Home / Nasional / Kepala Sekolah SMPN 4 Tarutung Tapanuli Utara, Bohongi Wartawan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Kepala Sekolah SMPN 4 Tarutung Tapanuli Utara, Bohongi Wartawan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211219 214353 WhatsApp - Kepala Sekolah SMPN 4 Tarutung Tapanuli Utara, Bohongi Wartawan

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA

Lensahukum.co.id

SMPN 4 Tarutung yang terletak di jalan pemuda ujung kawasan Simaungmaung Dolok kini kembali mendapat sorotan dari sejumlah LSM – Media.

Pasalnya, sekolah tersebut hingga kini dipimpin Riamin Sinaga, fasilitas sekolah SMPN 4, sudah banyak yang hancur.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211219 214406 WhatsApp - Kepala Sekolah SMPN 4 Tarutung Tapanuli Utara, Bohongi WartawanHal tersebut menjadi pertanyaan bagi orang tua siswa terutama warga disekitarnya, herannya kenapa sampai sekarang ruang kelas pada rusak..?, Apakah ada dugaan unsur sengaja ditelantarkan supaya mendapat dana perawatan setiap tahunnya, dengan demikian pihak instansi diduga terkait kecipratan rejeki siluman, ” Kata, LP3SU.

Sesuai pemantauan wartawan kerusakan ruang sekolah itu sudah berlangsung lama dan berharap agar segera diperbaiki sebagaimana fungsinya.

Lanjutan, Kita perhatikan selama ini kerusakan fasilitas sekolah karena ketidak pedulian Kepala Sekolah bila tak cepat diperbaiki kita kawatir nantinya akan semakin rusak, jadi kami orang tua siswa berharap supaya secepatnya diperbaiki, pinta orang tua didik, ” Ucap, Sahala.

Sementara itu Kepala Sekolah Riamin Sinaga ketika dikonfirmasi menyangkut fasilitas dan kumuhnya sekolah mengaku, saya bukan Kepsek, Kepseknya sudah pulang, ” Ucapnya, angkuhnya sambil berlalu meninggalkan wartawan saat dijumpai di sekolah SMPN 4 Tarutung.

Pantauan Media Lensa Hukum, pintu ruang kelas dan ventilasi juga plafon bahkan mobiler rusak berat, lantai keramik retak – retak tembok penahan tanah sekolah ambalas begitu juga fasilitas lainya.

Saat ini adanya pembangunan pagar sekolah dari Dinas Pendidikan terlihat janggal yang rusak bukanya di perbaiki malah pemagaran bangunan baru yang dilakukan, Kepsek pun kurang pedulikan proyek yang dilaksanakan Dinas Pendidikan, Sabtu (18/12/2021).

Dalam hal ini disebut – sebuah proyek ini dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional bernilai sebesar Rp 59.909.000 pelaksana CV Bakti, Kondisi bangunan fisiknya terkesan asal jadi hal itu dapat dibuktikan fundasi pagar itu tidak di keruk dan tidak ditanam.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211219 214418 WhatsApp - Kepala Sekolah SMPN 4 Tarutung Tapanuli Utara, Bohongi WartawanHanya di tempelkan pada lantai tembok penahan tanah dan pada saluran darainase yang ada begitu juga pembesianya diragukan apakah pake besi tulangan..? curiga lembaga Pemantauan Pengawasan Pembangunan Sumatera Utara.

 

Pernyataan Kepsek itu tentu sangat patut dipertanyakan karena sengaja membohongi wartawan dan publik diminta kepada instansi penegak hukum supaya turun kelokasi untuk melakukan pengecekan dalam hal ini, ” Ucap, Sahala Saragih.

Terkait kondisi fisik bangunan itu juga Kondisi fasilitas sekolah, Sahala Saragi pertanyakan penggunaan dana BOS di SMPN 4 Tarutung, sebelumnya masalah ini sudah dilaporkan ke Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit.

 

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20220111 135850 SHAREit 310x165 - Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Musim penghujan tahun memberikan banyak PR ekstra bagi seluruh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.