Home / Nasional / Sinergi Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Oleh Kejaksaan Dan KPK
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Sinergi Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Oleh Kejaksaan Dan KPK

 

LensaHukum.co.id - IMG 20190701 WA0168 1 - Sinergi Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Oleh Kejaksaan Dan KPK

LENSA HUKUM

JAKARTA

Kejaksaan Agung meminta Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) untuk bersinergi menangani perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan oknum jaksa di Kajaksaan Tinggi DKI Jakarta.Apalagi penegakan hukum terutama dalam pemberantasan korupsi,KPK tidak aoan bisa berjalan sendirian.

” Hal ini sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam penanganan kasus korupsi dalam penegakan hukum tidak dapat berjalan sendiri, apa lagi sendiri sendiri”.
” Termasuk saat pendirian KPK dimaksudkan sebagai penguatan terhadap lembaga Kejaksaan maupun Kepolisian,dan moment Ini merupakan waktu yang tepat untuk membangun sinergi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi,melalui sinergi dalam penanganan perkaranya”

LensaHukum.co.id - IMG 20190701 WA0166 - Sinergi Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Oleh Kejaksaan Dan KPK

 

Pasalnya,hal ini membuktikan dengan adanya oknum jaksa yang kita serahkan langsung kepada KPK untuk membuat terang persoalan dengan segera kita tuntaskan serta hal-hal yang menjadi temuan Tim Penyelidikan KPK akan segera kita tindak lanjuti dan dan tuntaskan dalam waktu yang tidak terlalu lama, dengan di dukung data yang ada”.

Jamintel menyampaikan, ” kami telah memfasilitasi penanganan perkara pokok terkait dengan barang bukti uang Rp 200.000.000,-(dua ratus juta) yang di ambil dari ruang kerja tersangka “AW” dan mengantar langsung tersangka “AW” kepada penyelidik KPK untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kejaksaan siap bersinirgi dalam pemeriksaan saksi saksi dan data-data terkait dengan temuan kita untuk pemekriksaan lanjutan di kejaksaan apabila terdapat pihak lain yang terlibat”, artinya ” Kejaksaan sudah membuka diri untuk bersama sama membuat terang perkara ini”.

Terhadap 2 oknum jaksa yang diamankan dalam OTT KPK pada jumat yang lalu (28/06/2019), saat ini tangani oleh PAM Personil oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Agung melalui mekanisme Etik Pidana sesuai dengan temuan nya dan mekanisme penanganan perkaranya dengan penyelidikan, sedangkan pihak yang yang telah di tetapkan tersangka akan ditangani oleh KPK, sehingga KPK akan menangani 3(tiga) tersangka.

Kejaksaan Agung meminta semuah pihak mempercayakan penanganan kasus kedua oknum jaksa tersebut yakni “YSP” dan “YH” kepada kejaksaan sebagai bentuk komitmen pemberantasan korupsi dari korps adhyaksa dan kami sangat mengapresiasi serta terimakasi atas sinergi yang dilakukan saat ini.

“Kita tunjukan,bahwa kita bisa proses hal itu, hari itu senin (01 juli 2019), kita sudah mulai dan akan di terbitkan surat perintah penyelidikanya, inilah yang dapat kami pastikan dan sebagai bentuk itikad baik kejaksaan dalam mendukung KPK,termasuk penangkapan dan pengamanan oknum jaksa ” YSP” di lanud Halim Perdanakusuma, dan menyerahkan tersangka “AW” kepada penyelidik KPK

Hal ini hanya untuk satu tujuan yaitu, ” Semangat Pemberantasan tindak pidana korupsi “.  Ujar jamintel.

( RED )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20201202 WA0043 - Efisiensi Kewenangan dan Anggaran Pemerintah Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

Efisiensi Kewenangan dan Anggaran Pemerintah Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Menteri PANRB Tjahjo Kumolo didampingi Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi