2576]

Ada beberapa kriteria:

  1. Page Title yang membahas mengenai judul halaman dinilai 75 % terlalu pendek, Kemudian 5 persen-nya terlalu panjang. Walaupun memang tidak ada halaman yang missing. Namun Kita dapati disana 10 % nya Duplikat.
  2. Dari kriteria yang lainnya Headline. 50 % terlalu pendek, 27 % terlalu panjang dan 25 % headline-nya missing.

Adapun menurut Analisa RankingCoach.com. Untuk 4 Media Online di Indonesia, didapati sebuah penilain yang sangat mengagetkan :

[PROGRESSBAR_WP id=2578]

LensaHukum.co.id - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia3 - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia

Kriteria ini berdasarkan 5 kategori utama sebagai berikut :

  1. Search Engine Visibility (seberapa banyak ditemukan oleh mesin pencari seperti Google dan Bing.
  2. Analysis of site content.
  3. Analysis of site that link to the Website.
  4. Online Presence on mobile devices
  5. Social Media ( Like, share, followers, Viewers )

Menurut saya seharusnya ada filterisasi di setiap media sosial guna memilah mana yang seharusnya layak ditayangkan dan mana yang lebih diutamakan. Karena yang terpenting adalah perlu bukan seberapa banyak Nitizen yang mengakses Website tersebut tetapi lebih kepada kwalitas konten. Namun pada kenyataannya malah sebaliknya. Nitizen lebih Fokus kepada kwantitas dibanding Kwalitas, beberapa orang yang melihat,beberapa orang yang share, like, comment, dan sebagainya.

LensaHukum.co.id - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia4 - Analisa Ranking Coach 5 MEDSOS Dunia

Harapan, saya kita sebagai masyarakat modern lebih mengedepankan lagi Kwalitas konten media sosial, agar kita memperoleh lebih banyak manfaat dari penggunaan medsos.” Tegas, Syafriyadi.MML.MM. (Sam Lubis)

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210824 224624 WhatsApp 310x165 - Wamenhan AOIP Menjembatani Kepentingan Indonesia - Pasifik

Wamenhan AOIP Menjembatani Kepentingan Indonesia – Pasifik

    LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra, Senin (23/8), secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.