Home / Nasional / Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa Pengawasan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa Pengawasan

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211224 190036 WhatsApp - Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa Pengawasan

LENSA HUKUM

TAPANULI UTARA – SUMATERA UTARA

Lensahukum.co.id

Hingga kini pekerjaan pembangunan jalan lingkungan komplek asih permata yang berada di Kelurahan Hutatoruan VII sumber dana PAPBD tahun 2021 jumlah biaya Rp 94.875.300 nama perusahaan CV Agung Bhakti belum begitu maksimal.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211224 190013 WhatsApp - Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa PengawasanPasalnya pihak kontraktor dilapangan hanya melakukan pekerjaan setengah hati saja dan kerjanya sesuka hati serta tidak memasang plang proyek sehingga menjadi pertanyaan publik, wartawan dan LSM.

Pantauan reporter dilapangan kalau kita lihat pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor saat ini menjadi tanda tanya terutama menyangkut pekerjaan Dinas Perumahan rakyat kawasan permukiman Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (23/12/2021).

Kemudian pula proyek rehabilitasi tugu di taman besaran Rp 66.359.999 sumber dana PAPBD oleh CV Tukka Oke Wakil direktur Davit Simbolon terpantau dilokasi hanya dikerjakan 3 orang pekerja yang satunya mengoles plesteran dinding patung kacang.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211224 190053 WhatsApp - Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa Pengawasan

Di lokasi Kantor Bupati adanya proyek rehabilitasi lampu neon box dana Rp 185.340.000 sumber PAPBD perusahaan PT Tio Anugerah Stepanus, Direktur Jefri Pasaribu diduga tidak sesuai spesifikasi.

Dilokasi tanggul Aek Sigeaon dilanjutkan proyek lampu penerangan kota sebesar Rp 1.129.040.636.74 sumber dana Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 oleh perusahaan CV Biro Tehnik Pembangunan pelaksana Hara Dominggo Purba tanggal selesai (29/12/2021).

Disinyalir proyek ini tidak akan siap tepat waktu mepet, spesifikasi diduga lari dari RAB dan kedalaman galian kabel dipertanyakan berikut pembesianya asal jadi saja, saat dikonfirmasi rekananya gak mau respon.
Pembangunan MCK menara lonceng PAPBD jumlah Rp 71.121.350 oleh CV Roganda, saat ditanya pemilik CV ini, ngaku nggak tahu menahu perusahaan saya dipakai untuk proyek Dinas Perkim dan kesemuanya proyek ini berada di Kecamatan Tarutung.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211224 190137 WhatsApp - Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa PengawasanDi Kecamatan Siatas Barita proyek penataan kantor Dinas Kesehatan pekerjaan paving blok tanpa membongkar bekas Paving blok sebelumnya bakalan cepat rusak bergerak oleh CV Hartap pelaksana Asima Pandiangan Rp 168.930.000 sumber dana PAPBD.

Pembangunan jalan lingkungan Desa Sitompul di rabat beton padahal aspal lapen masih kokoh, menurut LP3SU harusnya lapen inilah ditingkatkan menjadi hotmix ini malah kemunduran Taput.

Dikerjakan CV Sumber Rejeki Direktur Timbul Tobing sebesar Rp 193.180.000 PAPBD dimungkinkan tak akan siap tepat waktu tanggal 29/12, team temukan proyek ini sudah rusak ditempeli kayak salonpas.

Pada Kecamatan Siborongborong pembangunan kantor upt Dinas perhubungan dari PAPBD biaya Rp 186.158.500 kontraktor CV Roganda, kantor ini bekas kebakaran janggalnya kog Dinas Perkim yang membangun..? tanya LSM.

LensaHukum.co.id - Screenshot 20211224 190152 WhatsApp - Pengerjaan Proyek Dinas Perkim Diduga Tanpa PengawasanDi Kecamatan Pagaran pembangunan Tembok penahan tanah pada SD Parhoboan sebesar Rp 189.750.000 PABPD oleh CV Rotua pelaksana Raja Hutasoit, TPT di SD Sipultak Rp.189.975.000 CV Felicia Risma Pandiangan.

Kedua proyek ini bakalan tidak siap tepat waktu tanggal 29/12 menggunakan batu merah tidak berkualitas tanpa pembesian dan jenis semen nya diragukan bahkan pundasinya serta vulume lainya.

Berdasarkan keterangan masyarakat saat ditemui media ini, bahwa kontraktor yang mengerjakan proyek ini tidak pernah terlihat dilokasi begitu juga PPK dan pengawas dari Dinas Perkim pada hal anggaran ya cukup lumayan besar.

Lembaga Pemantauan Pengawasan Pembangunan Sumatera, Sahala Saragi dengan lantang mengatakan dalam waktu dekat akan laporkan ke KPK apabila ditemukan penyimpangan pada proyek ini.

Selama reporter menelusuri semua proyek Dinas Perkim tidak pernah bertemu dilokasi dengan pengawas juga PPK, dikawatirkan pelaksanaan tersebut asal jadi bakalan tidak bertahan lama.

Sementara Kadis, Kabid juga PPK dan pengawas tidak pernah bersedia untuk dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek dilapangan tidak adanya pengawasan dari Dinas Perkim.

 

 

 

( ALAIN DELON )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20220120 WA0029 310x165 - Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Sekolah tempat mencari ilmu anak anak dari itu sekolah …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.