Home / Nasional / Ibu Hamil Keluhkan Jalan Huta Baginda Menuju Kantor Puskesmas Tarutung Rusak Parah
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Ibu Hamil Keluhkan Jalan Huta Baginda Menuju Kantor Puskesmas Tarutung Rusak Parah

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210707 234426 WhatsApp - Ibu Hamil Keluhkan Jalan Huta Baginda Menuju Kantor Puskesmas Tarutung Rusak Parah

LENSA HUKUM

TARUTUNG – TAPANULI UTARA

Lensahukum.co.id

Jalan merupakan sarana yang wajib dipelihara dan merupakan tanggung jawab Pemerintah, rakyat diwajibkan membayar pajak kendaraan, pajak bumi dan bangunan dan masih banyak lagi beban masyarakat.

Pasalnya, Mengenai pembayaran pajak, namun sangat disesali uang – uang kutipan tersebut sepertinya belum dipergunakan sebagaimana mestinya untuk pembangunan.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210707 234412 WhatsApp - Ibu Hamil Keluhkan Jalan Huta Baginda Menuju Kantor Puskesmas Tarutung Rusak ParahHal ini Dapat dilihat seperti jalan Hutabaginda Kelurahan Hutatoruan VII Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara yang rusak parah dan sangat membahayakan pengguna jalan.

Warga setempat Melpa Tobing, keluhkan jalan rusak, ia mengungkapkan dirinya sangat tersiksa ketika melintasi jalan Hutabaginda menuju Kantor Puskesmas juga menuju Kantor Camat Tarutung.
” Aku dalam kondisi hamil bang, tapi jalanya rusak parah dan berlubang besar, sakit sekali perut ini terhentak karena jalan tersebut rusak parah.

Lanjutan, Maunya Pemerintah jangan tutup mata atas masalah ini, Keluh Melpa kepada Wartawan yang hamil 8 bulan saat periksakan kesehatanya ke Puskesmas tarutung.

Ditambahkanya, kalau jalan cepat diperbaiki pasti pengendara akan merasa nyaman, kendaraan pun tidak rusak, diharapkan kepada Pemkab Tapanuli Utara untuk perhatian serius terhadap masalah ini.
“Janganlah sampai kami ibu – ibu yang dalam kondisi hamil ini menjalani persalinan di jalan yang rusak dan berlubang, ” Ungkapnya.

Jalan Hutabaginda menuju Saitnihuta saat ini kondisinya sangat memprihatikan tak obahnya seperti lobang perangkat perenggut nyawa manusia, Kadis PUPR dikonfirmasi tidak pernah berada di kantornya.

Beberapa wartawan bersama LSM menyelusuri antar kampung Hutabaginda menuju Desa Saitnihuta sehingga merasa terkejut melihat kondisi jalan tersebut tak layak lagi dilalui kendaraan akibat tidak pernah disentuh Dinas PUPR Taput.

Hal sama diungkapkan pengendara yang sedang melintasi jalan itu dan ia harus extra hati – hati apalagi di tikungan jelang simpang masuk yang jalanya berkelok sempit dikawatirkan jatuh ke lobang drainase.

Menanggapi kondisi jalan tersebut, LSM lembaga pemantauan pengawasan pembangunan Sumatera Utara (LP3SU) Sahala Saragi menyesalkan ketidak pedulian Dinas PUPR terkesan kesampingkan jalan Hutabaginda di tengah kota Tarutung.

Pantauan kami, saat ini marak perbaikan jalan di Kampungnya Bupati, lalu kenapa di saat pemerintahan Nikson jalan ini tidak pernah diperhatikan Pemkab? Padahal Kantor Camat Tarutung juga Kantor Puskesmas berada di lintasan jalan ini.

Camat Tarutung Renhat Tobing menjabat 3 tahun terkesan tidak peduli dengan kondisi jalan tersebut pada hal sudah sangat parah di saat musim hujan tergenang, ditumbuhi semak belukar, drainase tersumbat akibat sampah yang menumpuk, kesal warga.

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211006 204818 WhatsApp - Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

Akibat Narkoba Puluhan Orang Meninggal Dunia

  LENSA HUKUM KABUPATEN BENER MERIAH Lensahukum.co.id Wakapolres Bener Meriah Kompol Risnan Aldino, S.I.K beserta …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.