Home / Politik & Hukum / PENGANTI GERBANG TOL CIKARANG UTAMA SIAP BEROPERASI
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

PENGANTI GERBANG TOL CIKARANG UTAMA SIAP BEROPERASI

LensaHukum.co.id - IMG 20190519 WA0154 - PENGANTI GERBANG TOL CIKARANG UTAMA SIAP BEROPERASI

LENSA HUKUM

CIKAMPEK

Gerbang Tol Cikarang Dua penganti Utama untuk pembayaran tol selama masa angkutan Lebaran 2019 yakni Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama siap beroperasi pada 23 Mei 2019.

“ kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat peninjauan di Tol Cikampek, Cikampek,Jawa Barat,bahwasanya tanggal 23 pukul 00.00 sudah siap neroprasi,” Minggu, 19 Mei Dan Kedua gerbang tol tersebut akan menggantkan fungsi Gerbang Tol Cikarang Utama,di mana Gerbang Tol Cikampek Utama untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara Gerbang Tol Kahuripan Utama untuk tujuan Jawa Barat, dalam hal ini Bandung dan sekitarnya.

“Kita berada di KM 70 ini adalah Cikampek Utama. Ini adalah gerbang pengganti Cikarang Utama di mana Cikarang Utama dibagi dua, sehingga Cikarang Utama tidak berfungsi lagi dan dipindahkan ke sini. Jadi pembayaran mereka dari Jakarta itu di sini. Sedangkan tujuan Bandung di Kalihurip,” kata Menhub Budi Karya Sumadi

Menhub menyebutkan nantinya gardu yang dibangun akan sama dengan Cikarang Utama, yakni 30 gardu,sehingga bisa memperlancar proses pembayaran. “ Jadi praktis sama tapi bergeser. Bisa dibayangkan jumlah layanannya dua kali lipat atau bisa dikatakan dengan pergerakan yang cuma 55 persen,layanannya maksimal dan ini satu arus,” katanya.

Dalam kesempatan sama,Direktur Utama PT Kasa Marga Desi Arryani mengatakan dengan adanya dua gerbang terpisah sesuai tujuan tersebut, kepadatan akan terpecah. “ Di Kalihurip Utama KM 68. Jadi di sini pergerakannya sudah pecah ke Timur lewat Cikampek Utama, yang ke selatan lewat Kalihurip. Tadinya kan Cikarang Utama menahan full traffic dari Jakarta,sekarang sudah dibagi dua,” katanya.

Desi mengatakan progres pengerjaan kedua gerbang tol pengganti itu sudah mencapai 85 persen. “ Nanti yang 15 persen sebetulnya tambahan satelit-satelit. Kalau ini kan utamanya selesai hari ini, nah yang satelitnya untuk menampung pergerakan satu arah,” Ucapnya.

( MARIAM )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20200522 WA0020 - Puluhan Karangan Bunga Nasabah PT.MPIP Menghiasi Komplek Gedung DPR RI

Puluhan Karangan Bunga Nasabah PT.MPIP Menghiasi Komplek Gedung DPR RI

  JAKARTA  LENSA HUKUM Kisruh antara Nasabah PT MPIP yang di Pimpin oleh Raja Sapta …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi