Home / Pariwisata

Pariwisata

Berita pariwisata Indonesia yang diulas lengkap dengan segala objek keindahan alam dan pesona indonesia. Satu Kumpulan yang aneh unik menarik dan nyata untuk kita lihat dengan mata telanjang.

  • LensaHukum.co.id - IMG 20190901 WA0005 - Destinasi Wisata Kawasan Danau Toba Harus Ramah Anak

    Destinasi Wisata Kawasan Danau Toba Harus Ramah Anak

    LENSA HUKUM JAKARTA Perkembangan wisata Kawasan Danau Toba (KDT) tidak diantisipasi penataan dan pertumbuhannya sejak dini KDT dimungkinkan rawan atau berpotensi rawan terhadap segala bentuk eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual komersial serta…

  • LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0013 - Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW  Bukit Corong

    Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW Bukit Corong

      LENSAHUKUM KABUPATEN TEGAL Lensahukum.co.id Bagi masyarakat kabupaten Tegal,nama Bukit Corong sudah tidak asing,terutama buat mereka yang menyukai keindahan alam yang eksotik dan para pecinta camping. Julukan ” Negeri diatas awan ”…

  • Sam Lubis saat berfoto dengan para Penari Suku Dayak Kalimantan Timur

    Desa Pampang Obyek Wisata Kota Samarinda Kalimantan Timur

      LensaHukum.co.id, Samarinda – Desa Pampang adalah sebuah desa budaya yang berlokasi disungai Siring, Kota Samarinda Kalimantan Timur dan merupakan obyek wisata andalan Kota Samarinda. Sekitar tahun 1960 -an, Suku Dayak Apokayan dan Kenya…

  • LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0007 - Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa Tengah

    Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa Tengah

      LENSA HUKUM BATANG – JAWA TENGAH Lensahukum.co.id HIIL COFFEE Distinasi Wisata Baru di dukuh Sikesot yang berada di Desa Kali tengah Kecamatan Blado kabupaten Batang jawa tengah. Agus  merupakan pengelola Wisata Hiill Coffe. Agus be…

  • LensaHukum.co.id - Daya Tarik Arum Jeram Bali 1 - Nikmati Serunya Arung Jeram Bali

    Nikmati Serunya Arung Jeram Bali

    Lensa Hukum – Bali. Bali yang sangat terkenal dengan keindahan alamnya terutama pantai yang memukau mata dan mampu menarik perhatian para wisatawan lokal maupun wisatawan yang berasal dari luar negeri. Banyak orang menjadikan Bali sebagai tujua…

Cagar Alam Satwa Lutung Ada di Muara Gembong Butuh Sentuhan Pemerintah Kabupaten Bekasi

 

LensaHukum.co.id - IMG 20200823 WA0015 - Cagar Alam Satwa Lutung Ada di Muara Gembong Butuh Sentuhan Pemerintah Kabupaten Bekasi

LENSA HUKUM

MUARA GEMBONG – KABUPATEN BEKASI

Muara Gembong jarang sekali dijumpai banyak orang keberadaan tentang cagar alam yang memiliki satwa langka. Ada tapi langka dan sangat jauh ditinjau.Namun sangat di sayangkan adanya Cagar alam ini. Cuma ditinjau,diliat dan dijadikan sebuah hiburan juga tontonan. Kalau tidak ada sambung tangan dari pihak Dinas terkait. Seperti halnya kepariwisataan,Minggu (23/08/2020).

Menurut Sekertaris Desa Pantai Bahagia Ahmad Qurtubi sekaligus sebagai wakil ketua (POKDARWIS) mengatakan, ” Kampung muara bendera Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong. Memiliki Cagar alam hutan Mangrove seluas 18 hektar. Kawasan tersebut Adalah tempat singgah dan hidup saat ini hewan-hewan terancam keberadaanya. Karena disebabkan dengan adanya perburuan dan penebangan hutan Mangrove Sebagai rumah mereka. Yang mana lahan tersebut telah dijadikan untuk tambak ikan.

Mereka harus bertahan hidup dikawasan yang sempit. Padahal luas areal yang dibutuhkan dalam kelompok kecil Lutung jawa 7 sampai dengan 8 ekor dalam tiap kelompoknya. Sebanyak 12 hektar.ini sudah OPER kapasitas 50 ekor lutung Jawa tersedia hanya 8 hektar.

LensaHukum.co.id - IMG 20200823 WA0016 - Cagar Alam Satwa Lutung Ada di Muara Gembong Butuh Sentuhan Pemerintah Kabupaten BekasiSelain lutung jawa,juga terdapat hewan Primata lainya yaitu monyet ekor panjang (mah ada Fascicularis) yang gemar mengambil dan merampas makanan pengunjung. Karena ulah manusia pula lah yang membuat watak dan kebiasaan mereka seperti itu,jadi terbiasa walaupun hasilnya mereka kurang bagus berprilaku seperti itu.
Lanjut,Qurtubi,dan hewan yang dilindungi dari jenis primata adalah lutung jawa (Traciphytecus air agus maur tius latin) juga ada jenis burung yang langka dan dilindungi yang ada dikawasan muasal sungai citarum. Adalah burung bangau luwuk (Mycteria cinere latin),burung Elang (Haliastur indis latin) juga jenis burung cangak dan burung kuntul.

Hewan Lutung jawa bukan hewan endemik karena ada juga ditempat lain dikawasan muara sungai citarum kita juga bisa jumpai.Jenis hewan melatar dengan ukuran raksaksa yaitu biyawak yang bisa mencapai 2 miter.

Mahmud Iskandar selaku Dirut BumDes Desa Pantai Bahagia dan juga pengurus wisata lutung jawa. Menambahkan,jembatai ini yang sudah cukup lama rapuh termakan usia. Lalu kami perbaiki kembali jembatan tersebut. Sepanjang 150 meter,dari total pekerjaanya. Seperti yang saat ini dikerjakan baru berjalan 94 meter yang terbuat dari anyam bambu. Harapan saya kedepan ketika ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten,provinsi,maupun Pusat,Yang membidangi dalam hal ini. Jangan cuma ditinjau,dilihat dan dijadikan sebuah tontonan sebagai hiburan. Mari kita buka pintu hati kita bersama untuk menjaga merawat cagar alam wisata ” Lutung Jawa,tidak punah dan dapat dilihat oleh generasi mendatang,” paparnya.

 

 

 

( RUSDIANSYAH )

Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW Bukit Corong

 

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0013 - Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW  Bukit Corong

LENSAHUKUM

KABUPATEN TEGAL

Lensahukum.co.id

Bagi masyarakat kabupaten Tegal,nama Bukit Corong sudah tidak asing,terutama buat mereka yang menyukai keindahan alam yang eksotik dan para pecinta camping. Julukan ” Negeri diatas awan ” memang tidak salah,karena dari puncak perbukitan kita bisa menikmati keindahan kota sekitar Tegal,Brebes,Cirebon. Keliatan kelap kelip lampu serasa berada di awan saat malam hari, ” Tutur,salah seorang pengunjung yang sedang melakukan pendakian.

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0017 - Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW  Bukit CorongMenurut Camat Bumijawa Susworo,Bukit Corong destinasi wisata yang lagi viral ini pernah di klaim masuk wilayah dua desa,yaitu desa Gunung Agung dan desa Jejeg. Namun setelah diadakan musyawarah dipimpin Forkompincam,disepakati akan dikelola bersama kedua desa “ Tutur,Susworo.

Bermaksud untuk turut mengeksplor Bukit Corong,Pemerintah Desa Gunung Agung menggandeng FKDM Bumijawa Kabupaten Tegal mempromosikan destinasi wisata,Sabtu (08/08/2020) melalui acara “ Explore Jelajah Bukit Corong”. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di lapangan dukuh Pengindangan desa Gunung Agung sebelah barat laut pasar desa Jejeg kecamatan Bumi Jawa.

Turut memeriahkan acara ini Kades Gunung Agung Junaedi,S.Pd beserta perangkat desa,beberapa anggota FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Bumijawa,perwakilan FKDM Bojong, FKDM Balapulang, FKDM Lebaksiu,Pokdarwis dan masyarakat sekitar.

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0015 - Kades Gunung Agung Gandeng FKDM Bumijawa Promosikan OW  Bukit Corong“ Melalui acara ini,kami Pemdes Gunung Agung bersama teman-teman dari FKDM Bumijawa ingin lebih mengexplore sisi keindahan destinasi wisata Bukit Corong kepada wisatawan “ jelas,Junaedi, S.Pd.

 

 

 

 

 

( ANDI IRIANTO )

Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa Tengah

 

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0007 - Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa Tengah

LENSA HUKUM

BATANG – JAWA TENGAH

Lensahukum.co.id

HIIL COFFEE Distinasi Wisata Baru di dukuh Sikesot yang berada di Desa Kali tengah Kecamatan Blado kabupaten Batang jawa tengah. Agus  merupakan pengelola Wisata Hiill Coffe. Agus beserta Istri ada penjual warung coffe kecil dipinggir jalan di dukuh sekesot yang terletak di perbatasan antara Desa Gerlang dengan Desa Kalitengah,kecamatan blado kabupaten Batang.

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0008 - Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa TengahPasalnya Dukuh sikesot hanya bikisar 30 rumah saja satu RT. Warung tersebut adalah tempat transit atau istirahat orang yang bepergian,Agus beserta Istri jualan warung yang sudah belasan tahun. warung tersebut dekat dengan hutan milik perhutani karena banyanya orang transit atau istirahat kurang tempat akhirnya Agus ijin kepada pihak perhutani juga desa juga LMDH,untuk memperluas tempat buat nongkrong istirahat ahirnya banyak pengunjung juga dibuatnya wisata baru Hiill Coffe dengan suasana dingin View nya bagus nyaman, ” Uja,Agus.D

Hal ini dengan adanya wisata Hillcoffi alhamdulilah bisa meningkatkan perekonomian keluarga juga sudah bisa punya karyawan tiga orang yang melayani pengunjung mau coffe atau makan,Hiill Coffe berjalan kurang lebih dua tahun berjalan. Semenjak adanya Corona usahanya kembang kempis tapi alhamdulilah masih berjalan tutur bapak Agus. Harapan kedepan semoga perekonomian kembali lancar seperti semula pengenjung tambah banyak juga tambah senang nyaman di Hiill Coffe.

LensaHukum.co.id - IMG 20200809 WA0003 - Hill Coffe Destinasi Wisata Baru di Blado Batang Jawa TengahRijal salah satu pengunjung dari Wonosobo main di Hiill Coffe berpendapat tempatnya bagus nyaman buat transit atau nyantai coffenya mantap makananya juga enak, ” Harapan kedepan tembah bisa luas lagi tempatnya bisa lebih bagus lagi. Bapak Edi salah satu pengunjung lokal dari desa Kambangan kecamatan Blado sudah sering main di Hiill Coffe Karena tempatnya asik nyaman buat nyantai, ” Tuturnya,Hiill Coffe tambah mantap.

 

 

 

 

 

( WAHYANI )

Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu Bukateja

 

LensaHukum.co.id - IMG 20191202 WA0001 - Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu Bukateja

LENSA HUKUM

BALAPULANG – KABUPATEN TEGAL

Bertempat di lokasi wisata Sawah Batu Bukateja kecamatan Balapulang. Bupati Tegal Hj.Umi Azizah meresmikan obyek wisata baru Sawah Batu,Sabtu (30/11/2019).

LensaHukum.co.id - IMG 20191202 WA0002 - Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu BukatejaSetelah sebelumnya launching desa wisata Gunung Rangkok desa Pagerwangi yang letaknya cukup berdekatan. Acara yang berlangsung dari pk. 20.00 Wib,dihibur oleh pentas seni Overa van Bukateja, group band lokal,tarian dan qosidahan.
Hj.Umi Azizah atas nama Pemerintahan kabupaten Tegal,menyambut baik inisiatif Kepala Desa Bukateja dalam mengelola potensi sumberdayanya yang tidak hanya mengandalkan sektor pertanian akan tetapi juga melirik peluang sektor parawisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokalnya

LensaHukum.co.id - IMG 20191202 WA0005 - Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu BukatejaLebih jauh Umi mengatakan,pemanfaatan dana desa sekarang tidak hanya didominasi pembangunan prasarana infrastruktur dan fasilitas publik yang cenderung masih terbatas,tetapi Desa sekarang secara simultan mau mengalokasikan sumberdaya pembangunannya untuk mengembangkan usaha produktifnya disamping memberdayakan masyarakatnya untuk menuju kemandirian.

LensaHukum.co.id - IMG 20191202 WA0003 - Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu BukatejaDalam wawancaranya dengan awak media LENSA HUKUM,Kasi Kebudayaan dan Permusiuman Kab. Tegal,Mulyo Badawi,menjelaskan kebudayaan merupakan rohnya parawisata,karena itu mengembangkan parawisata mesti menggali potensi masyarakat,seperti misalnya kuliner,kerajinan yang mana hasilnya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan kesejahteraan.

LensaHukum.co.id - IMG 20191202 WA0004 - Bupati Tegal Hj.Umi Azizah Resmikan Desa Wisata Sawah Batu BukatejaDestinasi wisata Sawah batu Bukateja,selain menawarkan sajian kuliner yang khas juga menawarkan keindahan panorama persawahan dan kesejukan alamnya,juga cara transaksi yang unik mirip Pasar Slumpring,yaitu penukaran koin,kalau di Slumpring menggunakan koin bambu,di Sawah Batu menggunakan koin yang terbuat dari tanah liat yang sudah dibakar.

 

 

 

 

( ANDI IRIANTO )

Ikon Wisata Argo Outboand Center (AOC) Berada Di Kembang langit Kabupaten Batang

 

LensaHukum.co.id - IMG 20191112 WA0088 - Ikon Wisata Argo Outboand Center (AOC) Berada Di Kembang langit Kabupaten Batang

LENSA HUKUM

KEMBANG LANGIT – KABUPATEN BATANG

Tempat Wisata Alam yang begitu Asri yang berada di Desa kembang langit,kecamatan Blado kabupaten Batang jawa tengah,mempunyai wisata alam yang begitu indah dan dikelilingi oleh hutan Pinus. Ada yang menarik  salah satu ikon wisata,selain ramai pengunjung di dukung pula dengan pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan menuju ke lokasi tersebut,Selasa (12/11/2019).

LensaHukum.co.id - IMG 20191112 WA0090 - Ikon Wisata Argo Outboand Center (AOC) Berada Di Kembang langit Kabupaten BatangTempat Wisata satu ini melewati salah satu desa yang bernama Kembangan,pengunjung akan mulai di service dengan pemandangan tanaman pohon pinus yg berjajar di kanan dan kiri,jarak tempuh menuju lokasi dari jalan utama sekitar kurang lebih 100 meter menuju lokasi wisata.

Dengan menghilangkan penat akan bertukar dengan suasana damai. Cuaca tampak mendung saat ketika tim Lensa hukum mengunjungi ke lokasi,AOC -( Agro Outbound Center).

LensaHukum.co.id - IMG 20191112 WA0092 - Ikon Wisata Argo Outboand Center (AOC) Berada Di Kembang langit Kabupaten BatangKetika di temui pemilik AOC,di lokasi Totaris triskiyadi,asli kelahiran desa Wonobodro 1980 kecamatan Blado- Batang menuturkan ” Saya sudah merintis usaha ini sekitar 5 tahun mz,bahkan sudah ada beberapa cabang di beberapa kota,tidak hanya di sini. Seperti di Semarang,purwokerto,klaten,dan lain-lain Awalnya saya pernah bangkrut di karenakan belum terkenal. Dengan Tekat dan kemauan saya terus berusaha walaupun hutang sana sini Alhamdulilah sekarang Omset saya sudah hampir 5 M,Sedangkan yang sini saja,pendapatan perbulan tidak kurang dari 90 jt,walaupun masih kotor he..hee,,terangnya”

LensaHukum.co.id - IMG 20191112 WA0097 - Ikon Wisata Argo Outboand Center (AOC) Berada Di Kembang langit Kabupaten BatangSalah satu karyawan yang di mintai keterangan,Ida “menyampaikan,saya sangat senang bekerja di sini mz” selain bekerja sambil hiburan dan bisa setiap sore bisa pulang ngumpul keluarga.Saya juga berharap akan semakin banyak pengunjung di sini,biar inkam juga meningkat ” Ujarnya.

 

 

 

( SUMITRO / WAHYANI )

Destinasi Baru Taman Pemandian Anak Di Kalianget Sumenep Madura

 

LensaHukum.co.id - IMG 20191013 WA0066 - Destinasi Baru Taman Pemandian Anak Di Kalianget Sumenep Madura

LENSA HUKUM

SUMENEP – MADURA

Taman Pemandian untuk anak – anak sudah dibuka, bertempat di Desa Kalianget Timur,Kecamatan kalianget,Kabupaten Sumenep – Madura. Tepatnya di lokasi areal PT. Garam Persero Kalianget,Minggu (13 Oktober 2019).

Taman Pemandian anak tersebut dikelola oleh KOKARGAM ( Koperasi Karyawan Garam ) PT. Garam Kalianget. Adapun bagi setiap anak yang ingin menikmati pemandian serta pengunjung yg masuk dikenakan ticket perkepala sebesar Rp. 10.000, – dengan bonus Garam beryodium ” losossa ” 200 gr dan ticket parkir untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 2000,-.

LensaHukum.co.id - IMG 20191013 WA0067 - Destinasi Baru Taman Pemandian Anak Di Kalianget Sumenep MaduraSupri seorang karyawan PT. Garam saat dilokasi menuturkan kepada Media ” Pemandian ini dikelola oleh KOKARGAM dan semua stand jualan termasuk semua barang yg dijual disini adalah modal dari Koperasi Karyawan Garam (KOKARGAM) dan yang jaga / kerja di stand semua karyawan Koperasi ” Tuturnya.

Selanjutnya,Supri menyampaikan ” mungkin untuk pengembangan kita usahakan juga pemandian bagi orang dewasa ” mengakhiri penjelasannya.

Salah seorang pengunjung bernama Titin Warga Desa Kalianget barat yang saat itu mengantarkan anaknya,menyatakan senang dengan adanya Taman pemandian tersebut.

LensaHukum.co.id - IMG 20191013 WA0068 - Destinasi Baru Taman Pemandian Anak Di Kalianget Sumenep Madura” Ya tentunya saya sangat senang Mas,karena dengan adanya taman pemandian disini jadi saya tidak perlu jauh – jauh ke Sumenep mengantarkan anak saat mau mandi berenang di Taman pemandian ” Tutur,Titin salah satu pengunjung.

Menurut pantauan Media dilokasi pemandian juga terlihat hiburan electone ” Ajheng Production Sanjaya ” untuk menghibur para pengunjung sehingga suasana lebih terasa nyaman.

 

 

 

 

( BAMBANG )

Saung Kebalen Yang Berkah Jadi Pilihan Presiden Dan Ibu Iriana Jokowi Karena Keunikannya

 

LensaHukum.co.id - Screenshot 20190918 084921 Gallery - Saung Kebalen Yang Berkah Jadi Pilihan Presiden Dan Ibu Iriana Jokowi Karena Keunikannya

LENSA HUKUM

KEBALEN – KABUPATEN BEKASI

Keberadaan Restoran Kebalen berkonsep berkebun mini dengan aneka bunga dan sayuran di daerah Babelan Kabupaten Bekasi menjadi kebanggaan warga lantaran menjadi restoran pilihan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo.

Saung Kebalen Farm dan Resto hari ini,Senin (16/09/2019) kembali dikunjungi pejabat negara kali ini rombongan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan isteri menteri kabinet kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Sosial Era Kabinet Kerja (OASE KK) usai menghadiri kunjungan kerja dalam giat Edukasi Indonesia Bersih,diKali Bahagia,Babelan,Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya Kebalen Farm dan Resto yang beralamat di Jl. Raya babelan km. 9,6 – Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.
sudah terlebih dulu dikunjungi Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Muara Gembong dua tahun lalu.

LensaHukum.co.id - IMG 20190916 WA0012 - Saung Kebalen Yang Berkah Jadi Pilihan Presiden Dan Ibu Iriana Jokowi Karena KeunikannyaTernyata yang menjadi keunikan dari resto ini adalah memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas yang memiliki ukuran tubuh mini untuk menjadi tenaga kerjanya.

Kepedulian Hj Desi Lidesma sebagai pemilik Saung Kebalen kepada 14 orang disabilitas tersebut lantaran selama ini keberadaan mereka dianggap sebelah mata oleh masyarakat. “Mereka terkadang di bully dan sulit mendapatkan pekerjaan. Disini kami bantu mereka di rumah sakit dan resto yang masih dalam satu perusahaan kami, ” Terang,Desi.

Keberadàan manusia mini tersebut yang tergabung dalam komunitas Unik Berkarya Indonesia (UBI) direkrut oleh Desi sebagai tenaga kerja yang disesuaikan dengan kemampuannya.

” Mereka sama seperti kita yang membutuhkan kehidupan yang layak dan disini kita pekerjakan dan hanya satu satunya Rumah Sakit Ananda yang menggunakan tenaga kerja mereka. Alhamdulillah mereka betah dan senang, ” Tuturnya.

Selain itu menu makanan favorit di Saung Kebalen ini adalah tumis jantung pisang muda menjadi menu andalan yang disukai presiden dan ibu negara. Pemilik Resto Hj.Desi Lidesma mengaku sangat terharu dan mengucapkan terima kasihnya kepada Presiden Jokowi dan Ibu Iriana yang memberikan kepercayaan kepada restoran miliknya.

” Alhamdulillah kami sangat bangga atas apresiasi Presiden dan Ibu negara yang memberikan pujian kepada masakan kami. Semoga menjadi nilai tambah kami untuk tetap meningkatkan kualitas pelayanan kami, ” Ucapnya.

 

 

 

( MARIAM / SULE )

Destinasi Wisata Kawasan Danau Toba Harus Ramah Anak

LensaHukum.co.id - IMG 20190901 WA0005 - Destinasi Wisata Kawasan Danau Toba Harus Ramah AnakLENSA HUKUM

JAKARTA

Perkembangan wisata Kawasan Danau Toba (KDT) tidak diantisipasi penataan dan pertumbuhannya sejak dini KDT dimungkinkan rawan atau berpotensi rawan terhadap segala bentuk eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual komersial serta pelanggaran-pelanggaran hak anak lainnya,Jakarta (01/09/2019).

Anak sangat berpotensi menjadi korban perdagangan narkoba dan obat bius,pornografi fedofilia dan bentuk-bentuk sekploitasi seksual komersial bentuk lainnya,demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak kepada sejumlah media di Studio Komnas Anak di bilangan Jakarta Timur,Sabtu (31/08/2019).

Pasalnya,lebih jauh Arist mengingatkan pengelohad KDT bahwa penataan wisata seperti penataan lingkungan hidup dan sanitasi,prilaku wisata kuliner, pembangunan infrastruktur daerah wisata,serta pengembangan dan pertunjukan seni dan budaya wajib mengedepankan kepentingan terbaik anak.

Mari kita jaga dan lindungi anak dari segala dampak negatif dari perkembangan wisata kita (the best interest of the child). Inilah prinsip dasar pembangunan destinasi wisata ” Ramah Anak ” yang harus menjadi komitmen kita semua. “Saya belum melihat pembangunan destinasi wisata KDT sebagai tujuan wisata dunia yang dicanangkan pemerintah pusat beberapa waktu lalu,penataan dan pembangunannya memperimbangkan kepentingan terbaik anak, ” pendek cerita belum kearah sana”.

Lebih jauh Arist mengingatkan, di beberapa negara seperti Thailand,Filipina,Vietnam dan beberapa negara Asean lainnya sudah mengantisipasi sejak dini pembangunan wisata tiap-tiap negara selalu mengedepankan kepentingan terbaik anak dengan cara salah satunya mengkampanyekan wisata ramah anak dan wisata yang mengedepankan kepentingan terbaik anak,seperti mewajibkankan setiap hotel dan tempat-tempat hiburan widata dan hiburan malam dan destinasi wisata lainnya untuk dilarang melibatkan anak dalam tujuan wisatanya seperti penggunaan sexual anak (child prostitusi anak) dengan mengingatkan wisatawan dengan ancaman pidana maksimal sehingga anak-anak terjaga dan terlindungi dari segala bentuk tujuan eksploitasi seksual komersial,fedofila,eksploitasi ekonomi,perdagangan obat bius,narkoba, pornografi dan bentuk-bentuk pelanggaran hak anak lainnya.

Tanda-tanda kearah eksploitasi telah terlihat di KDT seperti tingginya anak-anak terpapar HIV/AID,tingginya pengguna akun pornografi fan porno aksi,banyaknya anak-anak di Kawasan wisata Danau Toba saat ini menjadi pekerja dengan menawarkan dagangannya kepada wisatawan-wisatawan lokal dan international pada event-event wisata tertentu misalnya pada hari Sabtu dan Minggu dan pada hari-hari besar lainnya serta berkembangnya tempat-tempat hiburan malam di pinggir atau tepi pantai atau Danau dengan menawarkan praktek-praktek prostitusi dan narkoba ” Nah,jika situasi ini tidak diantisipasi sejak dini,maka Wisata KDT dimungkinkan berpotensi menjadi surganya bagi penikmat fedofilia, seksual komersial anak,perdagangan dan peredaran narkoba seperti yang pernah diduga terjadi di Bali, ”

Atas tanda-tanda dan ciri fari destinasi wisata ini, Komnas Perlindungan Anak Indonesia sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk melakukan penghormatan,pembelaan dan perlindungan bagi Anak Indonesia, meminta dan mendesak serta mengingatkan pengelola KDT dan kepada semua pemimpin daerah di KDT untuk segera mengkampanyekan Destinasi wisata KDT sebagai wisata Ramah Anak,paling tidak PULAU DAMOSIR ramsh anak,dengan melibatkantekat bersama semua stakeholder termasuk pengelola hotel dan penginapan daerah-daerah tujuan wisata,tempat kuliner dan tempat-tempat hiburan serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang mengarah pada memberikan perlindungan bagi anak dari dampak negatif wisata.

“Tidaklah berlebihan demi masa depan dan kepentingan terbaik anak,sudah saatnya Destinasi Wisata KDT menjadi wisata Ramah Anak.

Untuk mewujudkan ke arah sana diperlukan komitmen pemerintah dan wakil Rakyat (DPRD) melahirkan Peraturan Daerah (Perda) dan masing-masing kepala Desa di KDT membuat Peraturan Desa (Perdes) Tentang Gerakan Perlindungan Anak Sekampung (SAHUTA) dengan menggunakan kearipan lokal dengan cara menggerakkan kembali sistim kekerabatan yang ada ditengah-tengsj masyarakat dan adat Bangso Batak yakni ” SISADA ANAK SISADA BORU ” sebagai antisipasi dampak nrgatif dari perkembangan wisata, dengan demikian masyarakat KDT dan pemerintah bisa berkomitmen Destinasi Wisata KDT menjadi wisata Ramah anak di masa depan, ” Tegas,Arist.M.Sirait,Ketua KPIA.

 

 

 

( REDAKSI )

WARNING…. !

Kami Redaksi Media Lensa Hukum Menghimbau apabila Ada OKNUM yang mengatasnamakan Wartawan/Wartawati yang tidak terdaftar di Box Redaksi. Seluruh tindakan dan perbuatannya bukan bertanggung jawab kami. Cek Box Redaksi