Home / Nasional / Pemeriksaan Saksi UNRAS Damai Wartawan Yang Berakhir Dengan Pengeroyokan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pemeriksaan Saksi UNRAS Damai Wartawan Yang Berakhir Dengan Pengeroyokan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210908 204959 WhatsApp - Pemeriksaan Saksi UNRAS Damai Wartawan Yang Berakhir Dengan Pengeroyokan

 

LENSA HUKUM

KABUPATEN BOGOR

Lensahukum.co.id

Jadwal Pemanggilan para saksi korban dugaan pengeroyokan terhadap sabar aman marpaung akhirnya jadi diperiksa (Senin,6/9/2021).

Pasalnya, sudah sekian bulan hal ini tertunda dikarenakan faktor pandemi,yang mana pelapor dan penyidik sama sama mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani isoman akibat terpapar covid 19.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210908 204928 WhatsApp - Pemeriksaan Saksi UNRAS Damai Wartawan Yang Berakhir Dengan PengeroyokanSaat hendak meninggalkan ruangan penyidik kuasa hukum AIPBR sekaligus pengacara Korban dan saksi, Julianta sambiring SH,SE Mengatakan,

Bahwa diakhir keterangan saksi tadi kami menyampaikan begini kepada penyidik,akibat dari ucapan statement bupati bogor Ade yasin yang mengatakan ada wartawan Bodrex Dan wartawan asli Oleh sebab itu kehadiran dari saudara pelaku dilokasi yang kita laporkan ada dugaan penting,apakah mereka itu sebagai suruhan dari bupati atau memang ada perintah dari orang-orangnya Bupati, oleh karena itu kami berharap agar kiranya bupati Ade Yasin untuk bisa dihadirkan diruang penyidik guna klarifikasi persoalan ini, ” Tegasnya.

Dilokasi,Baron Alvonso selaku okk FPII korwil kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua AIPBR meminta kepada penyidik yang menangani pemukulan terhadap Sabar aman Marpaung saat orasi damai di pintu gerbang DPRD kabupaten Bogor terkait steatmen bupati Ade Yasin,(21/6/2021), dikecamatan klapanunggal.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210908 204946 WhatsApp - Pemeriksaan Saksi UNRAS Damai Wartawan Yang Berakhir Dengan PengeroyokanBaron berharap proses hukumnya segera di lanjutkan oleh pihak kepolisian secara profesional untuk penyidikan dan penyelidikan supaya pelaku yang menganiyaya korban segera ditangkap dan diadili secepatnya biar hal itu ada efek jera dan tidak berbuat seenaknya saja menghakimi wartawan di depan umum.imbuhnya,

Selain itu Baron menyayangkan penganiyaan yang terjadi di halaman kantor bupati itu terkesan ada pembiaran dan kurangnya pengamanan yang dilakukan.Baron meminta agar pihak polres kab Bogor bertindak cepat dan tidak mengulur-ngulur waktu agar semuanya bisa terbuka secara terang benderang tentang amanat UU No.14 tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik (KIP) lanjutnya,

Dia meminta kepada polres Kabupaten Bogor, agar polisi tidak pandang bulu untuk menegakkan hukum di bumi tegar beriman ini supaya hukum dijadikan panglima dalam pelaksanaannya, yang kita pastikan bersama adalah,hukum itu harus tajam kebawah dan hukum bisa tajam keatas agar terciptanya sebuah keadilan dimasyarakat secara menyeluruh apakah dia orang kecil atau orang besar kami ngak peduli sekalipun besok langit akan runtuh hukum tetap harus ditegakkan, ” Pungkasnya.

 

 

 

( DANU UMBARA )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210831 125050 WhatsApp - Bidkum Polda Aceh Gelar penyuluhan hukum di Polres Bener Meriah

Bidkum Polda Aceh Gelar penyuluhan hukum di Polres Bener Meriah

    LENSA HUKUM KABUPATEN BENER MERIAH Lensahukum.co.id Puluhan personil Polres Bener Meriah mengikuti kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.