Home / Politik & Hukum / Oknum Pegawai Puskesmas Desa SukarayaRampas Kamera Wartawan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Oknum Pegawai Puskesmas Desa SukarayaRampas Kamera Wartawan

 

LensaHukum.co.id - IMG 20190829 WA0010 - Oknum Pegawai Puskesmas Desa SukarayaRampas Kamera Wartawan

LENSA HUKUM

SUKARAYA -KABUPATEN BEKASI

Oknum pegawai puskesmas sukaraya merampas kamera wartawan ketika sedang meliput terkait pelayanan puskesmasmas. Desa Sukaraya,ke camatan karang bahagia,Senin (29/07/2019)

Kejadian itu bermula ketika awak media dari lensa Hukum datang untuk konfirmasi perihal pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan yang kurang baik dari puskesmas desa sukaraya, awak media lensa hukum pun awal datang pun dengan sopan mengucapkan salam,ketika awak media dari korantransaksi menanyakan keberadaan KASUBAG kepada admin puskesmas itu tidak ada jawaban selang beberapa menit kembali awak media dari lensa hukum bergantian menanyakan KASUBAG kepada admin tersebut ” Dari tadi pagi saya belum lihat pak KASUBAG ” jawab admin itu.

Tidak lama kemudian KASUBAG pun turun dari gedung depan puskesmas,lalu awak media dari lensa hukum dan korantransaksi mendatangi pak KASUBAG untuk memintai keterangan terkait adanya pengaduan keluhan dari masyarakat, maaf bang saya baru kelar rapat di gedung depan ” Ujar KASUBAG.

LensaHukum.co.id - IMG 20190829 WA0011 - Oknum Pegawai Puskesmas Desa SukarayaRampas Kamera WartawanBaru mulai konfirmasi terkait pelayanan masyarakat yang kurang baik, kami pun awak media menanyakan jam kerjanya KASUBAG,karena menurut info dari admin tadi bilang bahwa dari pagi belum lihat pak KASUBAG,makanya awak media menanyakan terkait jam kerjanya KASUBAG, pas baru selesai menanyakan jam kerja nya KASUBAG, sontak beliau agak sedikit marah kepada admin tersebut, lalu menyambanginya & marah kepada admin tersebut, “saya datang dari jam 7 lalu pingerprint, kenapa kamu bilang belum lihat saya dari pagi”ujar KASUBAG agak sedikit nada marah.

Ketika awak media dari lensa hukum ( Hu) sedang shoot video tiba-tiba datang seorang ibu yang menurut keterangan beliau kepala puskesmas desa sukaraya dengan nada marah, “suruh siapa anda mengambil gambar disini, disini tidak boleh mengambil gambar apalagi merekam”ujar ibu itu sambil merampas kamera awak media & diduga ingin menghapus video yang sudah awak media lensa hukum ambil.

Padahal sudah jelas di UU no.40 tahun 1999 tentang tugas seorang jurnalis.
“Barang siapa menghambat tugas jurnalistik dikenakan sanksi pidana 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp.500 juta dan denda 1999 Bab. II pasal 2.

Barang siapa menghambat tugas jurnalistik dikenakan sanksi pidana 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp.500 juta dan denda 1999 Bab II pasal 2 Apa lagi sampai merampas kamera dan meghapus data. Jelas pelanggaran dan harus dapat sangsi dari dinas terkait, ” Ucapnya.

Ke’sesokan Kabiro media lensa hukum mendatangi untuk karifiksi persoalan tersebut kepada kasubag , dengan nada memohon maaf kasubag meminta maaf kepada media lensa hukum begitu pun pegawai Puskesmas yang bernama Juariah mengakui perbuatan nya. Telah merampas henpon dan meghapus data media lensa hukum dan meminta maaf .

Kepala puskesmas Kapus: Hj.HENI NURFAJRIAH,SKM,M.Kes,pun lewat telpon kepada redaksi meminta maaf tapi sejauh ini belum mendudukan kedua belah pihak untuk permintamaaf lewat konfesi Pers yang di, ” Ucapkan kampus tersebut. (Tim )

 

 

( REDAKSI )

Lihat Juga

LensaHukum.co.id - Screenshot 20210217 005754 WhatsApp 310x165 - Begal Motor Kembali Beraksi Di Jalan Bugelsalam Rancamalaka

Begal Motor Kembali Beraksi Di Jalan Bugelsalam Rancamalaka

  LENSA HUKUM  CIKARANG TIMUR – KABUPATEN BEKASI  Lensahukum.co.id Seorang Lelaki pengemudi Sepeda Motor.Oca,(49 tahun) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.