Home / Nasional / Pemdes Lubang buaya Lakukan Klarifikasi Dan Siap Melaporkan Ke Penegak Hukum
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pemdes Lubang buaya Lakukan Klarifikasi Dan Siap Melaporkan Ke Penegak Hukum

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210603 211603 WhatsApp - Pemdes Lubang buaya Lakukan Klarifikasi Dan Siap Melaporkan Ke Penegak Hukum

LENSA HUKUM

LUBANG BUAYA – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Terkait adanya pemberitaan yang dinilai sepihak sehingga terkesan tendensius terhadap Pemerintahan Desa Lubang Buaya Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Desa Lubang Buaya Maulana Yusup mengundang media untuk melakukan klarifikasi agar pemberitaan itu menjadi transparan serta berimbang, Rabu, (2/6/2021).

Pasalnya, Maulana Yusup selaku Kepala Desa Lubang Buaya saat memberikan klarifikasinya kepada sejumlah media, menyatakan ” Terkait adanya pemberitaan yang menyudutkan nama saya dan juga pemerintahan desa Lubang Buaya, Awalnya saya tidak begitu merespon tentang adanya berita tersebut, karena kegiatan tersebut real adanya dan tidak ada yang Fiktif, bahkan semuanya sudah selesai dikerjakan dan sudah di audit oleh Instasi dan lembaga terkait, ” Ungkapnya.

LensaHukum.co.id - IMG 20210603 WA0052 - Pemdes Lubang buaya Lakukan Klarifikasi Dan Siap Melaporkan Ke Penegak HukumAdapun isi dari pemberitaan disalah satu media online tersebut, yang menyatakan adanya dugaan penyimpangan Mark Up terkait upah kerja kegiatan pengecoran jalan lingkungan yang bersumber dari Dana Desa tahap II tahun anggaran 2019, namun dari dugaan tersebut tidaklah mencantumkan besarnya nominal anggaran yang dimaksud dan bahkan bukan dari nara sumber yang jelas, sehingga terkesan di pemberitaan tersebut sangatlah tendensius, jelas hal ini sangat menyudutkan dan menjatuhkan kredibilitas saya sebagai kepala desa Lubang Buaya yang pastinya akan berdampak kepada pisikologis baik itu kepada saya pribadi dan juga kepada seluruh perangkat desa karena dari adanya pemberitaan yang telah beredar dan tersebar luas, ” Paparnya.

Lanjutnya, “Jelas saya merasa terganggu, apa lagi ketika pemberitaan tersebut telah beredar di medsos (FB) group setu sehingga banyaknya warga yang menanyakan langsung kepada saya, jujur nama baik saya merasa tercemar karena pemberitaan itu, selain tidak didukung dengan data yang jelas dan tidak adanya siapa nara sumber yang menjelaskan dalam pemberitaan tersebut sehingga terkesan mengada ngada dan hanya untuk menyudutkan saya selaku kepala desa.”

” Dan tidak menutup kemungkinan saya akan melaporkan balik oknum wartawan tersebut ke pihak penegak hukum kerena nama baik saya tercemar akibat pemberitaan tersebut, tetapi saya masih ada itikad baik dan masih menunggu oknum yang telah menaikkan pemberitaan saya agar mengklarifikasi dan meminta maaf langsung kepada saya, ” Ujar, kades lubang buaya.

Terpisah, Sukoco selaku Ketua LPM Desa Lubang Buaya, kepada media menuturkan, ” Awal dikerjakannya semua kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintahan desa Lubang Buaya, saya selaku masyarakat dan juga ketua LPM selalu ikut dalam mengawal dan mengawasi semua kegiatan yang ada di desa saya, jadi saya lebih tahu dan apa yang dikatakan oleh media online tersebut jelas tidaklah mendasar dan terkesan sebelah pihak.

” Karena Saya ini yang mengawal dan saya lah yang terjun langsung di lokasi saat sedang berlangsungnya pelaksanaan kegiatan tersebut, ” imbuhnya.

Lanjut Ketua LPM Desa Lubang Buaya, ” Terkait pemberitaan tersebut saya sangat kecewa atas pemberitaan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan jelas hal ini sangatlah merugikan nama baik kepala desa kami (lubang buaya-red) karena saat pekerjaan saya berada di lokasi, ” Pungkasnya.

Sementara itu, Muhamat selaku Ketua BPD Desa Lubang Buaya kepada media menerangkan bahwa ” Saya pribadi atas nama ketua BPD sangat terkejut dengan adanya pemberitaan dari salah satu media online yang menyebutkan adanya Markup yang dilakukan oleh pemdes Desa Lubang Buaya, selain semua kegiatan pekerjaannya sudah selesai dikerjakan dan dilaksanakan, saya sebagai pengawas desa tentu sangat mengetahui semua pekerjaan tersebut.

Masih menurut Ketua BPD, ” Kegiatan yang dikerjakan juga sudah sesuai dan pengerjaan kegiatan tersebut juga telah mengacu kepada RAB dan semuanya sudah direalisasikan dan  yang pasti dapat dipertanggung jawabkan, ” Cetusnya.

Terkait adanya dugaan mark up upah kerja, lanjutnya, dalam kegiatan tersebut tidak terlepas dari institusi lembaga terkait yang telah melakukan pengawasan dan juga ikut mengontrol langsung di lapangan, jadi saya melihat pemberitaan itu tidaklah benar dan tidak mendasar, ” Terangnya.

Bahkan Dalam pemeriksaan di kegiatan tersebut sudah dilakukan oleh lembaga dan Institusi terkait, Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan tidaklah ditemukan adanya temuan terkait mark up yang disangkakan oleh media tersebut, jadi, ” Pungkasnya.

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210902 131456 WhatsApp - FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

FPII dan AIPBR Mengawal Pemeriksaan Dugaan Korban Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Pengawal Bupati Bogor

  LENSA HUKUM KABUPATEN BOGOR  Lensahukum.co.id Beberapa Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.