Home / Nasional / Kepala Sekolah SMP Se-Tambun Selatan Mengecam Keras Tuduhan Pungli Oleh Oknum Guru Sukajaya 01
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kepala Sekolah SMP Se-Tambun Selatan Mengecam Keras Tuduhan Pungli Oleh Oknum Guru Sukajaya 01

 

LensaHukum.co.id - IMG 20210625 WA0018 - Kepala Sekolah SMP Se-Tambun Selatan Mengecam Keras Tuduhan Pungli Oleh Oknum Guru Sukajaya 01

 

LENSA HUKUM

CIBITUNG  – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Sejumlah orang tua wali murid sangat kecewa dan menyoal adanya pungutan liar pengambilan raport di SDN Sukajaya 01 Kecamatan Cibitung Keluhan para orang tua Walimurid karena dimasa Pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, masih ada pungutan yang membebani orang tua wali murid di SDN (Sekolah Dasar Negeri) Sukajaya 01, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. untuk penggambilan raport anak murid menjelang kenaikan kelas. Padahal biaya operasional dan sampul sudah dibiayai dari dana BOS, Kamis (24/06/2021).

“ Semua orangtua Wali Murid merasa sangat kecewa karena menggambil raport harus pake uang. Meski hanya sebesar Rp 50 ribu yang sangat mengecewakan para orangtua wali murid. Karena Pemerintah sudah membiayai dan menggratiskan biaya Sekolah Dasar Negeri, semua biaya operasional sudah ditanggung oleh Pemeintah melalui Dana BOS, ” Tutur Orangtua Wali murid, Kamis (24/06/2021).

Keluhan orang tua wali murid dimasa yang sulit ini tentunnya terbebani dimasa pandemi Covid-19, karena perekonomian masyarakat menenggah kebawah sangat sulit untuk mencari uang, dikarenakan menggikuti anjuran Pemeritah yaitu, di rumah saja dan sekalipun keluar harus mengikuti Protokol Kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tanggan dengan sabun, dimasa pandemi Covid-19 ini, sulitnya perekonomian masyarakat ditambah dengan putra-putri nya yang menjelang kenaikan kelas harus terbebani dan merogoh uang untuk penggambilan raport oleh pihak sekolah yang sangat cukup mahal, Tambahnya.

Terkait keluhan orang tua wali murid, Awak media mencoba menghubungi Ibu Elin sebagai guru penggajar di SDN Sukajaya 01, melalui Via Whatsapp nya untuk menannyakan tentang pungutan uang penggambilan raport senilai Rp 50 ribu untuk sampul raport RP 100 ribu untuk satu murid, ia menjelaskan saya tidak memaksa, itu bagi yang mampuh aja terkait peggambilan raport, ” Kata, Bu Elin.

Menurut Elin seorang Guru SDN Sukajaya 01 menjawab konfirmasi para awak media mengatakan, kalau itu pa, semua sekolah juga seperti itu coba dah tanya jangan di SDN ini aja yang bapa tanya di SDN, SMP, juga kaya gituh, itu uang kebijakan saya untuk menginput data anak-anak sekolah. Kalau ada data-data yang salah harus diulang lagi wajar kan pa, kalau ngasih kebijakan, bahkan ada orang tua juga ngasih kado, Ucap Elin.

Indra Pardede Sekjen LSM-KAMPAK-RI ( Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia) angkat bicara mengatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, harus mendengar keluhan masyarakatnya. Warga Kabupaten Bekasi Khususnya orang tua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) mengeluhkan pungutan liar yang dilakukan para oknum guru yang nakal di Kabupaten Bekasi .

Dalam hal ini, Pemerintah telah melarang adanya pungutan di Sekolah Dasar yang dibebankan kepada anak didik dan kepada orangtua Wali murid. Namun para guru tetap melakukan pungutan yang dibebankan kepada anak didiknya.

Adapun Tindakan pungutan uang tersebut diduga kuat  telah melanggar UU.No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan melanggar Peraturan Pemerintah No.28 tahun 1990 tentang pendidikan Dasar serta melanggar Permendikbud nomor 44 tahun 2012 dalam pasal 9 ayat 1 menyebutkan satuan Pendidikan dasar yang diselenggarakan Pemerinta atau Pemerintah Daerah dilarang memungut biaya untuk pendidikan, ” Tegas, indra.

Indra Menambahkan saya Berharap kepada Bupati Bekasi, supaya mendengar keluhan para orangtua walimurid SDN di Kabupaten Bekasi. Dan Bupati Bekasi dapat bertindak tegas kepada para kepala sekolah dan guru-guru yang nakal, yang berani melanggar Undang-Undang dan peraturan yang telah ditentukan oleh pemerintah, ” Pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan awak media sedang berupaya meminta keterangan ke pihak kepala Sekolah.

Saat di kompirmasi  beberapa kepala sekolah SMP  di tambun Selatan  tidak ada memugut biaya rapot  dan semuh di gartiskan  ,  dari tuduhan oknum  Guru SDN  Sukajaya  01  itu tidak benar  ” bahwasanya semuh sekolah SD   maupun SMP sama memuggut biaya rapot  . Kami sangat  menyayangkan atas ucapan oknum guru tersebut  , dan apakah dia tau kami memugut ” jagan asal bicara  dan belom ada pembagian rapor bahkan rapor juga blom dibagi diundur pembagiannya karena Covid sampul rapor gratis, ” Ucap, beberapa kepsek tambun selatan dan salah satu ketua rayon SMP Tamsel membirakan edaran dari Dinas pendidikan yakni Pemeritahan kabupaten Bekasi Dinas pendidikan  pada taggal 25 juni 2021 telah  memberikan edaran kepada sekolah SMP prihal, pembagian Rapot, ijazah dan dokumen  lain semester genap tahun 2021.

Sehubungan degan berakhirnya kegiatan belajar mengajar tahun 2020/2021 Dan menigkatnya kasus Covid 19 di wilayah kabupaten bekasi  maka.degan ini di sampaikan   hal – hal yang berkenan dengan  pembagian rapot akhir  semester genap jenjang SMP sebagai berikut.

1. Pembagian Rapot, ijazah dan Dokumen  lainya tidak menghadirkan orang ataupun siswa ke sekolah.

2. Rapot semester genap yang di berikan  adalah Rapot Digital  dalam bentuk fail pdf.yang dapat di kirimkan  melalui aplikasi whatsap ataupun lainya.

3.rapot yang sudah di cetak di berikan hingga waktu yang memugkinkan siswa siswa datang ke sekolah

4.untuk pengabilan rapot  ijazah , dan dokument lainya tidak  membebani biaya kepada peserta didik. Dr.H. Carwinda, M.SI.

 

 

 

 

( RUDI / MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211006 204818 WhatsApp - Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

  LENSA HUKUM KABUPATEN BENER MERIAH Lensahukum.co.id Wakapolres Bener Meriah Kompol Risnan Aldino, S.I.K beserta …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.