Home / Nasional / Data Polri Lebih Dari 16 Ribu TPS Masuk Kategori Sangat Rawan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Data Polri Lebih Dari 16 Ribu TPS Masuk Kategori Sangat Rawan

LensaHukum.co.id - IMG 20190416 WA0043 - Data Polri Lebih Dari 16 Ribu TPS Masuk Kategori Sangat Rawan

Lensahukum.co.id

Jakarta
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan,pihaknya telah menetapkan tiga kriteria Tempat Pemungutan Suara (TPS),yakni aman,rawan,dan sangat rawan. Hal ini demi menentukan langkah pengamanan di TPS tersebut.

“TPS yang masuk kriteria kurang rawan jumlahnya diseluruh wilayah Indonesia ada 733.204 TPS. Kemudian TPS yang rawan diseluruh Indonesia ada 59.509 TPS,sedangkan TPS yang sangat rawan ada 16.708 TPS, ” Ujar Dedi di Mabes Polri,Selasa 16 April 2019.

Menurut Dedi,ada sejumlah alasan mengapa suatu TPS dikategorikan sebagai TPS dengan klasifikasi sangat rawan. Salah satunya ialah TPS tersebut berada diwilayah , dengan sejarah pernah terjadi konflik sosial.

“Kriteria TPS yang sangat rawan,antara lain bahwa dari sisi geografis jauh, sulit ditempuh. Lalu didaerah tersebut memiliki sejarah pernah terjadi konflik sosial,seperti serangan KKB dan lainnya, ” jelasnya.

Selain itu,lanjut Dedi,klasifikasi TPS dengan kategori sangat rawan, ialah daerah yang berbatasan dengan wilayah yang memiliki sengketa. TPS dengan basis masa yang memiliki militansi tinggi terhadap salah satu paslon juga termasuk kategori TPS sangat rawan.

” TPS yang memiliki tingkat heterogen yang cukup tinggi dan TPS tersebut tempatnya pada masa yang memiliki tingkat militansi terhadap Paslon. Itu juga masuk dalam kriteria TPS yang sangat rawan, ” Tuturnya.

Untuk pola pengamanan nya,sambung Dedi,untuk TPS yang termasuk kategori aman akan dijaga oleh satu personil Polri,dibantu tiga petugas linmas. Sementara TPS dengan kategori rawan akan dijaga dua anggota polri dibantu tiga sampai empat anggota linmas.

“Untuk daerah yang sangat rawan,tiga polisi mengamankan satu TPS,kemudian Linmas nya ada 10, ” paparnya.

Sebelumnya,Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan,pihaknya telah mengklasifikasikan TPS menjadi tiga jenis. Hal ini demi memudahkan polri menentukan langkah pengamanannya.

“Jadi kita seperti biasa, membagi TPS ada yang kategori aman,rawan dan sangat rawan, ” Ujar Tito dikantor Menkopolhukam,Senin 15 April 2019.

( KHANZA ) 

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20220120 WA0029 310x165 - Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Sekolah tempat mencari ilmu anak anak dari itu sekolah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.