Home / Nasional / Proyek Lapen Di Tapanuli Utara Diduga Bermasalah Banyak Penyimpangan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Proyek Lapen Di Tapanuli Utara Diduga Bermasalah Banyak Penyimpangan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211221 044731 WhatsApp - Proyek Lapen Di Tapanuli Utara Diduga Bermasalah Banyak Penyimpangan

 

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA 

Lensahukum.co.id

Masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara meminta kepada kontraktor selaku pelaksana proyek pembangunan aspal lapen di 15 Kecamatan dalam mengerjakan jangan asal – asalan saja yang diberikan Dinas PUPR oleh Kadis Dalan Simajuntak.

Pasalnya, hal itu ditegaskan Lembaga pemantauan pengawasan pembangunan Sumatera Utara (LP3SU) Sahala Saragi kepada Lensa hukum saat bersamaan ke berbagai lokasi di pedesaan menginvestigasi proyek lapen yang tidak diawasi PUPR saat pengerjaanya.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211221 044718 WhatsApp - Proyek Lapen Di Tapanuli Utara Diduga Bermasalah Banyak PenyimpanganDitemukan proyek rekonstruksi jalan lumbanjulu-lumbansiregar-lumbaninaina Kecamatan Pagaran dengan jumlah dana Rp 149.125.000 sumber dana PEN 2021 oleh perusahaan CV Bram Mandiri Perdana, volume lapen sepanjang 350m X 2,5 m.

Saat dikunjungi team, aspal sepanjang pinggiran sudah pecah berserak digerus air hujan akibat tidak adanya saluran drainase, lapisan terlihat tipis diduga tidak sesuai bestek dan ukuran panjang lebar bahkan spesifikasi aspal juga jumlah drum aspal yang dipakai diragukan, Senin (20/12/2021).

Ironisnya proyek pengaspalan di Kecamatan Sipahutar, Kecamatan Siatas Barita dan Kecamatan Siborongborong bahkan di Kecamatan lainya lapen tersebut sampai saat ini tidak diketahui dari mana sumber dananya dan siapa penanggung jawabnya.

Apalagi pengawas juga pimpronya siapa karena kesemuanya itu sengaja kontraktor Diduga tidak memasang Plang Proyek sesuai dengan ketentuan peraturan Presiden. Demi menutupi informasi untuk mengelabui control yang bekerjasama dengan PUPR.

Dalam perbincangan di warkop, warga menyebut mungkin itu proyek Pemulihan Ekonomi Nasional yang dikuasai dan dikerjakan oleh orang dekat Bupati, dikawatirkan tidak akan dapat bertahan lama karena dikerjakan tidak profesional asal jadi saja, keluh ibu – ibu.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211221 044705 WhatsApp - Proyek Lapen Di Tapanuli Utara Diduga Bermasalah Banyak PenyimpanganMaka untuk itulah Sahala Saragi dalam mewakili warga tentunya sangat aspiratif terhadap keluhan masyarakat Taput akibat korban ketidak becusan kontraktor nakal dalam mengerjakan proyeknya asal jadi.

Sehingga dapat merugikan Negara akibat kurangnya kwalitas lapen yang dilaksanakan para pemborong siluman bahkan diduga diduga bermasalah sarat penyimpangan terbukti sudah rusak padahal baru siap dikerjakan.

Sahala pun menghimbau sekaligus meminta tegas kepada semua rekanan yang mengerjakan proyek di Taput baik itu anggaran APBD, PEN, Dana Desa dan Dana Kelurahan agar meningkatkan kualitas proyek demi rakyat.

Sehingga penyaluran uang Negara tidak sia – sia juga instansi terkait harus aktif mengawasi, tegas dan berani menegur kontraktor, sampai berita ini ditayang Kadis PUPR juga PPK dan pengawas Sulit ditemui dilapangan dan di kantornya.

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20220111 135850 SHAREit 310x165 - Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Musim penghujan tahun memberikan banyak PR ekstra bagi seluruh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.