Home / Nasional / Diduga Kurangnya Pengawasan Dinas Terkait SOP Pasar Induk Jadi Macet Dan Kumuh
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Diduga Kurangnya Pengawasan Dinas Terkait SOP Pasar Induk Jadi Macet Dan Kumuh

 

LensaHukum.co.id - IMG 20220105 WA0027 - Diduga Kurangnya Pengawasan Dinas Terkait SOP Pasar Induk Jadi Macet Dan Kumuh

 

LENSA HUKUM

CIBITUNG – KABUPATEN BEKASI

Lensahukum.co.id

Kemacetan sering terjadi di depan Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi, karena banyaknya mobil PIC UP, yang parkir di sisi jalan untuk menunggu belanjaan yang di beli di pasar induk.

LensaHukum.co.id - IMG 20220105 WA0026 - Diduga Kurangnya Pengawasan Dinas Terkait SOP Pasar Induk Jadi Macet Dan KumuhPasalnya, Selain Mobil PIC UP yang parkir di pinggir jalan banyak juga pedagang kaki lima yang berada di atas jalan trotoar yang harus nya di gunakan untuk para pengguna jalan, Rabu (05/01/2022).

Hal ini sudah sangat merugikan masyarakat pengguna jalan yang melintas di depan pasar induk Cibitung, karena selalu terjadi kemacetan yang sangat panjang di karenakan banyaknya Mobil PIC UP yang parkir di tepi jalan.

JM Hendro ketua LSM Penjara Indonesia kabupaten Bekasi mengatakan selaku pengguna jalan yang setiap hari melintas di depan jalan mengatakan, Harusnya pengelolaan pasar menyediakan parkiran untuk masyarakat yang belanja membawa mobil, bukannya malah parkir di bahu jalan sampai jalan raya di gunakan parkir seperti ini,” ucap Hendro liat saja. Depan pasar induk semeraut parkir liar belum lagi pak ogah motong puteran dari pasar induk sampai RSUD dan pom pemotogan puteran parkir pak ogah belum lagi di metlen tambun ” bagaimana bisa jalan mobil dan motor baru Hitungan menit dipotong oleh pak ogah saya pengguna jalan sangat kesal karena setiap lewat jalan pasar induk ini pasti macet sampai Berjam jam karena banyak pemotongan parkir puteran – puteran di buka oleh pak ogah di depan pasar induk kita punya hak pengguna jalan bayar pajak ingin kenyamanan di jalan dan lancar, ” Tuturnya.

Di duga hal ini kurangnya, pengawasan dan pelaksanaan nya tentunya degan PKS yang sudah di sepakati di antaranya jumlah terang kios yang ada, tentang SOP kerja apakah sesuai ” sistemnya palsial , kemudian hari ini macet yang sangat parah harusnya itu di siasati yakni dinas terkait atau pemagku terkait harus prepentif atau isentitas dalam pengawasnya kumuh dan macet apakah pemilihan dari situ dalam PKS, pihak pengembang tau pihak ke tiga jangan semaunya Pikirkan indikator dari kemacetan, kebersihnya, Rabu rambu gak ada pasar di perbaiki akibatnya macet Diduga dinas terkait tutup mata, ” Pungkasnya.

 

 

 

 

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20220111 135850 SHAREit 310x165 - Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

Tanggapi Keluhan Warga Lurah Chairul Anwar, S.STP.M.Si, Turunkan Alat Berat

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Musim penghujan tahun memberikan banyak PR ekstra bagi seluruh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.