Home / Internasional / Pelaku Tragedi Truk Maut Perancis Beragama Muslim
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Pelaku Tragedi Truk Maut Perancis Beragama Muslim

LensaHukum.co.id - Tragedi Paris - Pelaku Tragedi Truk Maut Perancis Beragama Muslim

LensaHukum.co.id – Masyarakat muslim Nice kena getahnya, Tragedi truk maut yang menewaskan sedikitnya 84 orang di Kota Nice, Perancis ternyata menimbulkan efek domino terhadap kehidupan masyarakat Muslim di kota tersebut.

Sejak pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas pelaku tragedi truk maut yang terjadi pada hari Bastille tersebut, masyarakat Muslim di Kota Nice langsung menerima efek domino negatif berupa cercaan dari masyarakat non muslim yang tinggal di daerah tersebut.

Pasalnya, setelah diselidiki, pelaku aksi teror truk maut yang menewaskan 84 orang tersebut ternyata beragama Muslim, sehingga masyarakat non muslim yang tinggal di sekitaran tempat kejadian pun akhir nya memberikan reaksi dengan jalan mengucilkan, menghindari, dan juga menginterogasi masyarakat Muslim di Kota Nice.

“Saya sangat yakin, sesaat setelah tragedi terjadi mereka langsung mengajukan tuduhan pada umat Islam sebagai dalang dari kejadian tersebut, lama kelamaan kami menjadi terbiasa dengan tuduhan tersebut, namun kami tak berharap perlakuan lain (yang tidak menyudutkan umat Muslim) dari pemerintah,” ujar Rachid, salah seorang penduduk Muslim di Kota Nice, yang juga dibenarkan oleh teman – teman nya.

Meski pun tidak menuntut pembelaan dari pemerintah, para pemuda Muslin dari Kota Nice ini juga tidak membenarkan aksi yang dilakukan oleh Mohamed Lahouaiej Bouhlel yang menghantamkan truk seberat 19 Ton ke kerumunan masyarakat.

“Apa yang ia lakukan benar – benar sangat buruk. Hanya saja (sayang nya), media, polisi dan kebanyakan masyarakat mengatakan ia mengerjakan perbuatan nya karena ia merupakan seorang Muslim,” timpal Rachid sembari menghentakkan tangannya ke udara.

“Ia (pelaku aksi tragedi truk maut) pasti bukan Muslim yang taat, ia mengerjakan semua perbuatannya karena mempunyai masalah, dia memang melakukan nya, tapi bukan karena ia Muslim,” tambah Rachid menegaskan.

Yusuf, salah seorang teman Rachid, juga menambahkan.

“Apakah Anda tahu, ia (pelaku) sudah berlatih sejak dua hari sebelum mengerjakan aksi serangan? Aku mendengar nya (info ini) dari media berita. Hal ini menggambarkan jika ia memang benar – benar sudah profesional.” Kata Yusuf.

“Namun hal tersebut juga tidak (bisa) membuktikan ia (pelaku) merupakan teroris atau pun salah seorang anggota ISIS,” timpal Yusuf.

Sebelumnya, Mohamed Lahouaiej Bouhlel (31 tahun) yang merupakan seorang mantan supir pribadi dan kurir pengantar tersebut, telah menyewa truk pendingin pada Tanggal 11 Juli, dan kemudian menggunakan nya untuk menabrak kerumunan orang yang sedang merayakan hari Bastille di Kota Nice, Perancis. (Lh/Prayogi).

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20200523 005138 Chrome - Pelajar Berhijab Jadi Terpopuler di SMA New Jersey Amerika

Pelajar Berhijab Jadi Terpopuler di SMA New Jersey Amerika

  LENSA HUKUM NEW JERSEY – AMERIKA SERIKAT New Jersey adalah sebuah negara bagian yang …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi