Home / Nasional / FKRJ Gelar Diskusi Publik Hadapi Tantangan Era Industri 4.0
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

FKRJ Gelar Diskusi Publik Hadapi Tantangan Era Industri 4.0

 

LensaHukum.co.id - IMG 20190725 WA0101 - FKRJ Gelar Diskusi Publik Hadapi Tantangan Era Industri 4.0

LENSA HUKUM

JAKARTA

Dalam memasuki era industri 4.0 yang tengah berkembang saat ini, Pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Ir.H Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan strategi khusus menghadapi tantangan tersebut,yaitu menyiapkan SDM yang mampu menciptakan teknologi dan industri baru untuk bersaing dengan negara negara maju.

Menjawab tantangan Kedepan,Pemerintah Jokowi, Forum Komunikasi Relawan Jokowi (FKRJ), sebagai kaum intelektual muda, aktivis dan pendukung pemerintahan, menggelar Diskusi Publik dengan tema, ” Tantangan Kebangsaan Menghadapi Era Industri 4.0*, di Hotel Redtop Pecenongan Jakarta Pusat,Kamis 25 Juli 2019.

Ketua FKRJ,Roni Rosa mengatakan,tujuan diskusi tersebut untuk mendalami visi Indonesia menyongsong Era Industri 4.0, agar masyarakat dapat memahami,mengawal dan mengkritisi,Implementasi dari visi Indonesia di Pemerintahan Joko Widodo selama 5 tahun Kedepan.

LensaHukum.co.id - IMG 20190725 WA0102 - FKRJ Gelar Diskusi Publik Hadapi Tantangan Era Industri 4.0

” Semoga dengan adanya diskusi publik ini menghasilkan masukan masukan yang positif bagi Pemerintah baru Jokowi – Ma’aruf Amin, demi terciptanya SDM berkarakter Nusantara di era 4.0, ” Ujar Roni.

FKRJ,Roni menambahkan, ” terhimpun dari pendukung relawan Joko Widodo yang terlibat aktif dalam pemenangan Joko Widodo,sejak tahun 2014,hingga saat ini.

Hadir dalam diskusi Mentri Perhubungan RI, Ir Budi Karya Sumadi yang membawakan materi tentang konektivitas Nasional sebagai landasan keadilan,pemerataan dan persatuan Indonesia.

LensaHukum.co.id - IMG 20190725 WA0104 - FKRJ Gelar Diskusi Publik Hadapi Tantangan Era Industri 4.0

” Satu seminar berkaitan dengan kebangsaan dimana kita akan menghadapi perkembangan Industri. Saya memang mengisi dari konteks perhubungan apa saja yang sedang kami persiapkan dan apa saja yang kita Songsong untuk itu secara persekeli tentunya sebagai upaya mempersatukan, “kata Budi.

Menurut Budi Karya,menjadi suatu tugas kementrian perhubungan dimana konektifitas adalah menjadi satu hal yang sangat penting, sebagai alat pemersatu bangsa, ” Ungkapnya.

Sementara itu,Deputi IV, Kantor Staff Kepresidenan,Eko Sulistyo,tantangan Kebangsaan pasca Pilpres 2019 dan nilai nilai Kebhinekaan,serta Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan,Poempida Hidayatulloh, yang membawakan materi tentang Pengembangan SDM berkarakter Nusantara dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

 

( KHANZA )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - IMG 20201202 WA0043 - Efisiensi Kewenangan dan Anggaran Pemerintah Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

Efisiensi Kewenangan dan Anggaran Pemerintah Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

LENSA HUKUM JAKARTA Lensahukum.co.id Menteri PANRB Tjahjo Kumolo didampingi Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi