Home / Nasional / Tanaman Padi di Tegal Terserang Hama Sundep
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Tanaman Padi di Tegal Terserang Hama Sundep

LensaHukum.co.id - Tanaman Padi Terserang Sundep - Tanaman Padi di Tegal Terserang Hama Sundep

Lensahukum.co.id

Kab.Tegal – Jawa Tengah

Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itu gambaran yang tepat ditujukan bagi petani padi. Betapa tidak,harga gabah petani yang sekarang sedang jatuh,kini ditambah lagi tanaman padi mereka di musim tanam ke-2 terserang hama penggerek batang atau sundep.
Salah seorang petani di Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Jawa Tengah,Darso,menuturkan bahwa tanaman padinya terserang sundep setelah dilakukan pemupukan yang pertama saat padi berumur 20 hari. “ 3 hari setelah pemupukan bukannya tanaman padi menghijau tapi justru daunnya menguning dan kering,

“ Ungkap Darso,Minggu (5/5/2019).
Untuk menangani hal ini,upaya yang dilakukan Darso,selain penyemprotan obat ke tanaman padi, juga mengurangi genangan air pada lahan sawahnya.
Sementara itu, terkait adanya serangan hama sundep,Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ).

Kecamatan Pagerbarang wilayah binaan Desa Randusari,Retno Amin.S,ketika dihubungi awak media Lensa Hukum melaui aplikasi whatsapp, ia mengungkapkan,hal itu karena saat sebar benih sudah terkena sundep pada stadium larva 1.

Selain itu,kata Retno Amin, saat penyebaran benih petani kurang memperhatikan masa penerbangan/perkembangbiakan hama penggerek batang padi ini. Terkait hal ini,PPL sudah menginventarisir serangan hama penggerek batang padi distadium vegetatif yang sering disebut sundep.
Karena itu,rekomendasi dari PPL,lanjut Amin, di awal penyebaran benih petani,memerhatikan masa penerbangan kupu penggerek batang padi dihitung mundur 7-10 hari setelah masa penerbangan kupu baru bisa sebar benih.

Selain itu, pengendalian hama jenis ini dengan pengembangan musuh alami yaitu thricograma sp dan bisa juga secara kimiawi menggunakan insektisida yang berbahan aktif bisultap, dimehipo,karbofuran.
Retno Amin berharap, petani tetap melakukan pengamatan terhadap tanaman padi setelah pengendalian. Pengendalian dilakukan dengan kaedah 4 T (Tepat waktu, Tepat dosis, Tepat cara,Tepat Sasaran) dan dengan melihat ambang batas ekonomi yaitu 10% .
“Untuk antisipasi terhadap serangan hama Sundep,PPL melakukan penyuluhan serta melaporkan luas serangan secara berkala dan dengan memberikan rekomendasi pengendalian terhadap petani,” Pungkas Retno Amin.

( DAROJAT )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20220120 WA0029 310x165 - Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

Keindahan SMP 3 Tambun Selatan Patut Di Tiru Sekolah lain

  LENSA HUKUM KABUPATEN BEKASI Lensahukum.co.id Sekolah tempat mencari ilmu anak anak dari itu sekolah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.