Home / Sosial & Budaya / Memperbanyak Silaturahmi Bisa Mengurangi Potensi Terjadinya Konflik

Memperbanyak Silaturahmi Bisa Mengurangi Potensi Terjadinya Konflik

LensaHukum.co.id - Ketua Umum LDII Abdullah Syam Memberikan Sambutan Pada Silaturahim Syawal 1437 H di Kantor DPP LDII - Memperbanyak Silaturahmi Bisa Mengurangi Potensi Terjadinya Konflik
Ketua Umum LDII Abdullah Syam Memberikan Sambutan Pada Silaturahim Syawal 1437 H di Kantor DPP LDII.

Jakarta, LensaHukum.co.id – Di era globalisasi saat ini, manusia tidak dapat terlepas dari perkembangan dan juga pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Di era ini, terjadi banyak serbuan informasi baik via TIK atau pun melalui hubungan antar sesama manusia.

“Akibat dari keadaan (yang terjadi di era) globalisasi yang dialami para individu, maka akan terjadi perbenturan nilai, antara nilai – nilai yang dianut berasal (dari) nilai budaya lingkungan kehidupan nya dengan nilai yang berasal dari luar diri nya (dari media – media informasi),” sebut ketua DPP LDII, Prasetyo Sunaryo yang diwartakan Sindonews dan dikutip LensaHukum pada Selasa (19/07/16) yang lalu di Patal Senayan, Jakarta.

Menurut Prasetyo, globalisasi yang memiliki sifat keniscayaan pada akhir nya akan menghasilkan resultan akibat benturan nilai budaya berupa timbul nya sikap – sikap baru sebagai dampak manifestasi dan juga perkembangan wawasan masyarakat.

Sikap – sikap baru ini pada dasar nya merupakan upaya adaptasi diri terhadap perkembangan di era globalisasi saat ini.

Sayang nya, disamping memberi banyak manfaat, hal tersebut tampak nya juga akan menimbulkan berbagai macam persoalan baru, seperti salah satu nya adalah peningkatan angka kemiskinan di tingkat global.

Menyikapi kondisi tersebut, DPP LDII sengaja mengambil tema Membangun Rasa Persahabatan di Era Globalisasi dalam kegiatan silaturahmi tersebut. Acara ini sengaja ditujukan untuk meningkatkan lagi nilai – nilai persahabatan antar manusia dengan jalan pengintensitifikasi kegiatan silaturahim.

Dalam hal ini masyarakat modern yang saat ini sudah tidak begitu peduli dengan kegiatan – kegiatan silaturahim secara langsung dan lebih memilih memanfaatkan media komunikasi modern dihimbau untuk kembali menggalakkan kebiasaan silaturahim ke sesama.

Disamping apat meningkatkan nilai – nilai persahabatan antar manusia yang saat ini sudah tampak luntur, silaturahmi juga dapat digunakan sebagai upaya untuk mengurangi dan mencegah terjadi nya konflik sembari membangun kebersamaan dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Abdullah Syam yang merupakan Ketua Umum DPP LDII turut menyatakan bahwa dengan silaturahim akan terjalin hubungan ta’aruf atau pun saling mengenal dan juga tafahum atau pun rasa saling memahami antar sesama.

“dengan kita (jalankan) silaturahim Syawal ini, kita (ber) ada (dan menuju) ke arah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa (kita) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 ini,” Sebut Abdulla.

Dalam acara silaturahmi tersebut, turut hadir beberapa duta besar luar negeri untuk Republik Indonesia, seperti duta besar Singapura, Norwegia, USA, dan Inggris.

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20190818 WA0132 310x165 - Gowes Merdeka Astra TNI - Polri

Gowes Merdeka Astra TNI – Polri

  LENSA HUKUM TANGERANG SELATAN Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia,PT Astra International …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *